Minggu, 03 Mei 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Dicekoki Miras Jenis Ciu, ABG di Semarang Diperkosa 4 Pemuda di Kebun Pisang

Hukrim

Dicekoki Miras Jenis Ciu, ABG di Semarang Diperkosa 4 Pemuda di Kebun Pisang

Kamis, 08 Agu 2019 09:51
Merdeka.com
Pemerkosa bocah di bawah umur di Semarang.
MAKASSAR - Polisi menangkap tiga pemerkosa anak di bawah umur berisial RP (15). Pelaku beraksi setelah mencekoki korban dengan minuman keras jenis ciu.

Ketiga pelaku adalah Julia Manda Sihotang (19) warga Bangetayu Kecamatan Genuk, Kota Semarang, WH (15) warga Gorobogan, OT (16) warga Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang. Sementara satu pelaku masih dalam pengejaran petugas.

"Tiga pelaku yang kami tangkap, sedangkan satu pelaku masih masuk daftar pencarian orang (DPO)," kata Kapolsek Genuk Kompol Zaenul Arifin saat gelar perkara di Polsek, Rabu (7/8).

Zaenul menyebut kejadian bermula ketika keempat pelaku membujuk korban menuju sebuah kebun pisang samping Posyandu pada Jumat (26/7) dini hari. Sesampainya di lokasi oleh pelaku korban diminta minum miras jenis ciu hingga tak sadarkan diri.

"Korban yang terpengaruh minum ciu langsung teler di lokasi sekitar. Oleh pelaku langsung melucuti celana untuk kemudian disetubuhi," jelasnya.

Aksi bejat itu, kemudian diketahui ibu korban saat melakukan pencarian anaknya. Saat itu melihat ada beberapa anak muda lari.

"Dikejar sama kakak korban, diketahui pelaku merupakan tetangga," ungkapnya.

Seorang pelaku WH mengaku terpaksa melakukan aksi itu karena terpengaruh miras. Akibat miras membuat nafsu melihat RP. Korban pun digilir secara bergantian oleh keempat pelaku dalam keadaan tak sadarkan diri.

"Saya minum 1 botol juga teman saya. Korban minum sekitar setengah botol. Begitu semuanya minum kemudian kami perkosa giliran," tutur WH.

Hingga kini polisi masih melakukan pemeriksaan tersangka untuk keterangan lebih lanjut. Pelaku dijerat pasal 81 ayat (2) dan atau pasal 76 E Jo Pasal 82 ayat (1) Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan hukuman penjara paing singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun.


(merdeka.com)

Hukrim
Berita Terkait
  • Minggu, 03 Mei 2026 11:39

    7 Manfaat Rutin Minum Air Lemon Hangat, Bisa Turunkan Risiko Batu Ginjal!

    TUJUH manfaat bisa didapat dari rutin minum air lemon hangat. Bahkan, minum air lemon hangat bisa menurunkan risiko batu ginjal.Minum air lemon hangat sendiri sering jadi kebiasaan

  • Minggu, 03 Mei 2026 11:37

    Susah Tidur meski Badan Lelah? Biji Pala Ternyata Bisa Bantu Atasi Insomnia Ringan

    TIDUR nyenyak setelah seharian beraktivitas menjadi satu hal yang diinginkan oleh semua orang. Namun terkadang, ada saja kondisi di mana badan sudah lelah namun kamu masih sulit untuk tidur.Konte

  • Minggu, 03 Mei 2026 11:35

    7 Ide Sarapan Tinggi Protein Selain Telur, Cocok untuk Diet Sehat!

    TUJUH ide sarapan tinggi protein selain telur menarik diulas. Sebab, menu-menu ini cocok juga untuk diet sehat.Sarapan di pagi hari cenderung didominasi oleh protein agar tubu

  • Minggu, 03 Mei 2026 11:22

    Mitos atau Fakta: Perempuan Lebih Rentan Alami Osteoporosis?

    JAKARTA - Seringkali beredar informasi soal perempuan yang lebih rentan osteoporosis dibandingkan laki-laki. Ternyata informasi itu bukan sekadar mitos, namun fakta yang erat hubunganny

  • Minggu, 03 Mei 2026 11:14

    Dorong Budaya Hidup Sehat, Dirut BPJS Kesehatan Lari Bareng Komunitas di Balikpapan

    BALIKPAPAN - BPJS Kesehatan terus mendorong perubahan perilaku hidup sehat sebagai fondasi utama pembangunan kesehatan nasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan pada kegiatan Balikp

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.