Ilustrasi: (Foto: Okezone)
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli menyebutkan, ada mafia dalam transaksi listrik pulsa atau pra bayar. Rizal menuturkan, adanya pemakaian listrik pra bayar dikarenakan adanya pemain-pemain monopoli pada masa lalu di PT PLN (Persero).
"Di zaman dulu sampai sekarang rakyat itu diwajibkan pakai pulsa. Karena ada yang main monopoli di PLN masa lalu. Itu kejam sekali," kata Rizal di Kantornya, Jakarta, Senin (7/9/2015).
Rizal menuturkan, sampai saat ini masih banyak laporan dari para masyarakat, terutama masyarakat miskin yang membeli saldo listrik pra bayar atau pulsa listrik sebesar Rp100.000 namun hanya mendapatkan kuota pulsa sekira Rp73.000.
"Karena ada yang masih belajar jam delapan malam tiba-tiba listiknya mati, ini mungkin tersedot provider pulsa, atau provider pulsa itu setengah mafia," tambahnya.


economy-read-1209739
Pramono: Jokowi Tak Pernah Targetkan Program Listrik 35 Ribu Mw economy-read-1209739
economy-read-1209739
Seskab: Banyak Pejabat PLN Trauma Bangun Pembangkit Listrik economy-read-1209739
economy-read-1209739
Tak Bahas Listrik, Ini Hasil Pembicaraan Jokowi dengan Rizal Ramli economy-read-1209739
economy-read-1209739
Jokowi Panggil Rizal Ramli Terkait Revisi Proyek 35 Ribu Mw? economy-read-1209739
economy-read-1209739
Kenapa Harga Premium Tidak Turun di September? economy-read-1209739
economy-read-1209739
Pemegang Konsesi Pembangkit Listrik Siap-Siap Dicabut PLN economy-read-1209739
economy-read-1209739
Rizal Ramli: Pulsa Listrik Rp100 Ribu, Harusnya Dapat Rp95 Ribu economy-read-1209739
economy-read-1209739
Masyarakat Harus Bisa Pilih Listrik Prabayar atau Pascabayar! economy-read-1209739
economy-read-1209739
economy-read-1209739
economy-read-1209739
economy-read-1209739
economy-read-1209739
economy-read-1209739
Senin, 07 September 2015 19:32 WIB
Senin, 07 September 2015 19:27 WIB
Senin, 07 September 2015 19:26 WIB
Senin, 07 September 2015 19:22 WIB
Senin, 07 September 2015 19:20 WIB© 2007 - 2015 okezone.com, All Rights Reserved