- Home
- Lingkungan
- Kekeringan, Warga Gaung, Inhil Mulai Konsumsi Air Rawa
Kekeringan, Warga Gaung, Inhil Mulai Konsumsi Air Rawa
Jumat, 31 Jul 2015 11:22
"Sudah tidak ada lagi air di sumur, termasuk persediaan air hujan di rumah. Jadi, terpaksa kami mengambil air dari rawa," ungkap Rasyidi, warga Desa Pungkat, Kecamatan Gaung kepada riauterkinicom, Jum'at (31/7/15).
Diterangkan, sudah sejak beberapa pekan lalu warga terpaksa mengambil air di rawa ini, baik untuk keperluan minum, memasak dan mencuci.
Selama ini, memang warga di pedesaan di Inhil mengandalkan air hujan yang ditampung dalam drum atau bak untuk konsumsi minum dan memasak. Tak pelak, kekeringan yang cukup lama ini membuat mereka kesulitan air bersih.
"Yang mengambil air di rawa ini bukan hanya warga disini, tapi juga dari desa lainnya," sebutnya.
Namun warga menyayangkan, kondisi air di rawa ini tidak seperti dulu yang bersih, kalau saat ini sudah agak kotor. Kemungkinan diakibatkan pembukaan kanal oleh perusahaan perkebunan kelapa sawit di wilayah ini.(rtc) Lingkungan
Hercules TNI AU Kembali Tiba di Lanud Sjamsudin Noor
Banjarbaru-Dukungan TNI Angkatan Udara dalam penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan Selatan terus bergerak. Pesawat Hercules TNI Angkatan Udara A-1328 kembali mendarat di Apron
Pelatihan Public Speaking IKWI Riau Dorong Perempuan Berani Tampil dan Ubah Mindset
Pekanbaru-Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Riau menggelar pelatihan public speaking bertema “Berani Tampil dan Menginspirasi” di Sekretariat PWI Riau, Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru, Sabt
Pemko Pekanbaru Benahi Akses Jalan Limbungan, Anggota DPRD Beri Apresiasi
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mulai membenahi akses Jalan Limbungan di kawasan Rumbai. Langkah pengerjaan jalan ini mendapat respons positif dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
Amukan Api Kemarau Hanguskan Enam Rumah Kayu di Tanjung Leban Rokan Hilir
BAGANSIAPIAPI " Pagi yang tenang di Kepenghuluan Tanjung Leban, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir mendadak berubah menjadi kepanikan. Gumpalan asap tebal membumbung tinggi menyusul kobaran api y
Polemik Pengelolaan Pasar Kodim, Pedagang Tagih Keterbukaan Pemkot Pekanbaru
PEKANBARU - Puluhan tahun menggantungkan hidup di Pasar Kodim, para pedagang kini dihadapkan pada ketidakpastian nasib. Di tengah minimnya perbaikan fasilitas, mereka dibebani biaya perpanjangan kios,