Minggu, 06 Sep 2026
Peristiwa,
Ulama Hadis Maroko Ziarah ke Siak, Telusuri Jejak Sejarah Islam di Riau
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 07 Agu 2026 09:53
SIAK-Ikatan keilmuan dan sejarah antara dunia Islam di Afrika Utara dengan khazanah Melayu Nusantara kembali terjalin erat. Ulama hadis asal Tangier, Maroko, Syaikh Dr. Abdul Mun'im bin Abdul Aziz bin Shiddiq al-Ghumari al-Hasani, melakukan lawatan untuk menelusuri jejak peradaban Kesultanan Siak Indrapura di Kabupaten Siak, Riau, Rabu (5/8/2026).
Kunjungan tokoh yang juga menjabat sebagai penerus keilmuan Sadah Ghumariyah sekaligus Mursyid 'Am Thariqah Syadziliyah Shiddiqiyah ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Majelis Hadis Nurul Azhar 1448 H/2026 M. Acara keagamaan tersebut sebelumnya telah berlangsung di Pesantren Nurul Azhar sejak 27 Juli hingga 4 Agustus 2026.
Didampingi oleh Pengurus Yayasan Tabung Wakaf Umat, Pengasuh Pesantren Nurul Azhar, beserta para peserta majelis, Syaikh Abdul Mun'im tampak menyimak secara seksama penjelasan pemandu Istana Siak. Ia memperhatikan dengan saksama berbagai koleksi benda pusaka peninggalan kerajaan serta pemaparan mengenai peran strategis Kesultanan Siak dalam lintasan sejarah Nusantara.
Kedekatan Batin dan Penghormatan Sejarah
Sebagai salah satu keturunan (dzurriyat) Rasulullah SAW, Syaikh Abdul Mun'im mengaku merasakan kedekatan batin dengan sejarah para sultan Siak yang juga memiliki jalur nasab serupa. Di hadapan rombongan, beliau menyampaikan apresiasi tinggi atas kiprah Kesultanan Siak yang dinilai sukses mengembangkan peradaban Islam di kawasan Melayu sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi awal berdirinya Republik Indonesia.
Usai napak tilas di istana, rombongan ulama tersebut melaksanakan salat Zuhur berjamaah di Masjid Raya Syahabuddin Siak. Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan menziarahi kompleks pemakaman Sultan Syarif Kasim II. Sultan terakhir Siak ini dikenal luas sebagai pahlawan nasional yang secara sukarela menyerahkan kekayaan kerajaannya guna mendukung perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Ziarah Makam Pendiri Pekanbaru
Menjelang akhir lawatannya, Syaikh Abdul Mun'im beserta rombongan bertolak menuju ibu kota Provinsi Riau. Di sela-sela perjalanan pulang tersebut, mereka menyempatkan diri singgah di Kompleks Makam Marhum Pekan yang berlokasi di samping Masjid Raya Senapelan, Pekanbaru. Di area bersejarah ini, rombongan memanjatkan doa di makam para raja Kesultanan Siak dan keturunannya yang tercatat sebagai tokoh perintis berdirinya Kota Pekanbaru.
Rangkaian napak tilas ulama Maroko ini mendapat respons positif dari pemerintah daerah setempat. Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, menilai kehadiran Syaikh Abdul Mun'im menjadi momentum penting untuk mengangkat warisan peradaban Islam Kesultanan Siak ke panggung internasional.
"Kunjungan ini merupakan sebuah kehormatan bagi Kabupaten Siak. Kehadiran ulama dari Maroko yang memiliki sanad keilmuan dan nasab Rasulullah memberikan makna tersendiri bagi pelestarian sejarah Islam Melayu," terang Syamsurizal.
Pemerintah Kabupaten Siak, lanjutnya, akan terus berupaya menjaga dan merawat situs-situs peninggalan sejarah agar bisa dioptimalkan menjadi pusat pembelajaran kebudayaan Melayu dan Islam, bukan sekadar objek wisata biasa.
"Kami berharap lawatan ini semakin mempererat hubungan keilmuan dan kebudayaan antara Indonesia dengan dunia Islam, sekaligus memperkenalkan warisan Kesultanan Siak kepada masyarakat global,"(goriau)
Sumber: https://www.goriau.com/berita/baca/ulama-hadis-maroko-ziarah-ke-siak-telusuri-jejak-sejarah-islam-di-riau.html
komentar Pembaca