Minggu, 06 Sep 2026
  • Home
  • Sosial
  • KKN Kelompok 17 Perkenalkan Ayam Salai sebagai Kuliner Khas Desa Senama Nenek

Sosial

KKN Kelompok 17 Perkenalkan Ayam Salai sebagai Kuliner Khas Desa Senama Nenek

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 03 Sep 2026 17:17
(Foto : Istimewa)
KKN Kelompok 17 Perkenalkan Ayam Salai sebagai Kuliner Khas Desa Senama nenek
Tapung Hulu-Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 17 Universitas Abdurrab menghadirkan salah satu potensi kuliner lokal Desa Senama Nenek melalui pembuatan ayam salai, yang akan dipamerkan dalam kegiatan Expo KKN sebagai bentuk pengenalan dan pelestarian kekayaan kuliner daerah.

Ayam salai dipilih karena memiliki cita rasa dan proses pengolahan yang khas. Melalui proses pengasapan, ayam menghasilkan aroma serta rasa yang menjadi daya tarik tersendiri. Bagi masyarakat Desa Senama Nenek, kuliner tersebut menjadi salah satu bagian dari kekayaan makanan lokal yang memiliki potensi untuk terus dikenalkan kepada masyarakat luas.

Dalam prosesnya, mahasiswa KKN Kelompok 17 tidak hanya membuat ayam salai sebagai produk makanan, tetapi juga berupaya mengangkat nilai budaya dan potensi lokal yang ada di Desa Senama Nenek. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata mahasiswa dalam mengenal, mendokumentasikan, sekaligus memperkenalkan kekayaan desa selama pelaksanaan KKN.

Produk ayam salai tersebut selanjutnya akan dibawa dan dipamerkan dalam Expo KKN Kelompok 17 Universitas Abdurrab. Melalui expo tersebut, mahasiswa ingin memperkenalkan kepada pengunjung bahwa Desa Senama Nenek tidak hanya memiliki potensi sumber daya alam dan masyarakat yang aktif, tetapi juga memiliki kekayaan kuliner yang layak untuk dikenal lebih luas.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan makanan khas kepada generasi muda. Di tengah berkembangnya berbagai makanan modern, keberadaan makanan tradisional perlu terus dijaga agar tidak kehilangan tempat di tengah masyarakat.

Selain sebagai bentuk pelestarian budaya, ayam salai juga memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi. Dengan inovasi dalam pengolahan, pengemasan, dan pemasaran, kuliner lokal tersebut dapat menjadi salah satu produk yang mampu mendukung potensi ekonomi masyarakat Desa Senama Nenek.

KKN Kelompok 17 berharap kehadiran ayam salai dalam Expo KKN dapat menjadi langkah kecil dalam memperkenalkan identitas kuliner Desa Senama Nenek kepada masyarakat yang lebih luas.

“Dari Senama Nenek, kami bawa bukan hanya sebuah makanan, tetapi juga cerita, budaya, dan cita rasa yang menjadi bagian dari identitas desa.”

Melalui program ini, KKN Kelompok 17 Universitas Abdurrab kembali menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan program yang berdaya dan berdampak, dengan mengangkat potensi lokal serta mendorong masyarakat dan generasi muda untuk terus menjaga kekayaan budaya yang dimiliki Desa Senama Nenek(***)
Sosial
Berita Terkait
  • Minggu, 06 Sep 2026 11:24

    Hercules TNI AU Kembali Tiba di Lanud Sjamsudin Noor

    Banjarbaru-Dukungan TNI Angkatan Udara dalam penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan Selatan terus bergerak. Pesawat Hercules TNI Angkatan Udara A-1328 kembali mendarat di Apron

  • Minggu, 06 Sep 2026 08:52

    Pelatihan Public Speaking IKWI Riau Dorong Perempuan Berani Tampil dan Ubah Mindset

    Pekanbaru-Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Riau menggelar pelatihan public speaking bertema “Berani Tampil dan Menginspirasi” di Sekretariat PWI Riau, Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru, Sabt

  • Sabtu, 05 Sep 2026 21:23

    Pemko Pekanbaru Benahi Akses Jalan Limbungan, Anggota DPRD Beri Apresiasi

    PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mulai membenahi akses Jalan Limbungan di kawasan Rumbai. Langkah pengerjaan jalan ini mendapat respons positif dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah

  • Sabtu, 05 Sep 2026 21:21

    Amukan Api Kemarau Hanguskan Enam Rumah Kayu di Tanjung Leban Rokan Hilir

    BAGANSIAPIAPI " Pagi yang tenang di Kepenghuluan Tanjung Leban, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir mendadak berubah menjadi kepanikan. Gumpalan asap tebal membumbung tinggi menyusul kobaran api y

  • Sabtu, 05 Sep 2026 21:16

    Polemik Pengelolaan Pasar Kodim, Pedagang Tagih Keterbukaan Pemkot Pekanbaru

    PEKANBARU - Puluhan tahun menggantungkan hidup di Pasar Kodim, para pedagang kini dihadapkan pada ketidakpastian nasib. Di tengah minimnya perbaikan fasilitas, mereka dibebani biaya perpanjangan kios,

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki