Hukrim
BNN Riau Sita 30 Kg Sabu dari Jaringan Internasional
Jumat, 26 Apr 2019 14:07
"Narkoba ini diselundupkan dari Malaysia melalui perairan di Riau. Pengiriman barang haram ini disusupkan di pelabuhan ilegal di Kabupaten Bengkalis," kata Kepala BNN Riau, Brigjen Untung Subagyo dalam jumpa pers, (26/4/2019) di Pekanbaru.
Dalam jumpa pers ini, juga dihadiri Gubernur Riau, Syamsuar.
Untuk membongkar sindikat ini, katanya, pihak BNN Riau melakukan pengejaran sejak 12 April hingga 21 April 2019. Dari 9 tersangka itu, mereka ditangkap di sejumlah lokasi yang berbeda.
"Masing-masing pelaku memiliki peran yang berbeda. Ada yang sebagai kurir, ada pengedar," kata Untung.
"Jadi mereka ini selain membawa sabu, jaringan lainnya juga membawa narkoba jenis ekstasi," tutup Untung.
BREAKING NEWS: Serangan Rudal Iran Hantam Kapal AL AS di Selat Hormuz
JAKARTA - Sebuah kapal patroli Angkatan Laut (AL) AS dilaporkan telah dihantam oleh dua rudal Iran di dekat Selat Hormuz, menurut laporan kantor berita Fars. Laporan tersebut mengklaim bahwa
Prabowo Terbitkan Perpres Anak Tidak Sekolah, Ini 9 Kategori yang Jadi Sasaran!
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto resmi menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pencegahan dan Penanganan Anak Tidak Sekolah. Perpres tersebut ditetapkan pada 26
Prabowo Minta Kampus Bentuk Tim Bantu Pemda Selesaikan Masalah di Daerah
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta kampus membentuk tim guna membantu pemerintah daerah (Pemda) dalam menyelesaikan permasalahan di daerah. Permasalahan tersebut, antara lain penanganan
Restitusi PPN Dipangkas Jadi Rp1 Miliar, Ini Alasan Purbaya
JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperketat kebijakan pengembalian kelebihan pembayaran pajak atau restitusi Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Langkah ini diambil guna mema
Rupiah Makin Melemah Dekati Rp17.400 per Dolar AS
JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah 57 poin atau sekitar 0,33 persen ke level Rp17.394 per dolar AS pada akhir perdagangan Senin (4/5/2026). Rupiah melemah me