Minggu, 06 Sep 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • 4 Berita Populer Riau: Mahasiswa Demo Kantor Gubernur, Karhutla Riau Tembus 15.738 Hektare

Peristiwa,

4 Berita Populer Riau: Mahasiswa Demo Kantor Gubernur, Karhutla Riau Tembus 15.738 Hektare

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 13 Agu 2026 13:43
PEKANBARU - Aksi demonstrasi digelar ratusan mahasiswa dari Universitas Riau (UNRI) di depan Kantor Gubernur Riau, Rabu (12/8/2026).

Dalam aksinya mahasiswa menyoroti sejumlah persoalan di Riau. Mulai dari kebakaran hutan dan lahan, kerusakan jalan, persoalan beasiswa, hingga kasus hukum yang menyeret pejabat.

Aksi tersebut juga dikaitkan dengan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Riau.



Mahasiswa menilai peringatan hari jadi Riau tidak semestinya hanya berhenti pada kegiatan seremonial. Mereka ingin momentum tersebut menjadi ruang menyuarakan berbagai persoalan yang dinilai masih dirasakan masyarakat.

Respon Pemerintah Provinsi Riau

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akhirnya memberikan respons terhadap sejumlah tuntutan mahasiswa Universitas Riau (Unri) yang menggelar aksi di depan Kantor Gubernur Riau, Rabu (12/8/2026).

Mulai dari penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), pencairan beasiswa, hingga ancaman abrasi di wilayah pesisir Riau.

Respons tersebut disampaikan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Riau, Helmi D, usai menemui massa aksi yang telah bertahan hampir empat jam di depan Kantor Gubernur Riau.



Selain Helmi, hadir Kepala Kesbangpol Riau Boby Rahmat, Plt Kepala Biro Kesra Riau Yan Darmadi, Plt Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau Zulfahmi, serta Kepala Satpol PP Riau Sri Sadono Mulyanto.

Kehadiran mereka sekaligus merespons desakan mahasiswa agar Pemprov Riau memberikan jawaban langsung terhadap tuntutan yang disampaikan.



Helmi mengatakan, persoalan karhutla yang disuarakan mahasiswa menjadi perhatian serius Pemprov Riau.

Menurutnya, berbagai upaya penanggulangan telah dilakukan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pihak terkait.

Bahkan, kata Helmi, Plt. Gubernur Riau SF Hariyanto yang sedang berada di Batam juga membawa persoalan karhutla dalam salah satu agenda pembahasan.

Selain karhutla, Pemprov Riau juga menjawab tuntutan mahasiswa mengenai pencairan beasiswa. Helmi memastikan program beasiswa tersebut sedang berproses.

Menurut dia, tahapan beasiswa baru diumumkan pada awal Agustus 2026. Karena itu, proses administrasi hingga pencairannya membutuhkan waktu.



Pemprov Riau menargetkan pencairan beasiswa dilakukan pada pertengahan Desember 2026.

"Untuk beasiswa sekarang sedang dalam proses. Programnya baru diumumkan pada awal Agustus dan sesuai jadwal, pencairannya kita targetkan pertengahan Desember tahun ini," katanya.

Dugaan Penguasaan 60 Hektare Kawasan Hutan Untuk Kebun Sawit di Kampar, Seret Nama Anggota DPRD



Tim Subdit IV Tipidter Reskrimsus Polda Riau, saat ini tengah menangani kasus dugaan penguasaan kawasan hutan untuk perkebunan sawit, di Kabupaten Kampar.

Lokasinya berada di Kecamatan Bangkinang Barat. Luasnya disebut mencapai 60 hektare.

Kasus ini, sebelumnya mencuat setelah Komunitas Pecinta Alam Riau (KOPARI) mendesak aparat penegak hukum mengusut dugaan penguasaan kawasan hutan yang disebut dimanfaatkan untuk perkebunan kelapa sawit di wilayah tersebut.

Terlebih, kasus ini turut menyeret nama seorang anggota DPRD Kampar berinisial F.

Pengusutan kasus ini, telah ditingkatkan statusnya dari penyelidikan, ke penyidikan.



Kini, proses pemeriksaan para saksi sedang berjalan. Termasuk ahli. Penyidik berupaya mengumpulkan alat bukti.

"Sudah sidik (penyidikan,red)," kata Direktur Reskrimsus Polda Riau, Kombes Pol Ade Kuncoro Ridwan, Rabu (12/8/2026).

Saat ditanyai apakah F sudah pernah diperiksa, Ade membenarkan.

“Sudah pernah diperiksa sebagai saksi,” sebutnya.

Wanita Muda dan 2 Pria Digerebek di Kosan Kuansing

Tim Elang Kuantan Satresnarkoba Polres Kuansing menggerebek sebuah kamar kos yang menjadi tempat tinggal seorang perempuan muda berinisial Y (24).

Y diketahui berprofesi sebagai Ladies Companion (LC) yang biasanya mangkal di kafe dan club malam di Kuansing. 



Namun malam itu, Y tidak sendirian. Di dalam kamar tersebut, polisi menemukan dua pria, yakni W (51) yang merupakan pria paruh baya dan TL (23).

Ketiganya diamankan setelah polisi menindaklanjuti informasi warga yang resah dengan aktivitas mereka.

Kecurigaan warga itu akhirnya berujung pada penggerebekan.



Saat petugas masuk, ketiganya sedang melakukan perbuatan terlarang.

“Saat Tim Elang Kuantan menggerebek, ketiganya sedang mengonsumsi narkoba,” ujar Kasat Resnarkoba Polres Kuansing, AKP Hasan Basri, Rabu (12/8/2026).

Penggerebekan itu juga mengungkap upaya salah seorang pria untuk menghilangkan barang bukti.

Saat petugas melakukan pengamanan, W (51) disebut sempat melempar sebuah kotak rokok merek Sampoerna.

Gerak-gerik itu justru membuat petugas curiga. Kotak rokok tersebut kemudian diperiksa. 



Hasilnya, polisi menemukan satu plastik klip bening berisi diduga narkotika jenis sabu.

Penggeledahan kemudian dilanjutkan dengan disaksikan perangkat desa setempat.

"Dari dalam kamar, kami kembali menemukan kaca pirex yang masih berisi sisa diduga sabu," ujar AKP Hasan.

Tak berhenti di situ, sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkotika turut diamankan.

Di antaranya satu kotak rokok, alat hisap, satu jarum, satu sendok pipet, satu mancis, dua plastik klip kosong, dua unit telepon seluler merek Oppo dan Samsung, serta uang tunai Rp100 ribu.

"Malam itu G dan TL baru saja pulang dari Pekanbaru, kemudian mereka menghubungi Y untuk pesta Narkoba di kosan-kosan milik Y," ujar AKP Hasan.

Kasus ini semakin menjadi sorotan setelah polisi mengungkap bahwa Y bukan kali pertama berurusan dengan perkara narkotika.

Perempuan berusia 24 tahun itu disebut sudah lima kali diamankan dalam perkara yang berkaitan dengan narkoba.

Namun, pada pengamanan sebelumnya, Y tidak terbukti terlibat. Hasil pemeriksaan urine kala itu juga dinyatakan negatif.

Kali ini kondisinya berbeda. Hasil pemeriksaan urine terhadap W (51), TL (23), dan Y (24) menunjukkan ketiganya positif mengandung amphetamin.

Karhutla Riau Tembus 15.738 Hektare, Tertinggi di Sumatera Periode Januari Hingga Juli 2026

Luas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau sepanjang periode Januari hingga Juli 2026 mencapai 15.738,93 hektare.

Angka tersebut menempatkan Riau sebagai provinsi dengan karhutla terluas di Pulau Sumatera.

Bahkan, luas karhutla Riau terpaut jauh dari provinsi yang berada di posisi kedua, yakni Kepulauan Riau dengan 5.760,90 hektare.

Setelah Kepulauan Riau, Lampung tercatat memiliki luas karhutla 4.890,25 hektare, disusul Aceh 4.070,48 hektare.

Sementara Sumatera Selatan mencatat 1.926,22 hektare, Sumatera Barat 1.491,09 hektare dan Sumatera Utara 1.329,98 hektare.

Data rekapitulasi luas karhutla periode Januari-Juli 2026 tersebut menunjukkan total luasan karhutla di Pulau Sumatera mencapai 36.047,62 hektare.

Riau sendiri menyumbang sekitar 43,7 persen dari total luas karhutla di Sumatera.

Kondisi ini menjadi peringatan serius, terlebih puncak musim kemarau masih dihadapi dan kondisi cuaca serta iklim berpotensi meningkatkan eskalasi kebakaran.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera Ferdian Krisnanto mengatakan, kondisi tersebut harus menjadi warning bagi seluruh pihak.

"Ini adalah warning penting, kondisi cuaca, iklim dan El Nino yang kuat perlu kita waspadai ke depan," kata Ferdian, Rabu (12/8/2026).

Menurut Ferdian, peningkatan eskalasi karhutla masih mungkin terjadi seiring memasuki puncak musim kemarau.

"Eskalasi bisa jadi akan terus naik seiring dengan puncak musim kemarau," ujarnya.

Ia menegaskan Manggala Agni bersama Satgas Karhutla terus melakukan berbagai upaya penanganan dan pencegahan.

"Manggala Agni dan satgas semua bekerja dan berupaya,"(tribunpekanbaru)
Sumber: https://pekanbaru.tribunnews.com/riau-region/1111953/4-berita-populer-riau-mahasiswa-demo-kantor-gubernur-karhutla-riau-tembus-15738-hektare?page=4

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki