Minggu, 28 Jun 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Waspada Perang Informasi, UU Penyiaran Harus Selektif Soal Rokok

Ekonomi,

Waspada Perang Informasi, UU Penyiaran Harus Selektif Soal Rokok

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 25 Agu 2025 14:26
Berita satu.com
Media sosial menjadi salah satu saluran utama arus informasi. Namun, arus informasi yang masuk harus difilter karena kebenarannya sulit dibedakan.

Salah satu produk yang diuntungkan dengan kehadiran media sosial adalah tembakau dan turunannya, seperti rokok dan vape. Pasalnya, iklan rokok yang dilarang di televisi dapat dengan mudah muncul di media sosial.

Ketua Umum Komnas Pengendalian Tembakau, Hasbullah Thabrany, mengatakan informasi yang beredar di media sosial sangat mudah memengaruhi, khususnya generasi muda. Oleh karena itu, pihaknya berharap UU Penyiaran diisi dengan informasi yang benar.

"Hidup memang memiliki risiko, dan risiko perang informasi ini bisa jauh lebih berbahaya (ketimbang perang yang jauh dari Indonesia, red) untuk generasi kita yang akan datang," ungkapnya dalam RDPU bersama Komisi I DPR, Senin (25/8/2025).

Dia memaparkan, menurut data, pria Indonesia merupakan juara perokok dunia dengan 74,5% pria merokok. "Perempuan memang masih sedikit, tetapi inilah yang menjadi target informasi industri rokok atau vape," ujarnya.

"Bisa saja ada perang informasi baru yang membuat orang menjadi 'mabok perokok'," tambahnya.

Menurut Hasbullah, informasi yang baik dapat membuat rakyat sehat, kuat, dan berkarakter. Namun sebaliknya, informasi yang menyesatkan bisa membuat banyak generasi muda terkecoh.

"Kalau hal itu terjadi, kita makin terlena. Bisa jadi ada skenario untuk melemahkan sumber daya manusia (SDM) kita, dengan membiarkan generasi kita sebagai 'mabok rokok'," paparnya.

"Jika rakyat terlena dan terus mengonsumsi tembakau, maka hal itu akan menjadi ancaman besar," imbuhnya.

Hasbullah mencontohkan Singapura, yang memperlakukan vape sebagai narkotik karena tidak ingin SDM mereka rusak. "SDM kita sudah kurang, tetapi kita terlalu berbangga dengan sumber daya alam (SDA). Jadi kalau SDM kita dikacaukan, maka SDA bisa dinikmati negara lain," jelasnya.

Hasbullah melanjutkan, mereka yang sudah terjebak menjadi perokok memang sulit berhenti. Karenanya, jangan sampai anak-anak generasi mendatang ikut keracunan rokok. "Kami berharap iklan rokok yang membahayakan dan membuat anak muda terlena dapat dikendalikan," tegasnya.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Jumat, 26 Jun 2026 16:24

    Polisi Bongkar 3 Klaster Kejahatan Besar, Libatkan WNA hingga Korporasi

    Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap tiga klaster tindak pidana yang menjadi fokus penindakan, yakni perjudian digital yang terafiliasi aplikasi HOT51, praktik perjudian berkedok arena permainan Time

  • Jumat, 26 Jun 2026 16:22

    Penampakan Mesin Judi Berkedok Timezone Disita Polisi di Jakarta, Puluhan Orang Ditangkap

    Kepolisian menggerebek lokasi diduga sarang judi berkedok arena permainan anak di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Sabtu 13 Juni 2026. Barang bukti mesin Timezone disita d

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:45

    Danlanud Sjamsudin Noor Sampaikan Kejuaraan IPAC Seri 2 dan Gantolle Seri 1 KTM Fly Kotabaru 2026 Menjadi Panggung Pembinaan Atlet Dirgantara Masa Depan

    Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., selaku Ketua FASI Daerah Kalimantan Selatan (Fasida Kalsel) hadir secara langsung dalam acara Penutupan Kejuaraan N

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:43

    Strategi Kemenkeu dan BGN Kawal Anggaran Makan Bergizi Gratis

    JAKARTA - Sinergi pengawasan anggaran dibangun secara kuat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Pertemuan kedua pimpinan ini berfokus memat

  • Jumat, 26 Jun 2026 14:41

    HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako

    PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.