Rabu, 10 Jun 2026
  • Home
  • Nasional
  • Deretan Kejanggalan Kasus Kematian Diplomat Kemlu Arya Daru

Nasional,

Deretan Kejanggalan Kasus Kematian Diplomat Kemlu Arya Daru

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 31 Jul 2025 13:33
okezone.com
Deretan kejanggalan kasus Kematian Diplomat Kemlu Arya Daru Pangayunan alias ADP (39), akan diulas lengkap dalam artikel Okezone, Kamis (31/7/2025).

Polda Metro Jaya sebelumnya mengungkap hasil penyelidikan kematian Arya Daru di kamar kos, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa 29 Juli 2025. Polisi menyebut diplomat muda tersebut tewas karena mati lemas.

“Dari hasil serangkaian penyelidikan, kami menyimpulkan akibat kematian korban adalah mati lemas, “ujar Direskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra di Mapolda Metro Jaya, Selasa (29/7/2025).

Berikut ini deretan kejanggalan kasus kematian Arya Daru:

1.Hasil Autopsi: ADP Meninggal karena Mati Lemas
Menurut hasil autopsi dari dokter forensik RSCM, ADP meninggal akibat gangguan pertukaran oksigen pada saluran pernapasan atas. Tidak ditemukan penyakit atau zat dalam tubuh yang dapat menyebabkan gangguan pertukaran oksigen.

Ditemukan adanya luka pada daerah leher. Kemudian diautopsi dan diketahui pada otot-otot leher itu tidak ditemukan adanya resapan darah. Pada batang tenggorok itu berisi lendir dan busa halus berwarna putih kemerahan.

Sementara di bagian organ dalam ADP ditemukan pembengkakan pada paru serta pada seluruh organ-organ dalam.  Selanjutnya ditemukan adanya pelebaran pembuluh darah dan juga bintik-bintik pendarahan.

2.Sidik Jari ADP di Lakban
Hasil identifikasi sidik jari dari Pusident Bareskrim Polri menunjukkan satu-satunya sidik jari yang menempel di lakban kuning adalah milik ADP.

Hal ini berdasarkan proses identifikasi ilmiah yang mengacu pada kriteria keilmuan dan metode finger printing standar. Temuan ini memperkuat indikasi tidak ada keterlibatan orang lain.

3.Barang Bukti Terdapat Kondom dan Pelumas
Barang bukti yang cukup menyita perhatian publik adalah kondom dan pelumas merek Vivo yang ditemukan dalam dua lokasi berbeda, yaitu dalam bungkus makanan di kamar kos, dan di tas gendong ADP di lantai 12 Gedung Kemlu.

Tujuan penyimpanan alat kontrasepsi tersebut belum diketahui secara pasti. Namun, barang tersebut dicatat secara resmi sebagai bagian dari investigasi kematian ADP.

4.Ada Luka Lecet dan Memar
Laporan autopsi menunjukkan adanya luka lecet dan memar pada wajah dan tubuh ADP. Namun, dokter forensik menyatakan luka-luka itu bisa terjadi pasca kematian atau akibat aktivitas lainnya. Apalagi, ADP sempat mencoba memanjat pagar rooftop dua kali di lantai 12 Gedung Kemlu dan terekam kamera pengawas (CCTV).

5.Ponsel Hilang, Terakhir Terdeteksi di Grand Indonesia
Ponsel ADP, yaitu Samsung Galaxy Ultra, belum ditemukan hingga saat ini. Berdasarkan penyelidikan siber, perangkat itu terakhir aktif di Mal Grand Indonesia, sebelum akhirnya nonaktif dan tidak bisa dilacak lagi. ADP juga sempat terekam memasuki Grand Indonesia bersama 2 orang, yang diketahui bernama Dion dan Farah. Namun, kepolisian tak mengungkap hubungan mereka karena bersifat privasi.***(Okezone.com)
Sumber: okezone.com

nasional
Berita Terkait
  • Jumat, 05 Jun 2026 09:49

    "Gunakan Manajemen Peternakan Modern", Pesan Bhabinkamtibmas Polres Inhu Untuk Ketahanan Pangan

    INHU-Upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu) melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh p

  • Rabu, 03 Jun 2026 09:46

    Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polres Inhu Sambangi Petani Jagung Menulis

    INHU - Upaya mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu). Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di desa binaan, kepolisian hadir membe

  • Senin, 01 Jun 2026 18:53

    Panglima TNI Hadiri Upacara Pemakaman Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu

    Jakarta-Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Wakil Panglima TNI beserta para Kepala Staf Angkatan menghadiri upacara pemakaman militer Menteri Pertahanan Republik Indonesia periode 2014 s.

  • Sabtu, 30 Mei 2026 11:58

    Satres Narkoba Polres Dumai Gulung Dua Pengedar, 68 Paket Sabu dan Ekstasi Disita Sebagai Barang Bukti

    DUMAI-Komitmen Polres Dumai dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya kembali membuahkan hasil. Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Dumai yang dipimpin langsung oleh Ipda Rico Salom

  • Sabtu, 23 Mei 2026 09:42

    Simpan Sabu Dalam Bra, Gerombolan Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Dibekuk Polsek Peranap

    INHU - Peredaran narkotika kembali menjadi perhatian serius aparat penegak hukum di Kabupaten Indragiri Hulu. Kali ini, jajaran Polsek Peranap berhasil membongkar dugaan jaringan penyalahgunaan narkot

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.