Minggu, 11 Okt 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Antisipasi Macet Antrean SPBU Jelang Nataru, Pemprov Riau Minta Tambahan Kuota BBM

Peristiwa

Antisipasi Macet Antrean SPBU Jelang Nataru, Pemprov Riau Minta Tambahan Kuota BBM

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Minggu, 06 Sep 2026 20:28
GoRiau.com

PEKANBARU - Keresahan masyarakat terkait antrean panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) menjelang akhir tahun mendapat respons cepat. Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah antisipasi dengan mengajukan permohonan tambahan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi kepada pemerintah pusat demi melancarkan mobilitas warga menyambut libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Pengajuan penambahan pasokan ini difokuskan pada dua jenis bahan bakar yang paling banyak dikonsumsi masyarakat, yakni Bio Solar dan Pertalite. Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Riau, Ismon Diando Simatupang memastikan bahwa usulan tersebut sudah berada di meja Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

"Pemprov Riau telah mengajukan kuota BBM jenis Bio Solar dan Pertalite. Tapi hingga saat ini masih tinggal menunggu persetujuan dari pusat, dalam hal ini BPH Migas," terang Ismon, Sabtu (5/9/2026).

Secara rinci, pemerintah daerah mengusulkan tambahan Bio Solar sebanyak 99.700 Kilo Liter (KL). Sementara untuk jenis Pertalite, angka yang diajukan mencapai 99.556 KL. Usulan ini diajukan mengingat tingginya aktivitas transportasi publik dan pergerakan distribusi logistik yang selalu mewarnai siklus ekonomi penghujung tahun.

Bergantung pada Persetujuan Pusat

Walau usulan telah dilayangkan, keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan instansi teknis pusat. Ismon menyadari bahwa realisasi dari penambahan ratusan ribu kiloliter BBM tersebut akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan negara.

"Realisasi pengajuan penambahan kuota tersebut juga tergantung kemampuan APBN," urainya.

Untuk mencegah potensi kesemrawutan distribusi di lapangan, Dinas ESDM Riau terus membangun komunikasi dengan Pertamina Patra Niaga sebagai pihak penyalur resmi. Ismon memastikan ketersediaan stok Pertalite di Riau saat ini masih dalam batas aman untuk mencukupi kebutuhan harian warga hingga tutup tahun. Tambahan kuota yang diajukan lebih bersifat sebagai sabuk pengaman jika sewaktu-waktu terjadi lonjakan konsumsi secara tiba-tiba saat musim liburan tiba.

"Kami terus melakukan koordinasi dengan pihak Pertamina Patra Niaga," pungkasnya. ***

Sumber: https://www.goriau.com/berita/baca/antisipasi-macet-antrean-spbu-jelang-nataru-pemprov-riau-minta-tambahan-kuota-bbm.html

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.