Sabtu, 08 Agu 2026
Ekbis
Geliatkan Ekonomi Lokal, Pemkot Pekanbaru Dorong Pameran SIEXPO Digelar Dua Kali Setahun
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 08 Agu 2026 08:49
PEKANBARU-Penyelenggaraan Sawit Indonesia Expo and Conference (SIEXPO) 2026 yang berlangsung di SKA Co-Ex dinilai memberikan dorongan signifikan terhadap perputaran ekonomi lokal. Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho mengapresiasi pameran industri kelapa sawit terbesar di Indonesia tersebut karena terbukti mampu menghidupkan sektor perhotelan, pusat perbelanjaan, hingga pergerakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Jumat (7/8/2026).
Dampak Nyata bagi Pelaku Usaha Lokal
Usai meninjau pameran yang telah memasuki tahun keempat ini, Agung menyebutkan bahwa ajang berskala nasional tersebut sukses menarik minat ribuan peserta dan pengunjung dari berbagai daerah. Kehadiran para tamu dari luar daerah secara langsung menggerakkan roda perekonomian Kota Pekanbaru.
"SIEXPO memiliki daya tarik yang sangat besar. Pesertanya datang tidak hanya dari Riau, tetapi juga dari Bangka Belitung, Papua, Kalimantan, dan berbagai daerah lainnya. Ini tentu memberikan dampak positif bagi perekonomian Kota Pekanbaru," paparnya.
Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada pihak panitia yang menyediakan stan gratis bagi para pelaku UMKM lokal. Kebijakan tersebut membuka peluang strategis bagi pengusaha Pekanbaru untuk mempromosikan produk unggulan mereka langsung kepada ribuan pengunjung selama pameran berlangsung.
Dorong Pelaksanaan Enam Bulan Sekali
Melihat tingginya perputaran uang dan besarnya manfaat ekonomi yang dihasilkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru mendorong agar kegiatan serupa dapat diselenggarakan dengan frekuensi yang lebih rapat.
"Kami berharap SIEXPO tidak hanya digelar setahun sekali. Kalau memungkinkan, enam bulan sekali. Karena manfaat ekonominya sangat besar bagi Pekanbaru," harapnya.
Lebih lanjut, Agung memaparkan bahwa pameran ini sekaligus berfungsi sebagai medium edukasi publik yang efektif. Ia menilai pemahaman masyarakat mengenai industri kelapa sawit perlu diperluas, mengingat komoditas ini tidak sekadar menghasilkan minyak goreng, melainkan juga menjadi bahan baku bagi berbagai produk pangan dan kebutuhan industri lainnya.
Riau sebagai Miniatur Sawit Indonesia
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Riau, Gulat Medali Emas Manurung memaparkan bahwa SIEXPO memadukan pameran kelapa sawit dengan seminar nasional yang membahas tren industri. Riau kembali didaulat sebagai lokasi penyelenggaraan mengingat posisinya sebagai sentra perkebunan sawit terluas di Tanah Air.
Tercatat, hamparan perkebunan kelapa sawit di Provinsi Riau saat ini mencapai sekitar 4,1 juta hektare. Luasan tersebut mencakup hampir 30 persen dari total luasan perkebunan sawit secara nasional yang menyentuh angka 16 juta hektare.
"Riau adalah miniatur Indonesia dalam sektor sawit. Karena itu, setiap peringatan Hari Jadi Provinsi Riau kami menghadirkan SIEXPO sebagai bentuk kontribusi bagi daerah,"(goriau)
Sumber: https://www.goriau.com/berita/baca/geliatkan-ekonomi-lokal-pemkot-pekanbaru-dorong-pameran-siexpo-digelar-dua-kali-setahun.html
komentar Pembaca