Selasa, 19 Mei 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Tarif Trump Jadi 19 Persen, Ekspor Indonesia Bakal Naik 2 Kali Lipat

Ekonomi,

Tarif Trump Jadi 19 Persen, Ekspor Indonesia Bakal Naik 2 Kali Lipat

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 17 Jul 2025 09:24
Berita satu.com
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) meyakini ekspor komoditas produk dari dalam negeri akan meningkat dua kali lipat dalam 5 tahun ke depan setelah Amerika Serikat (AS) menurunkan tarif impor kepada Indonesia dari 32% menjadi 19%.

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie menyambut baik hasil kesepakatan negosiasi tarif impor sebesar 19% untuk produk Indonesia ke Amerika Serikat (AS) yang diumumkan Presiden AS Donald Trump.

Menurutnya, hasil negosiasi Pemerintah Indonesia lebih baik dibandingkan banyak negara lain dan menjadi peluang bagi peningkatan ekspor nasional. Keberhasilan ini patut diapresiasi karena tercapai di tengah posisi Indonesia yang memang mencatat surplus perdagangan dengan AS.

"Pertama, selamat kepada pemerintah. Karena menurut saya, apa yang telah disepakati itu bagus untuk Indonesia," kata Anin, Rabu (16/7/2025).

Anindya menilai wajar apabila banyak pihak mempertanyakan mengapa tarif tidak bisa ditekan lebih rendah lagi. Namun, dibandingkan kondisi global, tarif 19% dianggap lebih ringan.

Ia mencontohkan tarif Indonesia lebih rendah daripada Meksiko yang dikenakan 35% dan China sebesar 30%. Dirinya juga membandingkan dengan Inggris yang hanya dikenai tarif 10%, namun neraca dagangnya dengan AS justru defisit, berbeda dengan Indonesia yang surplus.

"Memang banyak yang menanyakan, kenapa 19%? Tidak lebih rendah lagi. Tapi ini relatif daripada keadaan Indonesia saat ini. Indonesia berdagang dengan Amerika (serikat) surplus US$ 18 miliar, sehingga pasti akan ada tarif," ujar Anindya.

Di sisi lain, lanjut Anindya, kesepakatan ini dinilai dapat mendorong kenaikan signifikan nilai perdagangan bilateral. Kadin meyakini dalam 5 tahun ke depan, ekspor Indonesia ke AS bisa meningkat hingga dua kali lipat dari kondisi sekarang.

"Kalau saya lihat, perdagangan yang tadinya US$ 40 miliar, dalam 5 tahun bisa mencapai US$ 80 miliar. Kita mesti lihat bukan hanya untungnya buat mereka, tapi apa untungnya buat kita," ungkap Anin.

Untuk memanfaatkan peluang ini, Kadin berencana segera menggelar rapat dengan pelaku industri dalam negeri, khususnya sektor tekstil, garmen, alas kaki hingga elektronik.

Anin menegaskan pentingnya memastikan kapasitas produksi cukup untuk memenuhi lonjakan permintaan.

"Jangan sampai kita (sudah) mendapatkan suatu kemudahan, tiba-tiba malah dimanfaatkan negara lain yang biayanya lebih mahal hanya karena kita tidak siap," tukasnya.***(Berita satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Selasa, 19 Mei 2026 11:12

    Penjambret WNA di Bundaran HI Komplotan Begal di Jakarta, Sudah Beraksi 120 Kali

    Kepolisian mengungkap tiga dari delapan pelaku begal ditangkap merupakan komplotan jambret ponsel milik Warga Negara Asing (WNA) di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat.Direktur Reserse Krimin

  • Selasa, 19 Mei 2026 11:03

    Ledakan di Halaman Gereja Intan Jaya, TNI Minta Masyarakat Tak Terprovokasi Informasi Belum Terverifikasi

    Komando operasi (Koops) TNI Habema menyampaikan keprihatinan mendalam terkait insiden ledakan di luar lingkungan Gereja Stasi Santo Paulus Nabuni, Mbamogo, Distrik Agisiga, Kabupaten Intan J

  • Selasa, 19 Mei 2026 10:51

    Harga Pangan Hari Ini: Bawang Merah Naik Jadi Rp49.900 per Kg, Cabai Rp67.750

    Harga pangan hari ini mulai dari bawang merah, beras hingga cabai. Sebagian komoditas pangan utama mengalami kenaikan harga, namun ada juga harga pangan yang turun.Berdasarkan data Pusat Informasi Har

  • Selasa, 19 Mei 2026 10:41

    Rupiah Melemah Lagi ke Level Rp17.720 per Dolar AS

    Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah. Kini Rupiah menyentuh level Rp17.700 per dolar AS setelah sebelumnya di level Rp17.600 per dolar AS.Mengutip data Bloomberg, Jak

  • Selasa, 19 Mei 2026 10:09

    Polres Inhu Perkuat Swasembada Pangan Lewat Pengecekan Lahan Jagung Pipil 4 Hektar

    INHU â€" Hamparan tanaman jagung pipil di Desa Pontian Mekar, Kecamatan Lubuk Batu Jaya (LBJ), Kabupaten Indragiri Hulu, tampak tumbuh subur di atas lahan seluas 4 hektar yang menjadi bagian dari prog

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.