Rabu, 29 Apr 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Jelang Akhir Tahun, Harga dan Pasokan Sembako Aman

Jelang Akhir Tahun, Harga dan Pasokan Sembako Aman

Kamis, 24 Des 2015 16:56
Okezone
Ilustrasi

JAYAPURA - Antisipasi stok dan harga bahan pokok yang terus melonjak di sejumlah pasar tradisional di Kota Jayapura menjelang Natal 2015 dan Tahun Baru 2016, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Jayapura melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah pasar tradisional dan supermarket.

Dari hasil Sidak yang dipimpin langsung oleh ketua TPID Kota Jayapura Jean H. Rollo, diperoleh data kenaikan harga sembako di Kota Jayapura naik antara 1 persen - 2 persen.

"Kenaikan harga sembako masih wajar ya, antara satu sampai dua persen. Sedangkan untuk stok bahan pokok aman ya, dan tercukupi sampai satu bulan ke depan," ujar Rollo.

Dari hasil Sidak, sembako yang mengalami kenaikan harga antara lain, telur ayam impor yaitu dari harga Rp70 ribu per rak menjadi Rp80 ribu per rak, harga ayam potong berkisar antara Rp38 ribu sampai Rp48 ribu yang sebelum Rp35 ribu hingga Rp.43ribu per ekor.

Dahlia, salah satu pedagang di pasar sentral Hamadi mengklaim kenaikan harga sembako khususnya harga telur ayam, akan terus terjadi hingga awal Januari 2016 mendatang.

"Kemarin kan harga telur Rp.70ribu tapi tadi sudah Rp.80ribu, ya bisa dipastikan besok harganya bisa naik lagi, karna sekarang saja stoknya lagi menipis, kalau besok kapal pengangkut barang masuk berarti harga tetap stabil, tapi kalau tidak ya, otomatis naik lagi," ujarnya.

Hal yang sama juga dikatakan Yeyen, salah satu pedagang ayam potong di pasar Central Hamadi. " harga ayam ya begini saja mba, paling Rp.40 ribu tertinggi, ya masyarakat juga mau gak mau pasti beli saja, apalagi mendekati hari H nanti, pasti banyak beli walaupun harganya mahal. Mereka juga memahami harga mahal karna stok memang susah, kan tergantung kapal pengangkut barang yang masuk ke Jayapura," tukasnya.

Diakui Yeyen, menjelang Natal 2015 dan Tahun Baru 2016, ayam potong yang dijualnya, dalam sehari terjual 100 - 150 ekor, ini meningkat drastis jika dibanding hari biasanya, dimana Yeyen mampu menjual 50 ekor ayam potong per hari.

Sementara itu, dalam Sidak TPID Kota Jayapura bersama tim gabungan sore tadi, juga berhasil menyita makanan instan dari salah satu supermarket ternama di Kota Jayapura. Pasalnya banyak makanan instan yang diperjual belikan tanpa mencantumkan tanggal kadaluarsa makanan.

(okezone.com)
Ekbis
Berita Terkait
  • Rabu, 29 Apr 2026 12:59

    Perjalanan KRL Dibatasi Sampai Stasiun Bekasi Pasca-Kecelakaan

    JAKARTA - Proses pemulihan jalur kereta di lintas Bekasiā€"Cikarang masih terus dilakukan usai terjadinya tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL yang terjadi pada Senin, 27 April 2026.

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:57

    Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi Bertambah Jadi 16 Orang

    JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebutkan korban meninggal dunia akibat kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek jarak jauh di Bekasi Timur bertambah menjadi 16 o

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:38

    Penerima Bansos Gabung Kopdes Merah Putih Bebas Iuran

    JAKARTA - Penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Sembako bergabung dalam Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hal ini dilakukan setelah Kementerian Sosial (Ke

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:29

    Setoran Pajak Digital RI Capai RP50,51 Triliun di Kuartal I-2026

    JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mencatat penerimaan dari sektor usaha ekonomi digital sebesar Rp50,51 triliun di kuartal pertama (Q1) 2026 hingga 31 Maret 2026

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:27

    Resmikan 13 Proyek Hilirisasi Senilai Rp116 Triliun, Prabowo: Bersejarah dan Sangat Membanggakan

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meresmikan 13 proyek hilirisasi nasional tahap II senilai Rp116 triliun di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026). Prabowo menegaskan bahwa peresmian

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.