Rabu, 10 Jun 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Wakapolresta Nyaris Baku Hantam Dengan Pengembira Kongres HMI

Kongres HMI

Wakapolresta Nyaris Baku Hantam Dengan Pengembira Kongres HMI

Senin, 30 Nov 2015 16:55
TribunPekanbaru
Ketegangan Polisi dengan puluhan penggembira kongres HMI di area purna MTQ, Pekanbaru, Senin (30/11/2015)
PEKANBARU - Wakapolresta Pekanbaru AKBP Sugeng Putut Wicaksono bersitegang dengan mahasiswa HMI asal Sulselbar yang menolak dipulangkan.

Ribut-ribut di area Purna MTQ, Pekanbaru Senin (30/11/2015) sore tadi bahkan nyaris berujung baku hantam. Pemicunya sekumpulan mahasiswa yang jumlahnya diperkirakan 30 an orang berupaya memprovokasi rekannya yang diatas bus agar turun kembali.

Padahal saat itu tujuh bus yang berisi sekitar seribuan mahasiswa akan beranjak meninggalkan area purna MTQ

"Jangan dipengaruhi temannya. Kalau tidak mau pulang ya sudah tinggal disini, " bentak Putut sembari menghalangi salah seorang mahasiswa yang dari tadi berusaha mempengaruhi rekannya menggunakan megaphone.

Melihat komandannya maju menghalangi mahasiswa, anggota yang lain pun meringsek maju.

Segerombolan mahasiswa dihentikan langkahnya yang terus berusaha memprovokasi kawan-kawannya yang sudah diatas bus.
Wakapolresta memilih mundur, sedangkan personil polisi langsung siaga.

Personil shabara bahkan sudah bersiapa membentuk barisan untuk menghalau gerombolan mahasiswa tadi. Salah seorang polisi berusaha mengambil megaphone dari tangan seornag mahasiswa.

Aksi tersbeut lantas mendapat perlawanan dari rekannya yang lain yang berusaha mendorong.

"Ee, jangan tarik-tarik teman kami, " teriak mahasiswa lainnya.

Mahasiswa bisa didesak mundur. Wakapolresta pun tampak meminta anggotanya untuk mundur.

Rencananya hari ini seluruh penggembira Kongres HMI yang berasal dari Sulselbar akan dipulangkan menggunakan 10 unit bus.

Jumlah mereka yang mencapai seribuan ternyata tidak bisa menampung jumlah bus yang tersedia.

Selain itu sekelompok mahasiswa menolak pulang dengan alasan delapan rekan mereka masih ditahan di Mapolresta Pekanbaru terkait kepemilikan senjatan tajam saat sweeping pada tanggal 23 November lalu.

Sampai berita ini ditulis, sekelompok mahasiswa masih bertahan diarea purna MTQ.

Sedangkan sepuluh unit bus sudah memberangkatkan mahasiswa menuju Tanjung Priok dan selanjutnya menyebarang menggunakan kapal.

(tribunnews.com)

Peristiwa
Berita Terkait
  • Selasa, 09 Jun 2026 18:37

    Menembus Jarak Demi Terangnya Negeri, Lanud Sjamsudin Noor Dukung Misi Airbus A-4002M TNI AU Percepat Pemulihan Kelistrikan Sumatera

    Banjarbaru-Lanud Sjamsudin Noor kembali menunjukkan peran strategis dan kesiapan operasionalnya dalam mendukung kepentingan nasional melalui pelaksanaan misi angkutan udara strategis TNI Angkatan Udar

  • Selasa, 09 Jun 2026 16:25

    Menkes Dukung 4 Langkah BGN Tata Ulang Program MBG

    Jakarta - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mendukung empat langkah Badan Gizi Nasional (BGN) baru dalam upaya menata ulang pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Saya sangat mendukung

  • Selasa, 09 Jun 2026 16:13

    Mengapa Polri Ikut Urus Pangan dan Gizi? Ini Kata Kapolri

    Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menjelaskan alasan Polri bisa masuk ke Kementerian/Lembaga yang mengurusi bidang pangan dan gizi, seperti yang tertuang dalam UU Polri yang baru.Menuru

  • Selasa, 09 Jun 2026 15:40

    Belasan Paket Sabu Diamankan Saat Penggerebekan di Rumah Kontrakan Sei Arang

    RENGAT-Aparat Kepolisian Polsek Seberida mengamankan tiga orang saat penggerebekan di salah satu rumah kontrakan yang berlokasi di Kelurahan Pangkalan Kasai, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hu

  • Selasa, 09 Jun 2026 15:04

    Dikirimkan berita Puspen TNI. Terima kasih atas bantuannya.

    Panglima TNI Hadiri Pelantikan Kepala BGN serta Penasihat Khusus Presiden(Puspen TNI). Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri pelantikan Kepala dan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional serta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.