Anak Usaha Pertamina Salurkan 100% Gas untuk Domestik
Sabtu, 24 Okt 2015 16:45
JAKARTA - PT Pertamina EP salurkan 100 persen produksi gas untuk kebutuhan domestik di bidang listrik, pupuk dan industri. Hal ini sebagai wujud komitmen Pertamina EP penuhi gas bumi untuk dalam negeri.
Public Relation Manager Pertamina EP, Muhammad Baron mengungkapkan, saat ini produksi gas sebesar 1.025,47 MMSCFD dimana sebanyak 91,68 persen atau sekitar 940.17 MMSCFD disalurkan kepada perusahaan BUMN yang bergerak di bidang–bidang yang sesuai prioritas alokasi gas seperti PT PLN (Persero) untuk pemenuhan kebutuhan listrik, pupuk Sriwijaya dan pupuk Kujang untuk pemenuhan pupuk dan PT PGN (Persero) untuk pemenuhan kebutuhan industri.
"Dan dari jumlah yang disalurkan tersebut sepenuhnya untuk pemenuhan kebutuhan domestik" ujar Baron dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (24/10/2015).
Sementara itu, terkait penjualan gas Pertamina EP kepada perusahaan trader swasta relatif kecil dan hal tersebut dipengaruhi segi keekonomian suatu wilayah. Sementara itu, penjualan gas terhadap perusahaan trader swasta tersebut dilakukan sesuai dengan aturan berlaku yang dikeluarkan oleh pemerintah.
"Jadi pola bisnis gas yang dilakukan oleh Pertamina EP adalah sesuai dengan aturan yang diterbitkan oleh pemerintah untuk lingkup kegiatan usaha hulu migas" jelas Baron.
Selain untuk memenuhi komitmen alokasi yang telah ditetapkan pemerintah, Pertamina EP juga memberikan kontribusi kepada proses pemasangan jaringan gas rumah tangga yang juga menjadi program unggulan Pemerintah melalui Kementerian ESDM dalam pengembangan industri gas nasional.
Tercatat, sampai dengan tahun 2014, jaringan gas kota yang telah terbangun di seluruh Indonesia tercatat mencapai 89.464 sambungan rumah (SR). Sebelumnya data yang ada menyebutkan jumlah jaringan gas kota yang terbangun sejak periode 2009-2013 adalah sebanyak 72.511 SR.
Pada tahun 2014, jumlah jaringan gas kota yang terbangun tercatat mencapai 16.953 SR. Jaringan gas kota yang selesai dibangun pada tahun 2014 tersebut terdistribusi di sejumlah wilayah diantaranya Kabupaten Bekasi 3.949 SR, Kabupaten Bulungan 3.300 SR, Kabupaten Lhokseumawe 3.997 SR, Kota Sidoarjo (Lanjutan) 1.707 SR, dan Kota Semarang 4.000 SR.
Sumber gas untuk jaringan gas rumah tangga yang dibangun pada tahun 2014 tersebut berasal dari gas yang diproduksikan salah satunya oleh Pertamina EP.
"Kami komitmen untuk mendukung program pemerintah terkait konsumsi gas domestik, untuk itu kami juga mengharapkan dukungan dari seluruh pihak agar operasi kami dapat berjalan lancer dan kebutuhan negara akan migas dapat terpenuhi," pungkas Baron.
(okezone.com) Ekbis
Secara Musyawarah dan Mufakat, Zulfadli Pimpin PWI Rohil
BAGANSIAPIAPI - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir resmi menggelar Konferensi ke VIII pada Rabu (29/4) pagi di Bagansiapiapi. Acara berlangsung di Aula Kantor Dinas Pe
Dibuka Sekretaris Dinas Kominfo Rohil, PWI Rokan Hilir Gelar Konferensi ke VIII
Rokan Hilir - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir menggelar Konferensi ke VII, Rabu (29/4/2026) pagi. Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Dinas Kominfo Zuliandra itu dilaksa
Perjalanan KRL Dibatasi Sampai Stasiun Bekasi Pasca-Kecelakaan
JAKARTA - Proses pemulihan jalur kereta di lintas Bekasiâ€"Cikarang masih terus dilakukan usai terjadinya tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL yang terjadi pada Senin, 27 April 2026.
Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi Bertambah Jadi 16 Orang
JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebutkan korban meninggal dunia akibat kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek jarak jauh di Bekasi Timur bertambah menjadi 16 o
Penerima Bansos Gabung Kopdes Merah Putih Bebas Iuran
JAKARTA - Penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Sembako bergabung dalam Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hal ini dilakukan setelah Kementerian Sosial (Ke