Minggu, 06 Sep 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • LBH Pekanbaru Kecam Tindakan Represif dalam Aksi Mahasiswa Unri

Peristiwa,

LBH Pekanbaru Kecam Tindakan Represif dalam Aksi Mahasiswa Unri

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 13 Agu 2026 09:12
PEKANBARU " Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pekanbaru mengecam dugaan tindakan represif aparat dalam aksi demonstrasi mahasiswa Universitas Riau di depan Kantor Gubernur Riau, Rabu, 12 Agustus 2026. LBH menyebut mendapat informasi adanya pemukulan, penarikan mahasiswa hingga sejumlah peserta aksi mengalami luka dan harus mendapat perawatan di rumah sakit.

Pengacara Publik YLBHI"LBH Pekanbaru, Wilton Amos, mengatakan pihaknya menerima informasi mengenai tindakan aparat terhadap peserta demonstrasi. Menurut dia, LBH Pekanbaru masih mempelajari rangkaian kejadian tersebut.


“Kita kebetulan memang mendapat info bahwa ada tindakan represif dari pihak aparat. Ternyata sempat ada yang ditangkap dan kemudian banyak yang luka-luka. Lalu ada juga yang sampai dilarikan ke rumah sakit,” kata Wilton kepada GoRiau.com dalam rangkaian aksi tersebut.

Wilton menilai dugaan tindakan represif dalam pengamanan demonstrasi bukan persoalan baru. Ia menyayangkan pola penanganan massa aksi yang menurutnya masih menggunakan pendekatan intimidatif dan berujung pada luka terhadap peserta demonstrasi.


“LBH Pekanbaru tentu kita mengecam keras tindakan represif yang terus berulang di Pekanbaru ini,” ujarnya.

Menurut Wilton, aparat seharusnya memiliki pola penanganan demonstrasi yang mampu menjamin keamanan seluruh pihak tanpa menggunakan tindakan yang berpotensi melukai peserta aksi.

Ia mengatakan LBH Pekanbaru terbuka menerima pengaduan dari mahasiswa maupun peserta aksi yang merasa menjadi korban dugaan tindakan represif. Pengaduan tersebut, kata dia, dapat menjadi dasar bagi LBH untuk mendampingi dan mengawal persoalan hukum yang dialami peserta demonstrasi.

“Pada dasarnya terkait keperluan bantuan hukum, LBH Pekanbaru sangat terbuka bagi teman-teman ataupun massa demo yang kemudian ingin mengadukan terkait apakah ada tindakan represif, tindakan yang kemudian bikin luka-luka. Silakan datang ke LBH Pekanbaru, kita kawal, kita perjuangkan hak-hak teman-teman,” kata Wilton.

Aksi mahasiswa Unri sebelumnya sempat memanas. Terjadi aksi saling pukul dan lempar botol antara mahasiswa dan aparat keamanan. Sejumlah mahasiswa juga terlihat ditarik masuk ke area pos keamanan.

Ketua BEM Unri Muhammad Azhari sebelumnya menyebut ada mahasiswa yang mengalami luka di bagian kepala. Setelah kericuhan, pejabat Pemerintah Provinsi Riau, yakni Kepala Dinas Kesbangpol Riau Bobby Rachmat dan Plt Kepala Biro Kesra Riau Yan Darmadi, menemui mahasiswa di depan gerbang Kantor Gubernur Riau.

Pertemuan tersebut berlangsung sembari menunggu komunikasi melalui video call dengan Plt Gubernur Riau SF Hariyanto yang sedang berada di Batam. Dalam komunikasi itu, Azhari meminta adanya forum dialog langsung dengan Pemprov Riau dan meminta SF Hariyanto bertemu mahasiswa setelah kembali ke Riau.

“Saya tunggu Bapak pulang dari Batam, balik ke Riau. Bapak janji ya, Pak,” kata Azhari.

“Siap, siap. Janji,”(goriau)
Sumber: https://www.goriau.com/berita/baca/lbh-pekanbaru-kecam-tindakan-represif-dalam-aksi-mahasiswa-unri.html

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki