Drama Dana PMN BUMN Gagal Masuk APBN 2016
Senin, 02 Nov 2015 10:11
Salah satu hal yang ditentang keras oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) adalah usulan Menteri BUMN Rini Soemarno mengenai anggaran Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp40-an triliun untuk 28 BUMN di 2016. (Harga dapat berubah-ubah).
Usulan PMN ini telah disampaikan Rini kepada Kementerian Keuangan melalui surat tanggal 20 Agustus 2015. BUMN yang akan mendapat PMN terbesar di 2016 adalah PLN, yang diusulkan mendapatkan Rp10 triliun.
Dalam rapat kerja dengan Komisi VI 20 Agustus 2015, Rini menjelaskan, BUMN lain yang juga akan menerima PMN di antaranya adalah Askrindo dan Jamkrindo. PMN untuk kedua BUMN itu akan digunakan untuk meningkatkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Selain itu, PT Krakatau Steel Tbk juga akan diberi PMN, sebab industri baja merupakan industri dasar yang strategis. Namun sayangnya, hingga postur APBN 2016 diketuk palu Pimpinan Sidang Taufik Kurniawan pada Jumat, 30 Oktober 2015, anggaran PMN tetap ditolak Parlemen.
Taufik menyatakan, untuk masalah anggaran PMN akan dikembalikan kepada komisi terkait yang akan dibahas dalam APBN Perubahan mendatang. Selang satu hari disahkan APBN 2016, komentar pedas mengenai dana PMN terus bergulir.
Anggota Komisi XI DPR RI Perjuangan Hendrawan Supratikno meminta Presiden Jokowi mengevaluasi kinerja Menteri BUMN Rini Soemarno. Menurutnya Rini layak dicopot dari jabatannya sebagai menteri, lantaran meminta anggaran yang tidak pantas.
"Pikir dong pakai teori ekonomi, bangun sinergitas. Kalau seperti ini enggak benar. Sebelum penyakit berulang lagi, baiknya di-stop," kata dia dalam diskusi Polemik yang digelar oleh Sindo Trijaya di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu 31 Oktober.
Menurut Politisi Partai Pemerintah alias PDIP ini, pengajuan PMN kepada BUMN patut dipertanyakan. Pasalnya, selain dicurigai hanya untuk menutupi kerugian BUMN, pengajuan PMN yang dilakukan oleh Menteri BUMN Rini Soemarno dianggap asal-asalan.
"Laporannya cuma lima lembar. Kalau dibandingkan sama laporan kami di Dapil, lebih bagus kami. Pengelolaan kayak bukan milik negara tapi badan usaha milik nenek moyang," cetus Hendra
Untuk diketahui, tanpa anggaran PMN, Berikut rinciannya UU APBN 2016:
I. Asumsi Makro
Pertumbuhan ekonomi 5,3 persen
Inflasi 4,7 persen
Kurs Rp13.900 per USD
SPN 3 bulan 5,5 persen
ICP (Indonesia Crude Price) USD 50 per barel
Lifting Minyak 830.000 barel per hari
Gas 1,15 juta barel setara minyak
II. Target Pembangunan
Kemiskinan 9-10 persen
Gini rasio 0,39
Indeks pembangunan manusia 70,1
TPT (Tingkat Pengangguran Terbuka) diharapkan turun 5,2-5,5 persen.
III. Postur Anggaran
1. Pendapatan negara Rp1.822,5 triliun
a. Penerimaan perpajakan Rp1.546,7 triliun, terdiri dari:
Pendapatan pajak dalam negeri Rp1.506,5 triliun
Pendapatan pajak perdagangan internasional Rp40,1 triliun
b. Penerimaan negara bukan pajak Rp273,8 triliun, terdiri dari:
Penerimaan SDA Rp124,8 triliun
Pendapatan Laba BUMN Rp34,1 triliun
PNBP lainnya Rp79,4 triliun
Pendapatan BLU Rp35,3 triliun
c. Penerimaan hibah Rp2 triliun
2. Belanja Negara Rp2.095,7 triliun
a. Belanja pemerintah pusat Rp1.325,6 triliun, teridir dari:
Belanja Kementerian Lembaga Rp784,1 triliun
Belanja Non Kementerian Lembaga Rp541,4 triliun (subsidi energi Rp102,1 triliun)
b. Transfer ke Daerah dan Dana Desa Rp770,2 triliun.
3. Pembiayaan anggaran Rp273,2 triliun (2,15 persen).
Perjalanan KRL Dibatasi Sampai Stasiun Bekasi Pasca-Kecelakaan
JAKARTA - Proses pemulihan jalur kereta di lintas Bekasiā"Cikarang masih terus dilakukan usai terjadinya tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL yang terjadi pada Senin, 27 April 2026.
Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi Bertambah Jadi 16 Orang
JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebutkan korban meninggal dunia akibat kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek jarak jauh di Bekasi Timur bertambah menjadi 16 o
Penerima Bansos Gabung Kopdes Merah Putih Bebas Iuran
JAKARTA - Penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Sembako bergabung dalam Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hal ini dilakukan setelah Kementerian Sosial (Ke
Setoran Pajak Digital RI Capai RP50,51 Triliun di Kuartal I-2026
JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mencatat penerimaan dari sektor usaha ekonomi digital sebesar Rp50,51 triliun di kuartal pertama (Q1) 2026 hingga 31 Maret 2026
Resmikan 13 Proyek Hilirisasi Senilai Rp116 Triliun, Prabowo: Bersejarah dan Sangat Membanggakan
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meresmikan 13 proyek hilirisasi nasional tahap II senilai Rp116 triliun di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026). Prabowo menegaskan bahwa peresmian