Kamis, 30 Apr 2026
  • Home
  • Ekbis
  • BI: Rupiah Rp13.900 karena Buruknya Data Ekonomi AS

BI: Rupiah Rp13.900 karena Buruknya Data Ekonomi AS

Rabu, 07 Okt 2015 14:33
Ilustrasi: Okezone
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyebutkan penguatan nilai tukar Rupiah yang terjadi beberapa hari ini lantaran buruknya indikator ekonomi AS.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara mengatakan, indikator ekonomi AS di bawah ekspektasi investor. Sehingga investor yang tadinya akan masuk ke AS memilih kembali masuk ke emerging market.

Menurut Tirta, dengan buruknya indikator ekonomi AS, suku bunga The Fed diperkirakan belum berubah hingga akhir tahun. Hal ini membuat investor lebih memilih kembali masuk ke emerging market.

"Kalau AS belum siap suku bunga naik, Fed naik diperkirakan tahun depan, aliran dana yang tadinya mau ke AS masuk ke negara emerging market," paparnya di iBCM, Rabu (7/10/2015).

Selain itu, Tirta mengatakan, penguatan nilai tukar juga dipengaruhi faktor domestik. Antara lain dengan adanya paket kebijakan yang dikeluarkan BI dan Pemerintah.

"Faktor domestik, BI dan Pemerintah keluarkan kebijakan memperkuat supply valas, BI juga melakukan pendalaman pasar dan menciptakan berbagai instrumen," imbuhnya.

(okezone.com)
Ekbis
Berita Terkait
  • Rabu, 29 Apr 2026 17:02

    Secara Musyawarah dan Mufakat, Zulfadli Pimpin PWI Rohil

    BAGANSIAPIAPI - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir resmi menggelar Konferensi ke VIII pada Rabu (29/4) pagi di Bagansiapiapi.  Acara berlangsung di Aula Kantor Dinas Pe

  • Rabu, 29 Apr 2026 17:01

    Dibuka Sekretaris Dinas Kominfo Rohil, PWI Rokan Hilir Gelar Konferensi ke VIII

    Rokan Hilir - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir menggelar Konferensi ke VII, Rabu (29/4/2026) pagi. Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Dinas Kominfo Zuliandra itu dilaksa

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:59

    Perjalanan KRL Dibatasi Sampai Stasiun Bekasi Pasca-Kecelakaan

    JAKARTA - Proses pemulihan jalur kereta di lintas Bekasiā€"Cikarang masih terus dilakukan usai terjadinya tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL yang terjadi pada Senin, 27 April 2026.

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:57

    Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi Bertambah Jadi 16 Orang

    JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebutkan korban meninggal dunia akibat kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek jarak jauh di Bekasi Timur bertambah menjadi 16 o

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:38

    Penerima Bansos Gabung Kopdes Merah Putih Bebas Iuran

    JAKARTA - Penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Sembako bergabung dalam Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hal ini dilakukan setelah Kementerian Sosial (Ke

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.