Rupiah Rp13.619, Bertahan Berkat Lesunya Dolar
Senin, 28 Des 2015 10:51
Melansir Bloomberg Dollar Index, Senin (28/12/2015), Rupiah dalam perdagangan non-delivery forward (NDF) bergerak stagnan cenderung menguat 12,5 poin atau 0,09 persen ke Rp13.619 per USD bila dibandingkan dengan penutupan sebelumnya Rp13.631 per USD.
Hari ini, Rupiah dibuka pada level Rp13.624 per USD dan bergerak di kisaran Rp13.600-Rp13.632 per USD.
Kepala Riset NH Korindo Securities Reza Priyambada menjelaskan, pelemahan dolar bisa menjadi sentimen positif bagi Rupiah. Sehingga, sentimen tersebut membawa angin segar bagi pergerakan mata uang dalam negeri.
"Dengan masih melemahnya laju USD memberikan kesempatan bagi menguatnya Rupiah sehingga dapat bertahan dalam tren positifnya," tutur Reza dalam risetnya.
Sementara itu, Yahoofinance mencatat, Rupiah berada di level Rp13.620 per USD. Adapun pergerakan Rupiah hari ini di pasar global Rp13.610-Rp13.620 per USD.
Perjalanan KRL Dibatasi Sampai Stasiun Bekasi Pasca-Kecelakaan
JAKARTA - Proses pemulihan jalur kereta di lintas Bekasiā"Cikarang masih terus dilakukan usai terjadinya tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL yang terjadi pada Senin, 27 April 2026.
Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi Bertambah Jadi 16 Orang
JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebutkan korban meninggal dunia akibat kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek jarak jauh di Bekasi Timur bertambah menjadi 16 o
Penerima Bansos Gabung Kopdes Merah Putih Bebas Iuran
JAKARTA - Penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Sembako bergabung dalam Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hal ini dilakukan setelah Kementerian Sosial (Ke
Setoran Pajak Digital RI Capai RP50,51 Triliun di Kuartal I-2026
JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mencatat penerimaan dari sektor usaha ekonomi digital sebesar Rp50,51 triliun di kuartal pertama (Q1) 2026 hingga 31 Maret 2026
Resmikan 13 Proyek Hilirisasi Senilai Rp116 Triliun, Prabowo: Bersejarah dan Sangat Membanggakan
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meresmikan 13 proyek hilirisasi nasional tahap II senilai Rp116 triliun di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026). Prabowo menegaskan bahwa peresmian