Selasa, 23 Jun 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Gubri: Keberadaan PHR Belum Beri Multiplier Effect Pertumbuhan Ekonomi Riau

Ekonomi,

Gubri: Keberadaan PHR Belum Beri Multiplier Effect Pertumbuhan Ekonomi Riau

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 18 Okt 2025 10:26
Pekanbaru-Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid menyatakan bahwa keberadaan Pertamina Hulu Rokan (PHR) belum memberikan multiplier effect yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Riau.

Pernyataan itu disampaikan Wahid dalam diskusi bersama pihak PHR dan SMK Migas pada Jumat (17/10/2025), di Jakarta, yang direkam dalam video berdurasi 2 menit 29 detik dan beredar di media sosial. Dalam forum tersebut, Gubernur menyoroti lemahnya dampak kegiatan hulu migas terhadap sektor riil dan kesejahteraan masyarakat Riau.

“Kami bersama PHR dan SMK Migas rapat dalam rangka perbaikan tata kelola industri migas, termasuk bagaimana kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi Riau, agar masyarakat dan sektor swasta turut merasakan dampaknya,” ujar Wahid.

Ia membandingkan kondisi saat ini dengan era pengelolaan blok migas oleh Chevron, di mana saat itu masih terdapat program pengembangan bisnis lokal atau local business development (LBD). Menurut Wahid, program semacam itu sudah tidak terlihat lagi sejak alih kelola ke Pertamina Hulu Rokan.

“Ketika Chevron masih mengelola, ada program LBD. Sekarang, di bawah PHR, itu tidak ada lagi. Artinya, ekonomi Riau tidak tumbuh, tidak ada efek berganda terhadap perekonomian secara signifikan,” kata Wahid.

Gubernur juga menyoroti transparansi dalam skema pembagian hasil migas, termasuk dalam Participating Interest (PI) 10 persen. Menurutnya, walaupun Riau mendapatkan porsi PI, kontribusinya belum terasa secara nyata.

“Ada komitmen PI 10 persen, tetapi kami hanya terima satu dolar. Alasannya karena PHR melakukan investasi. Tidak masalah ada investasi, tapi kami perlu tahu berapa besar investasi itu, berapa beban biaya, dan bagaimana laporan penjualannya,” ujarnya.

Wahid menilai, diperlukan perbaikan tata kelola secara menyeluruh agar pengelolaan sumber daya alam benar-benar memberikan manfaat ekonomi langsung bagi daerah penghasil, khususnya Riau(***)




Ekbis
Berita Terkait
  • Selasa, 23 Jun 2026 08:42

    Kepingan Fakta Gadis Bandung Disekap 3 Tahun

    Bandung - Seorang wanita berinisial YTR (29) di Kabupaten Bandung, Jabar, menjadi korban penyekapan dan penganiayaan, hingga mengalami luka berat. Kasus ini terungkap setelah keluarga menerima informa

  • Selasa, 23 Jun 2026 08:38

    Polisi Bongkar Bisnis Ganda Penambang Emas Ilegal di Kuansing, Jual Sabu untuk Tambah Penghasilan

    PEKANBARU - Seorang pria yang sehari-hari bekerja sebagai penambang emas ilegal di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, diamankan diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu.Pria beri

  • Selasa, 23 Jun 2026 08:35

    Ditinggal ke Bengkalis, Rumah Bantuan Milik Anak Yatim Piatu di Bungaraya Siak Rata dengan Tanah

    SIAK - Sebuah rumah kayu milik seorang anak yatim piatu yang tinggal sebatang kara di RT 02 RW 07, Dusun Mukti Jaya, Kampung Langsat Permai, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, ludes terbakar, Senin

  • Selasa, 23 Jun 2026 08:33

    Kejari Rohil Tetapkan Dua Tersangka Dugaan Korupsi TPP Guru PPPK, Uang Rp763 Juta Disita

    BAGANSIAPIAPI-Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hilir menetapkan dua orang tersangka berinisial MA dan Y dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Peg

  • Selasa, 23 Jun 2026 08:22

    Target 4.500 Peserta, Civitas Polbeng Serbu Cek Kesehatan Gratis

    BENGKALIS " Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) menggelar program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi seluruh civitas akademika mulai Senin (22/6/26) hingga Jumat (26/6/26). Kegiatan yang merupakan ti

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.