Kamis, 30 Apr 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Subsidi Tetap BBM Dinilai Belum Tepat Sasaran Dan Adil

Subsidi Tetap BBM Dinilai Belum Tepat Sasaran Dan Adil

Sabtu, 03 Okt 2015 10:34
merdeka.com
Antrean BBM
Pencabutan subsidi premium dan pemberian subsidi tetap sebesar Rp 1.000 per liter untuk solar dinilai belum tepat sasaran dan adil sebagaimana amanat Undang-Undang No. 30 tahun 2007 tentang Energi. Sebab, kebijakan berlaku sejak Januari lalu itu membuat angkutan umum berbahan bakar premium tak bisa mendapat subsidi.

Sementara, mobil pribadi berbahan bakar solar masih menerima subsidi.

"Diusulkan agar subsidi diberikan melalui potongan harga BBM bagi kelompok target dengan kuota tertentu," demikian hasil kajian mekanisme kebijakan subsidi BBM lebih tepat sasaran yang dipublikasi Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu, kemarin.

Praktiknya, pengendalian konsumsi bisa menggunakan smart card. sistem tersebut merupakan modifikasi dari fuel card yang dikembangkan Pertamina bersama Bank Rakyat Indonesia dan sudah diterapkan di Batam sejak 1 November 2014.

"Pemberian Smart Card bisa lebih tepat sasaran dengan mengacu data kendaraan yang ada di masing-masing kantor kepolisian daerah dan data ijin trayek. Mekanisme ini akan lebih praktis dan memudahkan masyarakat karena tidak memerlukan instalasi khusus pada kendaraan, tidak perlu top-up, serta memungkinkan pembayaran secara tunai maupun non tunai."

Adapun kelompok masyarakat dinilai layak menerima subsidi BBM adalah nelayan dengan kapal maksimum 30 gross tonnage, usaha perikanan skala kecil.

Kemudian, petani dengan lahan maksimum 2 hektar, usaha mikro, transportasi publik pelat kuning, ambulan dan dan kendaraan pelayanan publik lainnya. Lalu, kendaraan angkutan barang

"Mobil pribadi berbahan bakar solar dan sepeda motor yang saat ini masih menerima subsidi sebagaimana tertuang dalam Perpres 191/2014 diusulkan untuk dikeluarkan dari kelompok penerima subsidi BBM."

(merdeka.com)

Ekbis
Berita Terkait
  • Rabu, 29 Apr 2026 17:02

    Secara Musyawarah dan Mufakat, Zulfadli Pimpin PWI Rohil

    BAGANSIAPIAPI - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir resmi menggelar Konferensi ke VIII pada Rabu (29/4) pagi di Bagansiapiapi.  Acara berlangsung di Aula Kantor Dinas Pe

  • Rabu, 29 Apr 2026 17:01

    Dibuka Sekretaris Dinas Kominfo Rohil, PWI Rokan Hilir Gelar Konferensi ke VIII

    Rokan Hilir - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir menggelar Konferensi ke VII, Rabu (29/4/2026) pagi. Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Dinas Kominfo Zuliandra itu dilaksa

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:59

    Perjalanan KRL Dibatasi Sampai Stasiun Bekasi Pasca-Kecelakaan

    JAKARTA - Proses pemulihan jalur kereta di lintas Bekasiā€"Cikarang masih terus dilakukan usai terjadinya tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL yang terjadi pada Senin, 27 April 2026.

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:57

    Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi Bertambah Jadi 16 Orang

    JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebutkan korban meninggal dunia akibat kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek jarak jauh di Bekasi Timur bertambah menjadi 16 o

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:38

    Penerima Bansos Gabung Kopdes Merah Putih Bebas Iuran

    JAKARTA - Penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Sembako bergabung dalam Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hal ini dilakukan setelah Kementerian Sosial (Ke

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.