Sabtu, 02 Mei 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Cemburu Jadi Motif Pelaku Bunuh Pria Yang Jenazahnya Tewas di Rohil

Hukrim

Cemburu Jadi Motif Pelaku Bunuh Pria Yang Jenazahnya Tewas di Rohil

Laporan: Jonathan Surbakti
Senin, 07 Okt 2019 19:36
(foto: Istimewa)
Pelaku Pembunuhan Asman diamankan Polres Rokan Hilir
UJUNGTANJUNG- Kasus pembunuhan pria yang jenazahnya ditemukan dengan tubuh penuh luka  di  desa sintong Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir Riau,Sabtu  (8/10/2019) akhirnya terungkap.Polres Rokan Hilir, berhasil mengamankan seorang pelaku bernama Asman (34) als Man warga Teluk Mega saat berada didepan loket Makmur  Duri, Minggu (6/10/19) sekira Pukul 11.00 Wib, pelaku berniat  melarikan diri ke arah Pekan Baru . 
 
Kapolres Rokan Hilir AKBP M. Mustofa, SIK M.Si,  melalui Kasatreskrim Polres Rokan Hili AKP Farris Nur Sanjaya dalam siaran persnya Senin (7/10)  mengatakan,    setelah dilakukan olah TKP dilapangan ditemukan  kematian korban akibat pembunuhan dengan benturan benda tajam Kemudian petugas melakukan pengembangan sehingga diketahui bahwa  motif pelaku melakukan pembunuhan disebabkan pelaku sakit hati dan dendam kepada korban. 
Alasan Asman sakit hati dan dendam kepada korban karena ia  mendapat cerita dari istrinya , bahwa korban mengajak istrinya berhubungan suami istri dengan janji akan diberi uang  Rp 200 ribu rupiah. 

Mendengar cerita itu pelaku Asman sakit hati dan berencana untuk membunuh korban dengan mempersiap kan alat pisau untuk membunuh korban." Terang Farris Sanjaya. Keesokan harinya pelaku melihat korban sedang melintas dari depan warungnya mengenderai sepeda motor Honda merk Beat warna Putih.  Asman langsung mengambil pisau yang sudah disiapkan dan mengejar pelaku dengan menggunakan sepeda motornya merk KTM warna hitam tanpa nomor Polisi. 

Saat berpapasan dengan korban, Asman menabrakkan sepeda motornya ke sepeda motor korban sehingga akhirnya korban berhenti, saat itu Asman langsung menikam korban dengan pisau yang sudah disiapkan pelaku, pada bagaian dada, punggung  dan tangan korban sebanyak 9 kali hingga korban terjatuh dan tewas. Saat mengetahui korban jatuh,  Asman akhirnya meninggalkan korban, dan langsung melarikan diri ke arah Duri melalui Sekapas dan  menjual sepeda motor KTM nya seharga Rp. 500 kepada Resianto untuk biaya melarikan diri ke arah Pekan Baru.Terhadap perbuatan  pelaku kita jerat dengan pasal 340 KUHPidana dan pasal 2 ayat (1) UU Darurat  nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman pidana penjara seumur hidup, " Farris Sanjaya (jon) 

Berita Terkait
  • Kamis, 05 Des 2019 01:04

    Modal Tarigan Diduga Sebar "Hoax" Soal Perceraian EP Dengan Suaminya

    MEDAN | Lagi Lagi , Modal (MT) menjadi Sorotan Sejumlah Media , Kemarean soal tudingan dugaan perselingkuhan nya dengan seorang wanita inisial EP . Namun kali ini , MT kembali di Flow Up ke

  • Rabu, 04 Des 2019 20:28

    Ustaz Abdul Somad Gugat Cerai Istrinya

    PEKANBARU-Ustaz Abdul Somad Batubara (UAS) menggugat cerai istrinya. Istri UAS, Mellya Juniarti, membenarkan gugatan cerai dari suaminya. Dilansir dari detik.com, Informasi ini dibenarkan istri UAS, M

  • Rabu, 04 Des 2019 18:58

    ITA Riau Akan Buka Wisata Alam Di Kampar

    PEKANBARU - Ikatan Trail Adventure (ITA) Riau, akan membuka Wisata Alam Riau Dua (WAR2) dengan seluruh Koordinator Wilayah (Korwil) se-Provinsi Riau. Acara akan digelar, Minggu (8/12) mendatang t

  • Rabu, 04 Des 2019 18:52

    Polsek Rokan IV Koto Lakukan Pencari Balita Yang Hanyut

    ROKAN HULU - Polisi Sektor (Polsek) Rokan IV Koto Resort Rokan Hulu turun langsung membantu mencari seorang anak laki-laki yang Hanyut saat mandi sambil mencari ikan dengan menggunakan Tangkuo (Alat p

  • Rabu, 04 Des 2019 17:40

    Wartawan Pelalawan Berduka, Supendi Wafat

    PELALAWAN-Kepergian Wartawan Haluan Riau, Supendi  memberikan duka yang mendalam bagi insan Pers kususnya  di Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau.Supendi  berpulang di usianya yang ke 39

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.