Pj Bupati Bengkalis 4 Ranperda Diserahkan ke DPRD
Laporan : Supriyanto
Selasa, 27 Okt 2015 11:44
BENGKALIS – Penjabat Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Harrofie, Senin (26/10/2015) menyampaikan 4 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) dalam siding paripurna DPRD Bengkalis. Sidang tersebut langsung dipimpin Ketua DPRD H Heru Wahyudi didampingi Wakil Ketua H Indra 'Eet' Gunawan.
Keempat Ranperda tersebut adalah Ranperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Bengkalis Tahun 2015, rerta Ranperda tentang Pembentukan Kecamatan Bandar Laksamana, Talang Muandau, dan Bathin Solapan; Ranperda tentang Pemilihan Kepala Desa; dan Ranperda tentang Pemberian Bantuan Hukum.
Khusus Ranperda Perubahan ABPD 2015, dalam pengantarnya, Ahmad Syah menjelaskan Perubahan APBD Kabupaten Bengkalis 2015, adalah Rp. 5.372.651.640.860,13. Atau bertambah Rp. 389.804.396.093,14 dari sebelumnya, Rp. 4.982.847.244.766,99.
Masih kata Ahmad Syah ada 3
kebijakan utama yang mendasari perubahan, yaitu usulan beberapa
kegiatan baru yang belumterakomodir
dalam APBD 2015 yang sifatnya bisa dikerjakan langsung Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD),
karena tidak membutuhkan waktu lama, serta kegiatan-kegiatan strategis, seperti penyelesaian kegiatan multiyea
Kemudian, menghapus beberapa
kegiatan yang tidak mungkin di
"Serta merasionalisasi kegiatan, baik itu karena adanya penambahan dan pengurangan dana dengan dasar pertimbangan efektifitas dan efisiensi waktu dan anggaran, serta terjadinya perubahan dan pergeseran kode rekening belanja berdasarkan urusan dan kewenangan SKPD," paparnya.
Menyinggung pendapatan daerah,
Ahmad Syah mengatakan turun Rp. 417,37 miliar, dari sebelumnya
sebesar Rp. 3,68 triliun, menjadi menjadi Rp. 3,26
Sementera belanja daerah, katanya, mengalami perubahan dari sebelumnya lebih kurang Rp. 4,98 triliun menjadi sekitar Rp. 5,37triliun, atau meningkat kurang lebih Rp. 389,80 miliar. Perubahan belanja daerah ini terdiri dari peningkatan belanja tidak langsung Rp.38,17 miliar dan belanja langsung sebesar Rp. 351,63 miliar.
Sedangkan pembiayaan daerah mengalami perubahan dari sebelumnya Rp. 1,29 triliun, menjadi lebih dari Rp. 2,10 triliun yang bersumber dari Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) yang sebelumnya Rp. 885,80 miliar, namun setelah diaudit BPK RI PerwakilanRiau menjadi lebih dari Rp. 1,26 triliun. Atau bertambah sebesar kurang lebih Rp. 380,74 miliar rupiah.
Sumber lainnya, pencairan
dana cadangan yang sebelumnya direncanakan Rp. 413,36
"Penambahan ini berasal dari anggaran yang masih tersedia dalam rekening dana cadangan yang sejak awal memang diperuntukanbagi kegiatan multiyears yang direncanakan tuntas pada akhir tahun 2015," ujar Ahmadsyah. (Sup)
Ekbis
Perjalanan KRL Dibatasi Sampai Stasiun Bekasi Pasca-Kecelakaan
JAKARTA - Proses pemulihan jalur kereta di lintas Bekasiâ€"Cikarang masih terus dilakukan usai terjadinya tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL yang terjadi pada Senin, 27 April 2026.
Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi Bertambah Jadi 16 Orang
JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebutkan korban meninggal dunia akibat kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek jarak jauh di Bekasi Timur bertambah menjadi 16 o
Penerima Bansos Gabung Kopdes Merah Putih Bebas Iuran
JAKARTA - Penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Sembako bergabung dalam Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hal ini dilakukan setelah Kementerian Sosial (Ke
Setoran Pajak Digital RI Capai RP50,51 Triliun di Kuartal I-2026
JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mencatat penerimaan dari sektor usaha ekonomi digital sebesar Rp50,51 triliun di kuartal pertama (Q1) 2026 hingga 31 Maret 2026
Resmikan 13 Proyek Hilirisasi Senilai Rp116 Triliun, Prabowo: Bersejarah dan Sangat Membanggakan
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meresmikan 13 proyek hilirisasi nasional tahap II senilai Rp116 triliun di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026). Prabowo menegaskan bahwa peresmian