Rabu, 29 Apr 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Pj Bupati Bengkalis 4 Ranperda Diserahkan ke DPRD

Pj Bupati Bengkalis 4 Ranperda Diserahkan ke DPRD

Laporan : Supriyanto
Selasa, 27 Okt 2015 11:44
ilustrasi

BENGKALIS – Penjabat Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Harrofie, Senin (26/10/2015) menyampaikan 4 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) dalam siding paripurna DPRD Bengkalis. Sidang tersebut langsung dipimpin Ketua DPRD H Heru Wahyudi didampingi Wakil Ketua H Indra 'Eet' Gunawan.

Keempat Ranperda tersebut adalah Ranperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Bengkalis Tahun 2015, rerta Ranperda tentang Pembentukan Kecamatan Bandar Laksamana, Talang Muandau, dan Bathin Solapan; Ranperda tentang Pemilihan Kepala Desa; dan Ranperda tentang Pemberian Bantuan Hukum.

Khusus Ranperda Perubahan ABPD 2015, dalam pengantarnya, Ahmad Syah menjelaskan Perubahan APBD Kabupaten Bengkalis 2015, adalah Rp. 5.372.651.640.860,13Atau bertambah  Rp. 389.804.396.093,14 dari sebelumnya, Rp. 4.982.847.244.766,99.

Masih kata Ahmad Syah ada 3 kebijakan utama yang mendasari perubahan, yaitu usulan beberapa kegiatan baru yang belumterakomodir dalam APBD 2015 yang sifatnya bisa dikerjakan langsung Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), karena tidak membutuhkan waktu lama, serta kegiatan-kegiatan strategis, seperti penyelesaian kegiatan multiyears dan kegiatan lain yang berpengaruh signifikan terhadap pencapaian target-target daerah.

Kemudian, menghapus beberapa kegiatan yang tidak mungkin dilaksanakan lagi secara efektif dan efisien, denganmempertimbangkan waktu dan pertimbangan teknis lainnya.

"Serta merasionalisasi kegiatan, baik itu karena adanya penambahan dan pengurangan dana dengan dasar pertimbangan efektifitas dan efisiensi waktu dan anggaran, serta terjadinya perubahan dan pergeseran kode rekening belanja berdasarkan urusan dan kewenangan SKPD," paparnya.

Menyinggung pendapatan daerah, Ahmad Syah mengatakan turun Rp. 417,37 miliardari sebelumnya sebesar Rp. 3,68 triliun, menjadi menjadi Rp. 3,26 triliunPenurunan ini karena berkurangnya dana perimbangan dari dana bagi hasil sebesar Rp. 441,49 miliar, dan peningkatan pada lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp. 24,11 miliar.

Sementera belanja daerah, katanya, mengalami perubahan dari sebelumnya lebih kurang Rp. 4,98 triliun menjadi sekitar Rp. 5,37triliunatau meningkat kurang lebih Rp. 389,80 miliar. Perubahan belanja daerah ini terdiri dari peningkatan belanja tidak langsung Rp.38,17 miliar dan belanja langsung sebesar Rp. 351,63 miliar.

Sedangkan pembiayaan daerah mengalami perubahan dari sebelumnya Rp. 1,29 triliunmenjadi lebih dari Rp. 2,10 triliun yang bersumber dari Sisa  Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) yang sebelumnya Rp. 885,80 miliar, namun setelah diaudit BPK RI PerwakilanRiau menjadi lebih dari Rp. 1,26 triliun. Atau bertambah sebesar kurang lebih Rp. 380,74 miliar rupiah.

Sumber lainnya, pencairan dana cadangan yang sebelumnya direncanakan Rp. 413,36 miliar bertambah Rp. 426,40 miliar menjadiRp. 839,80 milyar

"Penambahan ini berasal dari anggaran yang masih tersedia dalam rekening dana cadangan yang sejak awal memang diperuntukanbagi kegiatan multiyears yang direncanakan tuntas pada akhir tahun 2015," ujar Ahmadsyah. (Sup)

Ekbis
Berita Terkait
  • Rabu, 29 Apr 2026 12:59

    Perjalanan KRL Dibatasi Sampai Stasiun Bekasi Pasca-Kecelakaan

    JAKARTA - Proses pemulihan jalur kereta di lintas Bekasiâ€"Cikarang masih terus dilakukan usai terjadinya tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL yang terjadi pada Senin, 27 April 2026.

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:57

    Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi Bertambah Jadi 16 Orang

    JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebutkan korban meninggal dunia akibat kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek jarak jauh di Bekasi Timur bertambah menjadi 16 o

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:38

    Penerima Bansos Gabung Kopdes Merah Putih Bebas Iuran

    JAKARTA - Penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Sembako bergabung dalam Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hal ini dilakukan setelah Kementerian Sosial (Ke

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:29

    Setoran Pajak Digital RI Capai RP50,51 Triliun di Kuartal I-2026

    JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mencatat penerimaan dari sektor usaha ekonomi digital sebesar Rp50,51 triliun di kuartal pertama (Q1) 2026 hingga 31 Maret 2026

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:27

    Resmikan 13 Proyek Hilirisasi Senilai Rp116 Triliun, Prabowo: Bersejarah dan Sangat Membanggakan

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meresmikan 13 proyek hilirisasi nasional tahap II senilai Rp116 triliun di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026). Prabowo menegaskan bahwa peresmian

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.