Senin, 27 Apr 2026
  • Home
  • Advertorial
  • Bupati Rohul: Pancasila Adalah Anugrah Yang Tiada Tara Dari Tuhan Yang Maha Esa

ADVETORIAL

Bupati Rohul: Pancasila Adalah Anugrah Yang Tiada Tara Dari Tuhan Yang Maha Esa

Laporan : Fahrin Waruwu
Sabtu, 01 Jun 2019 16:04
Foto memperingati hari Lahir Pancasila yang ke 74 oleh Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, Bupati H.Sukiman selaku Inspektur Upacara.
ROKANHULU - Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau, memperingati hari Lahir Pancasila yang ke 74 yang juga dilaksanakan di seluruh Republik Indonesia Sabtu (1/6/2019) pagi ditandai dengan menaikkan bendera, pembacaan teks Pancasila, Sumpah Pemuda dan Undang-undang Dasar 1945.

Acara tersebut melalui Apel seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Daerah Itu di halaman Kantor Bupati Rokan Hulu komplek bina praja setempat. Bupati H.Sukiman sebagai inspektur Upacara dihadiri Sekeretaris Daerah H.Abdul Haris S.Sos,M.Si, Kapolres AKBP Muhamad Hasyim Risahondua SIK, M.Si, KPLP Lapas Kelas II B Pasir Pengaraian, para Danramil, Asisten Staf Ahli, Kabag, Kepala Dinas, Badan dan Kantor Pemda setempat.

Terlihat peserta upacara ada personil TNI-POLRI, Satpol PP dan Damkar, dengan mengenakan seragam masing-masing, tampak ASN dan honorer juga mengenakan pakaian korpri dan pakaian dinas honorer, ada juga stanbay mobil ambulance sebagai sarana kesehatan.

Usai upacara tersebut melalui wawancaranya Bupati H.Sukiman mengatakan, bahwa Pancasila adalah sebagai dasar Nagara, ideologi negara, dan pandangan hidup bangsa yang digali oleh para pendiri bangsa saat membentuk kemerdekaan Indonesia saat itu.

"Pancasila adalah anugrah yang tiada tara dari Tuhan Yang Maha Esa buat bangsa Indonesia. Walaupun kita sebagai bangsa berbeda-beda baik' ras, ednis, suku, bahasa dan agama, namun dari berbagai perbedaan itu lahirlah dasar negara kita yaitu Pancasila, yang kita Peringati hari kelahiran nya saat ini," kata Bupati Rokan Hulu mantan prajurit TNI tersebut.

Tak hanya itu, Pancasila sebagai suatu keyakinan dan pendirian yang asasi harus terus diperjuangkan. Keberagaman kondisi geografis, flora, fauna hingga aspek antropologis dan sosiologis masyarakat hanya dapat dirajut dalam bingkai kebangsaan yang inklusif. Bhineka Tunggal Ika.

"Proses internalisasi inilah sehingga pancasila harus dilakukan dan diperjuangkan secara terus menerus agar pancasila harus tertanam dalam hati yang suci dan diamalkan dalam kebidupan kita masyarakat Indonesia sehari-hari," tambahnya.

Sebelumnya juga  Bupati Sukiman  membacakan amanat Plt Kepala BPIP pada Upacara Peringatan Hari Kelahiran Pancasila harus terus diperingati dan generasi penerus harus paham makna Pancasila sebagai dasar negara yang sah.

"Tujuan memperingati di setiap tanggal 1 bulan Juni, agar generasi penerus bangsa ini memahami tentang perlunya Pancasila itu dihafal dimengerti dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari dengan Pancasila tertuang bahwa Indonesia ini beraneka ragam suku bangsa ras golongan di Sabang sampai Merauke cuman itu berbeda-beda tetapi tetap satu di bawah bhinneka tunggal Ika tetapi tetap satu kehidupan berbangsa dan bernegara," tuturnya. (Fah/Adv/Pemkab Rohul)
Advertorial
Berita Terkait
  • Minggu, 26 Apr 2026 21:37

    Viral! Pria Ini Naik Gunung Andong Bawa Sound System, Netizen: Emang Boleh?

    JAKARTA - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pendaki membawa sound system berukuran besar saat mendaki gunung. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:34

    Mitos atau Fakta: Pakai Tas Selempang Berat Bikin Tulang Belakang Melengkung ke Samping?

    BANYAK orang mengira memakai tas selempang berat hanyalah kebiasaan sepele. Padahal dalam jangka panjang, tas selempang berat bisa berdampak pada postur tubuh.Salah satu isu yang s

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:32

    Kenapa Vaksin Meningitis Wajib Sebelum Haji dan Umrah? Ini Penjelasannya

    JAKARTA â€" Calon jemaah haji dan umrah diwajibkan menjalani vaksinasi meningitis sebelum berangkat ke Arab Saudi. Kebijakan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai langkah pencegahan

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:30

    AS Akan Kembali Berlakukan Eksekusi Mati dengan Regu Tembak dan Kamar Gas

    JAKARTA â€" Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) pada Jumat (24/4/2026) menyatakan bahwa negara itu akan kembali menerapkan regu tembak, hukuman mati dengan sengatan listrik, dan asfiksia ga

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:27

    Tampang Pelaku Penembakan di Acara Gedung Putih hingga Sebabkan Trump Dievakuasi

    WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pelaku penembakan saat makan malam koresponden Gedung Putih, Sabtu (25/4/2026), sudah ditangkap. Saat kejadian, T

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.