Penguatan Rupiah Diprediksi Hanya Sementara
Rabu, 07 Okt 2015 10:43
Kendati demikian, penguatan nilai tukar Rupiah terhadap dolar diperkirakan tidak bertahan lama. Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang berpendapat penguatan Rupiah sifatnya hanya sementara.
"Rupiah, penguatannya hanya sementara, saya optimis akhir 2015 masih turun menuju Rp15.000 per USD," paparnya kepada Okezone, Rabu (7/10/2015).
Meskipun data tenaga kerja AS yang baru dirilis menunjukkan data negatif, Edwin meyakini ekonomi AS akan membaik dan permintaan dolar akan kembali naik.
"Dolar masih besar di bulan November-Desember untuk membayar utang, jadi belum ada perbaikan signifikan," tambahnya.
Namun, di sisi lain Edwin mengingatkan, keadaan melemahnya nilai tukar bisa dimanfaatkan untuk membayar utang dan impor bahan baku. Ketika Rupiah di level ini bisa dijadikan peluang.
"Ini saatnya Rupiah di level segini jadi jackpot, manfatkan peluang," tutupnya.
Secara Musyawarah dan Mufakat, Zulfadli Pimpin PWI Rohil
BAGANSIAPIAPI - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir resmi menggelar Konferensi ke VIII pada Rabu (29/4) pagi di Bagansiapiapi. Acara berlangsung di Aula Kantor Dinas Pe
Dibuka Sekretaris Dinas Kominfo Rohil, PWI Rokan Hilir Gelar Konferensi ke VIII
Rokan Hilir - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir menggelar Konferensi ke VII, Rabu (29/4/2026) pagi. Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Dinas Kominfo Zuliandra itu dilaksa
Perjalanan KRL Dibatasi Sampai Stasiun Bekasi Pasca-Kecelakaan
JAKARTA - Proses pemulihan jalur kereta di lintas Bekasiā"Cikarang masih terus dilakukan usai terjadinya tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL yang terjadi pada Senin, 27 April 2026.
Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi Bertambah Jadi 16 Orang
JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebutkan korban meninggal dunia akibat kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek jarak jauh di Bekasi Timur bertambah menjadi 16 o
Penerima Bansos Gabung Kopdes Merah Putih Bebas Iuran
JAKARTA - Penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Sembako bergabung dalam Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hal ini dilakukan setelah Kementerian Sosial (Ke