Rabu, 29 Apr 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Bulog: Kami Selalu Disalahkan soal Impor Beras

Bulog: Kami Selalu Disalahkan soal Impor Beras

Senin, 28 Des 2015 16:13
Ilustrasi: Okezone

JAKARTA - Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog) mengaku selalu disalahkan oleh masyarakat ketika melakukan impor beras. Padahal, pemerintah yang memutuskan impor dan Bulog hanya ditugasi untuk menyimpan dan mendistribusikannya.

"Saat Bulog mengimpor beras semua geger. Semua salahkan Bulog," tegas Direktur Bulog Wahyu, Jakarta, Senin (28/12/2015).

Wahyu menambahkan, dalam mekanisme impor ada regulasi yang mengatur. Pemerintah pun memang telah mengatur impor beras.

"Tapi lembaga yang mengatur tidak ada. Padahal Bulog itu tugasnya sebagai stabilisator harga dan pasokan pangan (beras)," sambungnya.

Sekedar informasi, pemerintah sudah mengimpor beras dari Vietnam dan Thailand untuk memenuhi kebutuhan nasional pada 2016. Namun, Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengklaim, impor ini sebagai cadangan dan hanya akan dikeluarkan ke masyarakat jika memang kebutuhan sudah sangat mendesak.

(okezone.com)
Ekbis
Berita Terkait
  • Rabu, 29 Apr 2026 12:59

    Perjalanan KRL Dibatasi Sampai Stasiun Bekasi Pasca-Kecelakaan

    JAKARTA - Proses pemulihan jalur kereta di lintas Bekasiā€"Cikarang masih terus dilakukan usai terjadinya tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL yang terjadi pada Senin, 27 April 2026.

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:57

    Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi Bertambah Jadi 16 Orang

    JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebutkan korban meninggal dunia akibat kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek jarak jauh di Bekasi Timur bertambah menjadi 16 o

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:38

    Penerima Bansos Gabung Kopdes Merah Putih Bebas Iuran

    JAKARTA - Penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Sembako bergabung dalam Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hal ini dilakukan setelah Kementerian Sosial (Ke

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:29

    Setoran Pajak Digital RI Capai RP50,51 Triliun di Kuartal I-2026

    JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mencatat penerimaan dari sektor usaha ekonomi digital sebesar Rp50,51 triliun di kuartal pertama (Q1) 2026 hingga 31 Maret 2026

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:27

    Resmikan 13 Proyek Hilirisasi Senilai Rp116 Triliun, Prabowo: Bersejarah dan Sangat Membanggakan

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meresmikan 13 proyek hilirisasi nasional tahap II senilai Rp116 triliun di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026). Prabowo menegaskan bahwa peresmian

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.