Minggu, 06 Sep 2026
Peristiwa,
Gunung Sinabung Erupsi, 650 Warga Kuta Tengah Dievakuasi
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 03 Sep 2026 15:19
JAKARTA - Erupsi Gunung Sinabung di Sumatra Utara yang memuntahkan material vulkanik sejak Senin (31/8/2026) memaksa 650 warga dievakuasi ke tempat aman. Merespons eskalasi bencana tersebut, otoritas setempat menetapkan status darurat dan menyiagakan 1.279 personel gabungan untuk mengamankan wilayah terdampak mulai Kamis (3/9/2026).
Peningkatan Status dan Larangan Melintas
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) secara resmi menaikkan status Gunung Sinabung dari level II (Waspada) menjadi level III (Siaga) sejak Senin. Letusan tercatat terjadi pukul 10.17 WIB dengan lontaran kolom abu mencapai ketinggian 3.500 meter di atas puncak.
Sebagai langkah mitigasi, PVMBG menetapkan larangan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak. Pihak Pos PGA Sinabung juga mengeluarkan peringatan ketat agar pengungsi tidak kembali ke zona merah tersebut demi menghindari risiko terburuk.
"Erupsi ini merupakan bagian dari erupsi awal, dan tidak menutup kemungkinan terjadinya erupsi yang lebih besar," urai PVMBG dalam laporan resminya.
Kondisi Pengungsi dan Pembenahan Fasilitas
Sebanyak 650 jiwa yang tergabung dalam 207 Kepala Keluarga (KK) dari Desa Kuta Tengah telah dipindahkan ke Losd Pulunipe, Sukatepu, Kecamatan Namanteran. Desa ini menjadi prioritas evakuasi karena letaknya yang berada tepat di dalam zona merah erupsi.
Pada masa awal evakuasi, tenda darurat sempat kekurangan sarana Mandi, Cuci, Kakus (MCK), pasokan logistik, selimut, dan air bersih. Namun, satgas tanggap darurat setempat bergerak cepat memasok kebutuhan krusial, termasuk mengerahkan armada truk tangki air bersih dan menata ulang fasilitas sanitasi.
"Keselamatan warga menjadi prioritas utama," tegas Bupati Karo, Antonius Ginting saat meninjau posko pengungsian di Sukatepu, Selasa (1/9/2026).
Dukungan Personel Pengamanan dan Pemerintah
Untuk memastikan keamanan pengungsi dan wilayah terdampak, Kodam I/Bukit Barisan menerjunkan 1.279 pasukan gabungan. Pasukan ini terdiri dari unsur TNI, Polri, Basarnas, tenaga kesehatan, Satpol PP, dan BPBD yang disiagakan di berbagai titik strategis serta posko evakuasi.
Pemerintah Provinsi Sumatra Utara turut menjamin seluruh kebutuhan dasar warga terpenuhi. Selain kebutuhan harian, pemerintah provinsi juga menyiapkan armada bus khusus untuk memfasilitasi kelancaran sekolah anak-anak di pengungsian.
"Kita pastikan yang di sini fasilitasnya dulu, karena kita tidak ingin masyarakat yang ngungsi di sini merasa tidak nyaman terus tiba-tiba langsung kembali ke rumah," jelas Gubernur Sumatra Utara,(goriau)
Sumber: https://www.goriau.com/berita/baca/gunung-sinabung-erupsi-650-warga-kuta-tengah-dievakuasi.html
komentar Pembaca