Kamis, 25 Jun 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Ekonom Dukung Anggaran Rp 268 T Makan Bergizi Gratis pada APBN 2026

Ekonomi,

Ekonom Dukung Anggaran Rp 268 T Makan Bergizi Gratis pada APBN 2026

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 18 Agu 2025 15:46
Berita satu.com
Ekonom senior dan associate faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Ryan Kiryanto menilai, alokasi anggaran untuk keperluan kementerian/lembaga pada postur Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026, disebut cukup tepat.

Menurut Ryan, alokasi yang ditetapkan pada APBN tahun depan, disebut positif jika dilihat dari sisi kepentingan rakyat.

Salah satu yang jadi perhatian adalah pada APBN 2026, yakni alokasi anggaran untuk Badan Gizi Nasional (BGN) dipatok sebesar Rp 268 triliun. Anggaran ini akan digunakan menyukseskan program makan bergizi gratis (MBG).

"Kementerian dan lembaga yang menyerap budget fiskal 2026, itu betul-betul syarat dengan kepentingan rakyat. Makanya tema besar yang disampaikan adalah ini semua untuk kesejahteraan rakyat," ungkap Ryan dalam bincang Investor Daily Special, Senin (18/8/2025).

Dirinya melanjutkan, APBN 2026 sangat mengakomodasi salah satu visi utama dari Presiden Prabowo Subianto, yaitu meningkatkan kesejahteraan dalam konteks program MBG untuk anak sekolah, ibu hamil, dan lainnya.

Pada paparan RAPBN 2026, terlihat semangat yang sangat kuat bahwa postur tersebut didesain sedemikian rupa untuk menopang perekonomian nasional. Tujuan akhirnya adalah meningkatkan level kesejahteraan rakyat Indonesia.

Ryan mengungkapkan, hal tersebut tentu sejalan dengan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 Pasal 33 yang mengatur tentang perekonomian nasional dan kesejahteraan rakyat. Pasal tersebut menekankan perekonomian disusun sebagai usaha untuk kemakmuran rakyat.

"Diksi mengenai kesejahteraan rakyat itu terulang kali disampaikan oleh Bapak Presiden dengan merujuk kepada Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 kita," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menjaga kesehatan fiskal negara dengan mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) secara efisien, transparan, dan tepat sasaran.

Penegasan tersebut disampaikan dalam pidato kenegaraan penyampaian Rancangan Undang-Undang APBN 2026 beserta Nota Keuangan pada Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR RI Tahun Sidang 2025"2026 di Gedung Nusantara, Jakarta, pada Jumat (15/8/2025).

Dalam paparannya, Prabowo mengungkapkan bahwa arsitektur APBN 2026 dirancang dengan Belanja Negara sebesar Rp 3.786,5 triliun, Pendapatan Negara Rp 3.147,7 triliun dan defisit Rp 638,8 triliun atau 2,48% terhadap PDB.

“Pemerintah yang saya pimpin berjanji di hadapan majelis ini kami akan terus melaksanakan efisiensi sehingga defisit ini kita ingin tekankan sekecil mungkin,” tegas Prabowo.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Kamis, 25 Jun 2026 16:48

    Krisis Energi dan Ekonomi Bayang-Bayangi Israel dalam Dua Dekade Mendatang

    Pengawas Negara Israel, Matanyahu Englman, memperingatkan bahwa Israel berisiko kehilangan kemandirian energi dalam dua dekade ke depan.Jika tingkat konsumsi saat ini terus berlanjut, negara itu kemun

  • Kamis, 25 Jun 2026 16:14

    Soal Pengangkatan Tenaga Ahli oleh Kepala Daerah, Ini Kata Prof Djohermansyah

    PEKANBARU-Pakar Otonomi Daerah Prof Djohermansyah Djohan menilai pengangkatan tenaga ahli oleh kepala daerah merupakan hal yang lumrah. Hal itu juga menjadi kewenangan kepala daerah dalam menjalankan

  • Kamis, 25 Jun 2026 16:12

    Prabowo Respons Kritik Makan Bergizi Gratis Minta Penolak Turun Langsung Jumpai Masyarakat

    JAKARTA - Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam acara Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, Rabu (24/6/2026) diwarnai aksi antusias peserta yang membentangkan spanduk

  • Kamis, 25 Jun 2026 15:14

    Dramatis, Damkar dan Tim Medis di Makassar Bersinergi Lepaskan Mesin Penggiling dari Tangan Pasie

    Tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuang Baji Makassar melibatkan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar dalam proses penanganan seorang pasien berini

  • Kamis, 25 Jun 2026 15:13

    KPK Lelang Barang Rampasan Kasus Taspen dan Kemnaker, Ini Waktunya

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melelang barang rampasan dari perkara PT Taspen dan K3 Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) pada Hari Anti Korupsi Se-Dunia.Direktur Pelacakan Aset, Pengelola

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.