Kamis, 30 Apr 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Soal Harga BBM, Gubernur BI: Perhitungannya Harus Transparan

Soal Harga BBM, Gubernur BI: Perhitungannya Harus Transparan

Jumat, 02 Okt 2015 15:36
Okezone
Ilustrasi SPBU milik Pertamina.
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada PT Pertamina (Persero) untuk menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium. Bahkan penurunan harga BBM, bakal dimasukkan dalam paket kebijakan ekonomi jilid III Jokowi.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengingatkan, Jokowi untuk kembali mengevaluasi wacana tersebut. Menurutnya, penentuan harga BBM harus dilakukan secara transparan.

"Kalau misalkan ada penyesuaian harga BBM yang kami recommend adalah basis perhitungannya harus transparan. Karena ini bagian dari pendidikan kepada masyarakat tetapi juga kredibilitas," papar Agus di Kompleks BI, Jakarta, Jumat (2/10/2015).

Agus menilai penghitungan yang transparan membuat masyarakat mengetahui penyesuaian harga BBM mencerminkan kondisi perekonomian. "Maksud saya jangan untuk popularitas. Tetapi harus betul-betul untuk accountability dan juga mencerminkan kondisi yang sebenarnya," kata dia.

Selain itu, sebagai negara berkembang yang baru saja melakukan reformasi struktural di bidang migas, Indonesia masih menjadi sorotan negara lain. Jika pemerintah tidak konsisten dengan pernyataan yang dibuat beberapa bulan lalu, Agus bilang, bisa menurunkan kepercayaan negara lain terhadap Indonesia.

"Jadi kalau mau direview setiap enam bulan kita harus lakukan dengan disiplin setiap enam bulan direview dan kalau perlu turun, turun. Kalau perlu naik, ya naik. Tetapi yang penting konsistensi," tegasnya.

Dia tidak mempermasalahkan jika pemerintah menurunkan harga BBM. Namun Agus mengusulkan, ada baiknya jika harga BBM tidak diturunkan di waktu yang belum tepat.

‎"Tetapi jangan diturunkan pada saat hitung-hitungannya masih belum menunjukkan waktu yang tepat untuk menurunkan nanti yang terjadi hanya sedikit penurunan tetapi kita kehilangan kepercayaan, kehilangan kredibilitas jadi itu yang saya titip," imbuh Agus.

(okezone.com)
Ekbis
Berita Terkait
  • Rabu, 29 Apr 2026 17:02

    Secara Musyawarah dan Mufakat, Zulfadli Pimpin PWI Rohil

    BAGANSIAPIAPI - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir resmi menggelar Konferensi ke VIII pada Rabu (29/4) pagi di Bagansiapiapi.  Acara berlangsung di Aula Kantor Dinas Pe

  • Rabu, 29 Apr 2026 17:01

    Dibuka Sekretaris Dinas Kominfo Rohil, PWI Rokan Hilir Gelar Konferensi ke VIII

    Rokan Hilir - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir menggelar Konferensi ke VII, Rabu (29/4/2026) pagi. Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Dinas Kominfo Zuliandra itu dilaksa

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:59

    Perjalanan KRL Dibatasi Sampai Stasiun Bekasi Pasca-Kecelakaan

    JAKARTA - Proses pemulihan jalur kereta di lintas Bekasiā€"Cikarang masih terus dilakukan usai terjadinya tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL yang terjadi pada Senin, 27 April 2026.

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:57

    Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi Bertambah Jadi 16 Orang

    JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebutkan korban meninggal dunia akibat kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek jarak jauh di Bekasi Timur bertambah menjadi 16 o

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:38

    Penerima Bansos Gabung Kopdes Merah Putih Bebas Iuran

    JAKARTA - Penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Sembako bergabung dalam Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hal ini dilakukan setelah Kementerian Sosial (Ke

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.