Rabu, 29 Apr 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Petani Bawang Merah Rugi Puluhan Juta

Petani Bawang Merah Rugi Puluhan Juta

Rabu, 06 Jan 2016 11:56
Ilustrasi: Okezone
BREBES - Petani bawang merah di Kabupaten Brebes harus menanggung rugi hingga puluhan juta rupiah akibat tanaman bawang mereka rusak terendam banjir. Kondisi itu terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah mereka dalam beberapa hari terakhir.

Mengatasi kerugian yang lebih besar petani terpaksa memanen dini tanaman bawangnya agar tidak busuk. Salah satu petani bawang merah di Desa Kupu, Kecamatan Wanasari, Mubarok, 33, mengatakan tanaman bawang miliknya sudah terendam banjir dengan ketinggian 20-30 cm di atas daun bawang ketika masih berumur 22 hari.

"Terus sekarang umur 44 hari kena banjir lagi. Makanya terpaksa dipanen lebih awal. Kalau tidak, tanamannya tambah bosok (rusak)," ungkapnya.

Tanaman bawang merah milik Mubarok ditanam di lahan seluas seperempat hektare seharusnya baru bisa dipanen saat sudah berumur 50 hari. Lantaran dipanen sebelum waktunya, kualitas bawang merosot dan tak bertahan lama. "Ukurannya juga lebih kecil karena belum saatnya dipanen sudah dipanen dulu," ucapnya.

Akibat kondisi tersebut, Mubarok mengaku harus menelan kerugian hingga belasan juta rupiah. Kerugian itu dihitung mulai dari ongkos tanam, membeli bibit, pupuk, dan membayar buruh tanam. "Ini yang bisa dipanen hanya satu ton dari seharusnya 2,5 ton kalau normalnya. Kalau dijual semua, ya paling laku Rp5 juta karena kualitasnya sudah turun," ungkapnya.

Kondisi serupa juga dialami petani lainnya di sejumlah desa di Kecamatan Wanasari, seperti Pesantunan dan Pebatan. Mereka terpaksa melakukan panen dini agar kerugian yang diderita tak bertambah besar. "Banyak (tanaman bawang) yang terendam karena hujan dan juga air dari Sungai Pemali. Rata-rata sudah siap panen semua tapi terendam. Jumlahnya sampai puluhan hektare," ujar Mubarok.

Petani bawang merah lainnya di Desa Pesantunan, Taufik, 27, membenarkan kondisi tersebut. Dia khawatir curah hujan yang tinggi sehingga terpaksa memanen dini tanaman bawang miliknya. "Kalau tidak panen nanti bisa lebih parah, daunnya bisa gak kelihatan," ucapnya. (Farid firdaus)

http://economy.okezone.com/topic/1067/bawang
(okezone.com)
Ekbis
Berita Terkait
  • Rabu, 29 Apr 2026 17:02

    Secara Musyawarah dan Mufakat, Zulfadli Pimpin PWI Rohil

    BAGANSIAPIAPI - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir resmi menggelar Konferensi ke VIII pada Rabu (29/4) pagi di Bagansiapiapi.  Acara berlangsung di Aula Kantor Dinas Pe

  • Rabu, 29 Apr 2026 17:01

    Dibuka Sekretaris Dinas Kominfo Rohil, PWI Rokan Hilir Gelar Konferensi ke VIII

    Rokan Hilir - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir menggelar Konferensi ke VII, Rabu (29/4/2026) pagi. Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Dinas Kominfo Zuliandra itu dilaksa

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:59

    Perjalanan KRL Dibatasi Sampai Stasiun Bekasi Pasca-Kecelakaan

    JAKARTA - Proses pemulihan jalur kereta di lintas Bekasiā€"Cikarang masih terus dilakukan usai terjadinya tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL yang terjadi pada Senin, 27 April 2026.

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:57

    Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi Bertambah Jadi 16 Orang

    JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebutkan korban meninggal dunia akibat kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek jarak jauh di Bekasi Timur bertambah menjadi 16 o

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:38

    Penerima Bansos Gabung Kopdes Merah Putih Bebas Iuran

    JAKARTA - Penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Sembako bergabung dalam Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hal ini dilakukan setelah Kementerian Sosial (Ke

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.