Rabu, 27 Mei 2026
BAZNAS Kabupaten Bengkalis Rilis Laporan Akhir Tahun 2024: Pengelolaan ZIZ-DSKL Capai Rp.13.88 Milyar
Laporan M. Rafii
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 08 Jan 2025 06:56
Bengkalis - Baznas Kabupaten Bengkalis resmi merilis laporan akhir tahun 2024 yang menunjukkan capaian signifikan dalam pengelolaan zakat, infak, sedekah (ZIS), dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL). Total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp13,88 miliar, mencerminkan peningkatan partisipasi masyarakat dalam mendukung program-program keumatan, Rabu,(8/1).
Dalam laporan tersebut, zakat menyumbang angka terbesar dengan total Rp6,33 miliar. Sementara itu, infak dan sedekah berhasil dikumpulkan sebesar Rp6,38 miliar. Dana Sosial Keagamaan Lainnya turut menambah pemasukan sebesar Rp1,16 miliar. Total muzaki tahun 2024 tercatat sebanyak 6.038 jiwa, disusul munfik sebanyak 2.765 jiwa, dan mudhohi sejumlah 368 jiwa.
Baznas Kabupaten Bengkalis juga mencatat peningkatan signifikan dalam Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Hingga akhir 2024, total UPZ aktif mencapai 624 unit, meningkat sejak 2022. Hal ini dinilai menjadi salah satu faktor kunci dalam optimalisasi pengumpulan dana.
Selain pengumpulan, pendistribusian dan pendayagunaan dana ZIS-DSKL juga menjadi sorotan utama. Program Bengkalis Sejahtera di bidang ekonomi produktif mendistribusikan Rp2,35 miliar kepada 372 mustahik. Dana tersebut dimanfaatkan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat kurang mampu.
Program Bengkalis Peduli yang berfokus pada bidang kemanusiaan mendistribusikan Rp5,53 miliar kepada 4.316 mustahik. Program ini mencakup bantuan sosial untuk kebutuhan mendesak seperti bencana alam dan kebutuhan dasar lainnya.
Di bidang pendidikan, program Bengkalis Smart mendistribusikan Rp1,83 miliar kepada 1.222 mustahik. Dana tersebut dialokasikan untuk beasiswa dan bantuan pendidikan, mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Dalam bidang kesehatan, program Bengkalis Sehat mengalokasikan Rp470,73 juta kepada 744 mustahik. Dana ini digunakan untuk bantuan biaya pengobatan, akses kesehatan, dan program kesehatan masyarakat lainnya.
Program Bengkalis Taqwa, yang fokus pada advokasi dan dakwah, menyalurkan Rp584,01 juta kepada 289 mustahik. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran keagamaan melalui berbagai kegiatan dakwah dan penguatan spiritual masyarakat.
Ketua Baznas Kabupaten Bengkalis menyatakan apresiasi atas partisipasi masyarakat yang terus meningkat. “Capaian ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap Baznas sebagai lembaga pengelola ZIS-DSKL yang transparan dan akuntabel,” ujarnya.
Melalui laporan ini, Baznas Kabupaten Bengkalis berharap dapat terus meningkatkan sinergi dengan masyarakat dan stakeholder untuk menciptakan dampak yang lebih besar, baik dalam pemberdayaan ekonomi maupun kesejahteraan umat secara keseluruhan.
komentar Pembaca