Rabu, 05 Agu 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Warga Minas Rajut Kemandirian Ekonomi Lewat Budidaya Lele

Ekonomi,

Warga Minas Rajut Kemandirian Ekonomi Lewat Budidaya Lele

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 15 Jun 2026 11:55
(Foto : Humas PHR)
Seorang warga sekaligus anggota Kelompok Bududaya perikanan (Pokdakan) Jaya Bersama tengah melakukan pemberian makan ikan di kolam ikan lele di Kelurahan Minas Jaya, Siak.
Minas Jaya-Memasuki masa pensiun sering kali mendatangkan kecemasan tersendiri bagi sebagian orang. Terutama terkait kepastian sumber pendapatan untuk menopang kebutuhan keluarga setelah tidak lagi memiliki penghasilan tetap.
 
Bayang-bayang berkurangnya sumber penghasilan juga sempat menggelayuti pikiran Jamaros (56), warga Kelurahan Minas Jaya, Kabupaten Siak, Riau.
 
Alih-alih berpangku tangan, Jamaros memilih untuk terus bergerak. Bersama warga lainnya, ia menekuni budidaya perikanan sebagai ikhtiar membangun sumber penghasilan baru sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat di sekitarnya.
 
Kini, kecemasan itu perlahan memudar, Jamaros selaku anggota Kelompok Budidaya Perikanan (Pokdakan) Jaya Bersama, mendorong warga memajukan usaha budidaya lele di lingkungan tempat tinggal yang sebelumnya hanya dikelola seadanya. Budidaya lele yang awalnya dikelola secara konvensional, kini terus bertranformasi menjadi unit usaha yang menjanjikan.
 
“Dari sekarang kami mulai sedikit-sedikit, supaya ada yang bisa diharapkan untuk masa depan,” ungkap Jamaros.
 
Ia menceritakan, kolamnya yang semula hanya berkapasitas 3.000 bibit lele, kini telah berkembang pesat hingga mampu menampung sekitar 15.000 bibit per siklusnya.
 
Perjalanan menuju titik ini tidaklah mudah. Pada masa-masa awal, kelompok yang sebagian besar beranggotakan para pensiunan dan ibu rumah tangga ini sempat terseok-seok akibat tingginya biaya pakan dan bibit, modal yang cekak, serta ketergantungan pada tengkulak yang membuat margin keuntungan menipis.
 
Titik balik mulai terlihat saat Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan hadir sebagai mitra pendukung. Guna memperkuat skala usaha, PHR menginisiasi pembentukan Gabungan Kelompok Perikanan (Gapokkan) Minas Bahari Serumpun, yang menyatukan delapan kelompok budidaya di wilayah setempat, termasuk kelompok Jaya Bersama.
 
Tak sekedar menyalurkan stimulus berupa 24.000 ekor bibit lele dan pakan, PHR juga memberikan fasilitas mesin pelet mandiri berbahan dasar ikan rucah serta pelatihan pembuatan probiotik. Intervensi ini rupanya menjadi kunci efisiensi biaya produksi yang selama ini menggerogoti kantong para peternak. Sebagai gambaran, dalam satu siklus budidaya ikan lele dengan jumlah tebar sekitar 7.500 ekor, dibutuhkan sekitar 850 kg pakan selama masa pemeliharaan hingga panen, yaitu sekitar 3 bulan.
 
Berbekal ilmu baru, warga Minas Jaya mengubah total pola kerja mereka. Mereka secara disiplin meracik probiotik mandiri untuk menjaga kualitas air, mengatur kepadatan tebar, hingga memantau kesehatan ikan secara berkala.
 
Keberhasilan Gapokkan Minas Bahari Serumpun kian solid setelah mereka berhasil menembus pasar yang stabil. Sejak tahun 2025, Gapokkan telah sukses memasok lebih dari 1 ton ikan lele untuk mendukung program pemerintah, Makan Bergizi Gratis (MBG), dengan nilai penjualan mencapai sekitar Rp23,9 juta.
 
Manager Community Involvement and Development (CID) PHR, Iwan Ridwan Faizal, mengatakan bahwa capaian tersebut menunjukkan potensi besar masyarakat untuk tumbuh mandiri melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan. "Kami percaya masyarakat memiliki potensi yang besar untuk berkembang. Peran kami adalah mendukung agar potensi tersebut dapat tumbuh menjadi usaha yang produktif, mandiri, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar," ujarnya.
 
Dampak ekonomi ini juga langsung terasa hingga ke tetangga sekitar. Kelompok Jaya Bersama sengaja melibatkan ibu-ibu rumah tangga di lingkungan sekitar untuk membantu proses pembersihan ikan hasil panen yang di supplai ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Langkah ini membuka keran pendapatan baru lagi bagi mereka yang sebelumnya tidak memiliki penghasilan tetap.
 
“Alhamdulillah, dari bantu bersihkan ikan lele ada tambahan buat memenuhi kebutuhan dapur. Kadang setelah panen kami juga makan-makan bersama. Kami berencana, kalau hasilnya semakin bagus, kami ingin coba buat produk turunan ikan salai,” tutur Weti, salah seorang ibu rumah tangga yang turut ketiban berkah program ini.
 
Dari kolam lele di Minas Jaya, sebuah pesan tentang kemandirian telah digelorakan. Budidaya lele kini bukan lagi sekedar kegiatan sampingan pengisi waktu luang, melainkan tumpuan hidup baru yang menghadirkan rasa bangga, optimisme, dan kesejahteraan yang nyata bagi Masyarakat.



# # # # # #


Tentang PHR Zona Rokan


PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021.


Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan Zona Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041.


Daerah operasi Zona Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). Zona Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina.


Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan(***)

Ekbis
Berita Terkait
  • Rabu, 05 Agu 2026 11:45

    Perumda Tirta Terubuk Gandeng Investor, Siap Bangun Sistem Air Bersih di Pinggir dan Siak Kecil

    BENGKALIS-Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Terubuk Kabupaten Bengkalis terus melakukan terobosan untuk meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat.Salah satunya dengan menggand

  • Rabu, 05 Agu 2026 11:41

    Polda Riau Latih 70 Polwan Teknik Negosiasi dan Komunikasi Publik

    PEKANBARU - Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan terus mendorong peningkatan kapasitas dan profesionalisme Polisi Wanita (Polwan) di jajarannya. Salah satu langkah konkret tersebut diwujudkan melalu

  • Rabu, 05 Agu 2026 11:39

    Terjerat Pinjol dan Beban Pendidikan PPDS Tinggi, Polisi Ungkap Motif Kematian dr. Alex di Siak

    SIAK-Tekanan finansial akibat beban biaya pendidikan serta jeratan pinjaman online (pinjol) diduga kuat menjadi pemicu dr. Alex Cristo Loris, dokter spesialis anestesi di RSUD Tengku Rafian Siak, neka

  • Rabu, 05 Agu 2026 11:19

    SSB INAFA Pekanbaru Wakili Riau di Liga TopSkor Nasional Championship 2026

    PEKANBARU - Sekolah Sepak Bola (SSB) INAFA Pekanbaru kembali mengharumkan nama Kota Pekanbaru dan Provinsi Riau dengan mengikuti Liga TopSkor Nasional Championship 2026 yang berlangsung di Lapangan AS

  • Rabu, 05 Agu 2026 10:41

    HUT ke-69 Riau Penuh Khidmat, Habib Syech dan SF Hariyanto Ajak Masyarakat Bersyukur

    PEKANBARU-Ribuan masyarakat memadati halaman Masjid Raya Annur Provinsi Riau, Senin (4/8/2026), untuk mengikuti kegiatan Riau Bersholawat dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau. Suasa

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki