Kamis, 30 Apr 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Paket Kebijakan Dinilai Tak Ambil Andil Kuatkan Rupiah

Paket Kebijakan Dinilai Tak Ambil Andil Kuatkan Rupiah

Selasa, 13 Okt 2015 10:01
Okezone
Ilustrasi

JAKARTA - Pemerintah telah mengeluarkan paket kebijakan ekonomi hingga jilid III. Namun, ketiga paket tersebut dinilai tidak ambil andil dalam penguatan nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) saat ini.

Pengamat Pasar Uang Farial Anwar mengatakan, penguatan nilai tukar Rupiah saat ini disebabkan adanya faktor eksternal. Hal ini dikarenakan perekonomian AS dianggap maaih belum begitu baik.

"Yang terjadi karena faktor eksternalnya dan asing kembali sudah jual dolar dapatkan Rupiah dia beliin saham. Naik lagi sahamnya Rp5.300 kan sampai jatuh ke Rp4.000 sekarang naik lagi ke Rp4.500-an. Jadi ini karena keluar masuknya uang panas. Hot money," kata dia kepada Okezone di Jakarta.

Dia menambahkan, paket kebijakan ekonomi yang dikeluarkan Pemerintah hanya berdampak jangka panjang. Sehingga, saat ini belum mampu menguatkan Rupiah.

"Kalau saat in saya melihat bukan hanya paketnya. Faktor eksternalnya yang dominan. Tapi berita biasanya diputar balikkan. Itu menurut saya enggak betul," jelas dia.

(okezone.com)
Ekbis
Berita Terkait
  • Rabu, 29 Apr 2026 17:02

    Secara Musyawarah dan Mufakat, Zulfadli Pimpin PWI Rohil

    BAGANSIAPIAPI - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir resmi menggelar Konferensi ke VIII pada Rabu (29/4) pagi di Bagansiapiapi.  Acara berlangsung di Aula Kantor Dinas Pe

  • Rabu, 29 Apr 2026 17:01

    Dibuka Sekretaris Dinas Kominfo Rohil, PWI Rokan Hilir Gelar Konferensi ke VIII

    Rokan Hilir - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir menggelar Konferensi ke VII, Rabu (29/4/2026) pagi. Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Dinas Kominfo Zuliandra itu dilaksa

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:59

    Perjalanan KRL Dibatasi Sampai Stasiun Bekasi Pasca-Kecelakaan

    JAKARTA - Proses pemulihan jalur kereta di lintas Bekasiā€"Cikarang masih terus dilakukan usai terjadinya tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL yang terjadi pada Senin, 27 April 2026.

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:57

    Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi Bertambah Jadi 16 Orang

    JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebutkan korban meninggal dunia akibat kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek jarak jauh di Bekasi Timur bertambah menjadi 16 o

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:38

    Penerima Bansos Gabung Kopdes Merah Putih Bebas Iuran

    JAKARTA - Penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Sembako bergabung dalam Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hal ini dilakukan setelah Kementerian Sosial (Ke

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.