Minggu, 06 Sep 2026
Peristiwa,
Menko Polkam Sebut Asap Karhutla Belum Ganggu Negara Tetangga
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 11 Agu 2026 10:39
emerintah menyatakan hingga Senin (10/8/2026) belum menerima laporan adanya negara tetangga yang terganggu asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Indonesia.
"Sampai dengan hari ini tidak ada itu (pihak yang terganggu dengan asap), ya," kata Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (10/8/2026).
Meski demikian, ia mengatakan, pemerintah tetap berupaya mencegah asap karhutla meluas ke wilayah lain, termasuk negara-negara tetangga yang berada di sekitar Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan di tengah upaya pemerintah menangani karhutla yang telah berdampak pada sekitar 107.000 hektare lahan di sejumlah wilayah Indonesia.
Djamari Chaniago mengatakan pemerintah berupaya maksimal mengendalikan kebakaran agar asap tidak meluas hingga mengganggu negara lain. "Kita juga berupaya sekeras mungkin untuk tidak mengganggu pihak lain, baik ke negara tetangga yang dekat dengan kita," katanya.
43 Helikopter
Djamari mengatakan pemerintah mempercepat penanganan karhutla melalui operasi pemadaman dari udara. Hingga saat ini, sekitar 43 helikopter telah dikerahkan untuk mendukung operasi tersebut. Pemerintah juga menyiapkan sekitar 10 hingga 15 pesawat fixedwing sesuai kebutuhan di lapangan.
"Kita mengerahkan sekitar 43 helikopter sampai dengan hari ini, ditambah dengan fixedwing juga bisa antara 10 sampai dengan 15 sesuai dengan kebutuhan," ujarnya.
Selain pemadaman dari udara, pemerintah mengerahkan personel dan peralatan untuk menangani kebakaran dari darat. Salah satunya dengan menggunakan tangki fleksibel sebagai tempat penampungan air sementara untuk mendukung kebutuhan petugas saat melakukan pemadaman di lokasi yang sulit dijangkau.
Fokus 6 Provinsi
Pemerintah mencatat sekitar 107.000 hektare lahan terdampak karhutla di berbagai wilayah Indonesia. Penanganan difokuskan pada enam provinsi yang dinilai rawan kebakaran, yakni Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.
Menurut Djamari, sejumlah wilayah tersebut menjadi perhatian karena memiliki lahan gambut yang rentan terbakar ketika kondisi cuaca kering pada musim kemarau.
Selain enam provinsi tersebut, kebakaran juga terjadi di sejumlah kawasan lain, termasuk Gunung Bromo di Jawa Timur, Gunung Gede Pangrango di Jawa Barat, dan Gunung Rinjani di Nusa Tenggara Barat.
Pemerintah akan terus melakukan pemadaman sekaligus langkah pencegahan untuk mengendalikan karhutla dan memastikan dampak asap tidak meluas ke wilayah lain maupun negara tetangga.(ckplh)
Sumber: https://www.cakaplah.com/berita/baca/138964/2026/08/10/menko-polkam-sebut-asap-karhutla-belum-ganggu-negara-tetangga/#sthash.2u1q7EmN.dpbs
komentar Pembaca