Ekonomi,
Gubri: Keberadaan PHR Belum Beri Multiplier Effect Pertumbuhan Ekonomi Riau
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 18 Okt 2025 10:26
Ia membandingkan kondisi saat ini dengan era pengelolaan blok migas oleh Chevron, di mana saat itu masih terdapat program pengembangan bisnis lokal atau local business development (LBD). Menurut Wahid, program semacam itu sudah tidak terlihat lagi sejak alih kelola ke Pertamina Hulu Rokan.
“Ketika Chevron masih mengelola, ada program LBD. Sekarang, di bawah PHR, itu tidak ada lagi. Artinya, ekonomi Riau tidak tumbuh, tidak ada efek berganda terhadap perekonomian secara signifikan,” kata Wahid.
Gubernur juga menyoroti transparansi dalam skema pembagian hasil migas, termasuk dalam Participating Interest (PI) 10 persen. Menurutnya, walaupun Riau mendapatkan porsi PI, kontribusinya belum terasa secara nyata.
“Ada komitmen PI 10 persen, tetapi kami hanya terima satu dolar. Alasannya karena PHR melakukan investasi. Tidak masalah ada investasi, tapi kami perlu tahu berapa besar investasi itu, berapa beban biaya, dan bagaimana laporan penjualannya,” ujarnya.
Wahid menilai, diperlukan perbaikan tata kelola secara menyeluruh agar pengelolaan sumber daya alam benar-benar memberikan manfaat ekonomi langsung bagi daerah penghasil, khususnya Riau(***)
Pemerintah Ungkap Rencana Ekspor Beras ke Malaysia-Filipina
Jakarta - Pemerintah akan memperluas pasar ekspor beras. Selain Arab Saudi, Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menyebut kini negara tetangga, seperti Malaysia hingga Papua Nugini dibidik seb
Perang AS-Iran Picu Kebijakan Ekstrem: Gaji Pejabat Dipotong, Pegawai WFH
Jakarta - Dampak perang Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran mulai terasa di sejumlah negara. Konflik tersebut mulai mengguncang perekonomian di berbagai negara hingga pemerintahnya harus men
Warga Tanam Pisang di Jalan Sibam, DPRD Minta Pembangunan Tak Hanya di Pusat Kota
PEKANBARU - Warga di Jalan Beringin Ujung, Kelurahan Sungai Sibam, Kecamatan Binawidya, menanam batang pisang di tengah jalan sebagai bentuk protes terhadap kondisi jalan yang belum tersentuh pembangu
Dituding Mafia Tanah, Eva Monalisa: Saya Hanya Juru Bayar dalam Pengadaan Tanah Tol Pekanbaru - Rengat
PEKANBARU - Polemik pengadaan tanah pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Rengat tidak hanya memunculkan protes masyarakat dan sorotan DPRD Kota Pekanbaru. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah Jal
Tanahnya Bukan Milik Developer, Ketua LPM Rumbai Barat Justru Jadi Tersangka
PEKANBARU - Persoalan saluran air selebar sekitar tiga meter di kawasan Perumahan Citra Palas Sejahtera, Kecamatan Rumbai Barat, menjadi salah satu isu yang mencuat dalam rapat kerja Komisi IV DPRD Ko