Tahun ini Proyek Pengadaan Pakan di Disnakkanla Siak Putus Kontrak
Laporan : Sahril Ramadhana
Selasa, 29 Des 2015 08:33
SIAK - Kagiatan pengadaan pakan ternak tahun 2015 di Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan (Disnakkanla) Siak mengalami putus kontrak. Yang mana kegiatan tersebut merupakan salah satu bagian, dari sekian banyak proyek pengadaan di instansi pengembangan dan pembinaan hewan ternak di Kabupaten Siak itu.
Sebagaimana dijelaskan oleh kepala Disnakkanla Siak Susilawati, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (28/12/2015) menyebutkan bahwa untuk setiap kegiatan yang diputus kontraknya, berarti ada sesuatu yang tidak sesuai dengan spesifikasi.
"Soal kegiatan pengadaan pakan ternak yang putus kontrak itu, merupakan kewenangan dari ULP, karena setiap kegiatan itu telah melalui proses lelang di ULP, yang realisasinya dilaksanakan oleh pihak rekanan pemenang lelang, dan kami juga tidak mau menerima setiap kegiatan yang ternyata dilakukan tidak sesuai dengan speknya," ujar Susilawati.
Lebih lanjut Susilawati menjelaskan, pada tahun 2015 ini juga ada kegiatan pengadaan sapi di Disnakkanla Siak, yang secara umum jumlahnya sekitar 340 ekor. Namun saat ditanya berapa besar nilai kontrak untuk kegiatan pengadaan sapi tersebut, kepala dinas terkesan enggan menjelaskannya secara rinci.
"Pada tahun ini juga ada kegiatan pengadaan sapi di Disnakkanla Siak, yang secara umum jumlah keseluruhannya sekitar 340 ekor, dan sapi-sapi yang akan kami terima itu tentunya semua harus sesuai dengan ukuran dan kualitasnya," imbuhnya.
Sementara itu di tempat terpisah, pengurus organisasi Masyarakat Peduli Kabupaten Siak (MPKS) menilai. Setiap kegiatan di seluruh instansi yang realisasi pelaksanannya menggunakan uang rakyat, baik APBD, APBN, maupun APBD provinsi, harus bersama-sama kita kawal agar kegiatan tersebut nantinya tidak asal-asalan saja, dan sebisa mungkin diawasi agar setiap kegiatan nantinya tidak terjadi putus kontrak.
"Kita selaku bagian dari masyarakat Siak, harus peduli dan bersama-sama mengawal setiap kegiatan yang realisasinya menggunakan uang rakyat, sehingga ke depan setiap kegiatan yang diprakarsai oleh dinas melalui pihak rekanan (kontraktor, red) bisa terlaksana sesuai harapan," tegas Nofrianto, salah seorang pengurus MPKS Siak. (ril)
Ekbis
Perjalanan KRL Dibatasi Sampai Stasiun Bekasi Pasca-Kecelakaan
JAKARTA - Proses pemulihan jalur kereta di lintas Bekasiā"Cikarang masih terus dilakukan usai terjadinya tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL yang terjadi pada Senin, 27 April 2026.
Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi Bertambah Jadi 16 Orang
JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebutkan korban meninggal dunia akibat kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek jarak jauh di Bekasi Timur bertambah menjadi 16 o
Penerima Bansos Gabung Kopdes Merah Putih Bebas Iuran
JAKARTA - Penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Sembako bergabung dalam Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hal ini dilakukan setelah Kementerian Sosial (Ke
Setoran Pajak Digital RI Capai RP50,51 Triliun di Kuartal I-2026
JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mencatat penerimaan dari sektor usaha ekonomi digital sebesar Rp50,51 triliun di kuartal pertama (Q1) 2026 hingga 31 Maret 2026
Resmikan 13 Proyek Hilirisasi Senilai Rp116 Triliun, Prabowo: Bersejarah dan Sangat Membanggakan
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meresmikan 13 proyek hilirisasi nasional tahap II senilai Rp116 triliun di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026). Prabowo menegaskan bahwa peresmian