Sejarah Krisis Ekonomi Indonesia Versi Bambang Brodjonegoro
Selasa, 22 Sep 2015 11:12
JAKARTA - Menteri Keuangan Bambang Brodjoneregoro kembali menghimbau agar tidak perlu panik menghadapi gejolak ekonomi yang terjadi saat ini. Menurutnya Indonesia sudah memiliki pengalaman yang lebih dari cukup untuk menangani krisis ekonomi.
Bambang berkisah, sebenarnya Indonesia sejak awal kemerdekaan di 1945 sudah merasakan krisis ekonomi. Pasalnya, usai merebut kemerdekaan dari penjajah, banyak hal yang harus dibangun kembali khususnya perekonomian.
"Kita pertama kali merdeka tahun 1945. Di tahun itu hingga 1949 kita sudah mengalami krisis ekonomi meskipun kita berhasil merdeka. Itu adalah masa-masa suram di mana ekonomi kita berada di titik rendah setelah perang kemerdekaan usai," tuturnya dalam acara ulang tahun Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) di Hotel Ritz Carlton Jakarta, Selasa (22/9/2015)
Bukan hanya itu, Bambang mengatakan Indonesia juga sudah merasakan lonjakan inflasi tertinggi pada 1963. Namun pemerintah saat itu berhasil mengeluarkan kebijakan yang mampu menyelamatkan ekonomi Indonesia yang sedang rapuh.
"Ya, tahun itu (1963) kita mengalami hyper inflation. Pertumbuhan ekonomi kita minus, negatif sekali. Sampai akhirnya di tahun 1970 strong policy economics mulai diterapkan, kebijakan makro prudensial, dan saat itu ada global oil boom di mana kita menemukan cadangan minyak banyak saat harga minyak sedang tinggi," imbuhnya.
Kemudian, lanjutnya, pada 1980-an terjadi penurunan harga minyak yang sangat dalam. Padahal Indonesia saat itu sedang bergantung dari hasil produksi minyak. Alhasil di 1982 pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya sebesar 2,2 persen. Terpaksa pemerintah saat itu mencari sumber pemasukan baru lainnya.
"Kita cari sumber baru, karena kala itu minyak tidak bisa diandalkan lagi, sehingga pertengahan tahun 1980an ada deregulasi. Baru kemudian tahun 90an, pertumbuhan kita bagus di angka 7% dan bisa menjadi middle income country, setidaknya pada saat itu, kita bisa menjadi keajaiban di ranah Asia dengan pertumbuhan segitu," pungkasnya.
(okezone.com) Ekbis
Secara Musyawarah dan Mufakat, Zulfadli Pimpin PWI Rohil
BAGANSIAPIAPI - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir resmi menggelar Konferensi ke VIII pada Rabu (29/4) pagi di Bagansiapiapi. Acara berlangsung di Aula Kantor Dinas Pe
Dibuka Sekretaris Dinas Kominfo Rohil, PWI Rokan Hilir Gelar Konferensi ke VIII
Rokan Hilir - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir menggelar Konferensi ke VII, Rabu (29/4/2026) pagi. Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Dinas Kominfo Zuliandra itu dilaksa
Perjalanan KRL Dibatasi Sampai Stasiun Bekasi Pasca-Kecelakaan
JAKARTA - Proses pemulihan jalur kereta di lintas Bekasiā"Cikarang masih terus dilakukan usai terjadinya tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL yang terjadi pada Senin, 27 April 2026.
Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi Bertambah Jadi 16 Orang
JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebutkan korban meninggal dunia akibat kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek jarak jauh di Bekasi Timur bertambah menjadi 16 o
Penerima Bansos Gabung Kopdes Merah Putih Bebas Iuran
JAKARTA - Penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Sembako bergabung dalam Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hal ini dilakukan setelah Kementerian Sosial (Ke