Senin, 27 Apr 2026
  • Home
  • Hukrim
  • 181 Kg Ganja asal Aceh Gagal Edar di Cianjur, 5 Pelaku Diringkus

Hukrim

181 Kg Ganja asal Aceh Gagal Edar di Cianjur, 5 Pelaku Diringkus

Selasa, 04 Des 2018 14:58
Merdeka.com
181 Kg ganja dari Aceh disita BNN.
JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) Jawa Barat mengamankan ganja seberat 181 kg siap edar di wilayah Cianjur. Dari pengungkapan itu, lima orang tersangka anggota sindikat Aceh ditangkap secara terpisah.

Awal mula pengungkapan terjadi pada 25 November dini hari di Jalan Nasional, Kabupaten Cianjur. Di dalam mobil yang dikendarai tersangka berinisial DR dan IR ditemukan paket ganja seberat 81 Kg.

Hasil indivasi dan interogasi, para tersangka ini sudah melakukan transaksi kepada tiga orang di sekitar terminal Rawa Bango, Kabupaten Cianjur. Berbekal informasi tersebut, petugas BNN melakukan pengejaran.

Hasilnya, tiga orang berinisial IF, HI dan DS yang sedang berada di sebuah Villa di kawasan Cipanas, Kampung Karang Nunggal, Kabupaten Cianjur berhasil ditangkap. Dari mereka, diamankan pula paket ganja dalam karung seberat 100 kg.

Kepala BNN Jabar, Brigjen Sufyan Syarif mengatakan bahwa kelimanya mendapatkan ganja dari Aceh untuk dijual di berbagai wilayah, salah satunya Kota Bandung. Dari pengungkapan ini, ia mengklaim sudah menyelamatkan 36.200 jiwa.

"Mereka ini sindikat Aceh, akan meningkatkan penjualan menjelang pergantian tahun. Tentu kami akan awasi dan waspada," katanya di Kantor BNN Jabar, Jalan Antapani, Kota Bandung, Selasa (4/12).

Menurutnya, tingkat kerawanan dari penggunaan dan penjualan narkoba jelang akhir tahun terus meningkat. Ia menginstruksikan kepada petugas, khususnya di kota besar dan daerah penyangga Jakarta meresponnya dengan baik. Yakni memetakan titik rawan penggunaan dan peredaran narkoba serta penindakannya.

"Kami sudah peringatkan semua petugas bahwa mobilisasi peredaran meningkat. Kami juga akan operasi dengan target peredaran dan penggunaan. Artinya, yang memakai dan menjual semua akan diproses dengan tegas. Tidak ada ampun," tegasnya.

Meski demikian, ia memberi kesempatan kepada para pengguna narkoba mendatangi BNN untuk menerima penyembuhan. Semua penanganan akan diberikan secara gratis.

"Dari sekarang para pengguna saya imbau datangi BNN untuk berobat. Kalau tak mau berobat, kami tangkap kami proses. Silakan pilih. Berobat gratis atau masuk penjara," katanya.


(merdeka.com)

Hukrim
Berita Terkait
  • Minggu, 26 Apr 2026 21:37

    Viral! Pria Ini Naik Gunung Andong Bawa Sound System, Netizen: Emang Boleh?

    JAKARTA - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pendaki membawa sound system berukuran besar saat mendaki gunung. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:34

    Mitos atau Fakta: Pakai Tas Selempang Berat Bikin Tulang Belakang Melengkung ke Samping?

    BANYAK orang mengira memakai tas selempang berat hanyalah kebiasaan sepele. Padahal dalam jangka panjang, tas selempang berat bisa berdampak pada postur tubuh.Salah satu isu yang s

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:32

    Kenapa Vaksin Meningitis Wajib Sebelum Haji dan Umrah? Ini Penjelasannya

    JAKARTA â€" Calon jemaah haji dan umrah diwajibkan menjalani vaksinasi meningitis sebelum berangkat ke Arab Saudi. Kebijakan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai langkah pencegahan

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:30

    AS Akan Kembali Berlakukan Eksekusi Mati dengan Regu Tembak dan Kamar Gas

    JAKARTA â€" Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) pada Jumat (24/4/2026) menyatakan bahwa negara itu akan kembali menerapkan regu tembak, hukuman mati dengan sengatan listrik, dan asfiksia ga

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:27

    Tampang Pelaku Penembakan di Acara Gedung Putih hingga Sebabkan Trump Dievakuasi

    WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pelaku penembakan saat makan malam koresponden Gedung Putih, Sabtu (25/4/2026), sudah ditangkap. Saat kejadian, T

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.