Sabtu, 02 Mei 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Bebas Penjara Usai Bakar Toko, Rendi Curi Motor Hingga Tewaskan Korban

Bebas Penjara Usai Bakar Toko, Rendi Curi Motor Hingga Tewaskan Korban

admin
Rabu, 10 Jun 2020 09:51
Ilustrasi
Rendi (28), warga Martapura, Kalimantan Selatan, buron Polres Banjar terkait kasus pencurian dengan kekerasan diringkus di Samarinda jelang tengah hari. Korban pencurian sendiri dilaporkan meninggal dunia, usai mengalami luka tikam di leher.

Rendi ditangkap tim Jatanras Satreskrim Polresta Samarinda di jalan di kawasan Palaran, Samarinda, tidak lama setelah tiba dari Kalsel menggunakan travel perjalanan.

"Saya dari Banjar jam 11 malam, sampai sini pagi tadi. Saya belum ada tujuan di Samarinda ini," kata Rendi, ditemui di Mapolresta Samarinda, Jalan Bhayangkara, Selasa (9/6).

Rendi menerangkan awal kasus. Menurutnya, kakak korban beruutang dengannya Rp1,3 juta. Namun saat ditagih, kakak korban mengaku tidak punya uang. "Saya bilang, bayar saja Rp700 buat saya beli HP," terang Rendi.

"Kakak korban ini bilang ke saya, kalau mau ambil saja motor adik di rumah malam-malam. Jadi, saya mau ambil motor, dan ambil kunci di kamar tidur korban. Korban terbangun," tambah Rendi.

Korban, kata Rendi, hendak mengambil pisau. "Saya ambil duluan pisaunya, ketimbang korban duluan. Saya enggak ada niat habisin nyawanya. Itu karena dia terbangun dari tidur. Aku tikam pisau di leher, meninggal. Uang jual motor Rp1,3 juta saya gunakan kabur ke Samarinda," aku Rendi.

Rendi diketahui merupakan napi asimilasi yang bebas April 2020 lalu di masa pandemi Corona sampai saat ini. "Saya dipenjara gara-gara bakar toko di Martapura. Saya keluar penjara akhir April kemarin," sebut Rendi.

Sementara Kanit Jatanras Satreskrim Polresta Samarinda Iptu Abdul Rauf menerangkan, tersangka diketahui kabur ke Samarinda, setelah mendapat informasi dari Polres Banjar. "Kami tangkap jam 11 siang ini tadi, di jalan di kawasan Palaran," kata Rauf.

"Tim Polres Banjar besok datang menjemput. Kejadian pencurian itu sendiri hari Sabtu (6/6) kemarin. Korban usai ditikam di leher, meninggal. Jadi ini kasus pencurian dengan kekerasan, yang mengakibatkan korban meninggal dunia," demikian Rauf.

Sumber: merdeka.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.