Kamis, 30 Apr 2026
  • Home
  • Ekbis
  • BPS Catat Jumlah Penduduk Miskin Turun 210.000 Orang

Ekonomi,

BPS Catat Jumlah Penduduk Miskin Turun 210.000 Orang

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 25 Jul 2025 11:53
Berita satu.com
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase penduduk miskin pada Maret 2025 turun 0,10% jika dibandingkan September 2024. Sementara jika dibandingkan Maret 2024 tercatat turun 0,56% menjadi 8,47%.  

“Jumlah penduduk miskin di Indonesia (pada Maret 2025) sebanyak 23,85 juta orang atau turun 210.000 orang dibandingkan dengan kondisi September 2024,” kata Deputi Bidang Statistik Sosial BPS Ateng Hartono di Jakarta, Jumat (25/7/2025).

Berdasarkan wilayah, pada Maret 2025, tingkat kemiskinan perkotaan sebesar 6,73%, sedangkan kemiskinan pedesaan sebesar 11,03%. “Jadi desa lebih banyak yang miskinnya jika dibandingkan dengan perkotaan terhadap total penduduk masing-masing wilayahnya,” kata Ateng.

Persentase kemiskinan di pedesaan pada Maret 2025 mengalami penurunan, 0,31% poin jika dibandingkan dengan September 2024 yang sebesar 11,34%.

Di sisi lain, persentase penduduk miskin di perkotaan pada Maret 2025 mengalami peningkatan sekitar 0,07% poin jika dibandingkan dengan September 2024 yang mencapai sebesar 6,66%.

Berdasarkan pulau, jumlah penduduk miskin masih terkonsentrasi di Pulau Jawa, yaitu sebanyak 12,56 juta penduduk miskin berada di Pulau Jawa. Jumlah tersebut berkontribusi sekitar 52,66% terhadap total jumlah penduduk miskin nasional.

Adapun jumlah penduduk miskin paling sedikit berada di Kalimantan, yaitu 0,89 juta orang atau sekitar 3,75% dari total penduduk miskin nasional. Jika dibandingkan antara Maret 2025 dengan September 2024, hampir seluruh pulau mengalami penurunan jumlah dan persentase penduduk miskinnya.

“Penurunan paling besar terjadi di Bali dan Nusa Tenggara, yaitu pada Maret 2025 menurun 0,22% poin dibandingkan dengan September 2024. Kecuali di Maluku dan Papua yang persentase dan jumlah kemiskinannya mengalami peningkatan,” kata Ateng.

Terkait perkembangan tingkat kedalaman dan keparahan kemiskinan, Ateng mengatakan secara umum indeks kedalaman kemiskinan (P1). Sementara indeks keparahan kemiskinan (P2) mengalami penurunan dibandingkan dengan September 2024.

Pada Maret 2025, P1 sebesar 1,365 atau meningkat dibandingkan September 2024 yang sebesar 1,364 dan menurun dibandingkan Maret 2024 yang sebesar 1,461. Sementara itu, P2 pada Maret 2025 sebesar 0,319 atau turun dibandingkan September 2024 yang sebesar 0,322 dan Maret 2024 yang sebesar 0,347

Apabila dibandingkan berdasarkan daerah, nilai P2 dan P2 perdesaan lebih tinggi daripada perkotaan. Pada Maret 2025, nilai P1 untuk perkotaan sebesar 1,061. Sedangkan di perdesaan lebih tinggi, yaitu mencapai 1,811. Demikian pula untuk nilai P2, di perkotaan nilainya sebesar 0,245 sedangkan di perdesaan lebih tinggi, yaitu mencapai 0,427.

Profil kemiskinan Maret 2025 dihitung berdasarkan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2025, yang pendataannya khusus dilakukan pada Februari 2025. Hal itu disebabkan pada Maret lalu bertepatan dengan Ramadhan, yang tentunya mempengaruhi pola konsumsi rumah tangga.

Jumlah sampel Susenas Maret 2025 sebanyak 345 ribu rumah tangga yang tersebar di 38 provinsi 514 kabupaten/kota.***(Berita Satu.com)

Sumber: Berita satu.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Rabu, 29 Apr 2026 17:02

    Secara Musyawarah dan Mufakat, Zulfadli Pimpin PWI Rohil

    BAGANSIAPIAPI - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir resmi menggelar Konferensi ke VIII pada Rabu (29/4) pagi di Bagansiapiapi.  Acara berlangsung di Aula Kantor Dinas Pe

  • Rabu, 29 Apr 2026 17:01

    Dibuka Sekretaris Dinas Kominfo Rohil, PWI Rokan Hilir Gelar Konferensi ke VIII

    Rokan Hilir - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir menggelar Konferensi ke VII, Rabu (29/4/2026) pagi. Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Dinas Kominfo Zuliandra itu dilaksa

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:59

    Perjalanan KRL Dibatasi Sampai Stasiun Bekasi Pasca-Kecelakaan

    JAKARTA - Proses pemulihan jalur kereta di lintas Bekasi"Cikarang masih terus dilakukan usai terjadinya tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL yang terjadi pada Senin, 27 April 2026.

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:57

    Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi Bertambah Jadi 16 Orang

    JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebutkan korban meninggal dunia akibat kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek jarak jauh di Bekasi Timur bertambah menjadi 16 o

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:38

    Penerima Bansos Gabung Kopdes Merah Putih Bebas Iuran

    JAKARTA - Penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Sembako bergabung dalam Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hal ini dilakukan setelah Kementerian Sosial (Ke

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.