Sabtu, 20 Jun 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Dicekoki Obat Tidur, Seorang Mahasiswi di Pekanbaru Diperkosa Oleh Teman Facebook di Hotel

Dicekoki Obat Tidur, Seorang Mahasiswi di Pekanbaru Diperkosa Oleh Teman Facebook di Hotel

Selasa, 04 Agu 2015 14:25
Ilustrasi
PEKANBARU-Seorang mahasiswi di Pekanbaru, Riau, jadi korban pemerkosaan oleh seorang pria yang baru dikenalnya via faceebook. Sebelum digerayangi, korban terlebih dahulu dicekoki obat tidur lalu dibawa ke hotel. Mahasiswi ini baru sadar keesokan harinya dalam keadaan tanpa sehelai benang melekat ditubuh.

Informasi yang dirangkum GoRiau.com di Mapolda Riau, Selasa (4/8/2015), kasus pemerkosaan itu dialami oleh Risya (bukan nama sebenarnya,red), mahasiswi di Pekanbaru, Riau. Risya yang baru berusia 18 tahun itu diperkosa di hotel Sabrina, Jalan Tuanku Tambusai Kecamatan Marpoyan Damai.

Pelakunya adalah seorang pria yang ia kenal melalui facebook. Kepada Risya, pria tersebut mengaku bernama Sumarianto. Melalui chatting, Risya dan Sumarianto bertukar nomor telepon lalu kopi darat di Jalan Fajar Pekanbaru. Disinilah kemudian korban diduga dicekoki obat tidur.

Alasannya, setelah menenggak air mineral yang sudah disediakan Sumarianto, kepala Risya tiba-tiba berat sampai akhirnya tak sadarkan diri. Saat terbangun, dirinya baru sadar sudah berada di kamar hotel, dalam keadaan bugil. Didalam kamar juga ada pria tersebut.

Waktu itu korban sempat bertanya kepada pelaku, terkait apa yang sudah terjadi. Namun pelaku malah mengancam agar tidak menceritakan kejadian ini kepada siapapun. Usai itu, Sumarianto langsung pergi meninggalkan korban di hotel. "Kita sudah menerima laporan korban di Mapolresta Pekanbaru, Senin (3/8/2015) kemarin," kata Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo.

Menurut korban, kejadian pemerkosaan itu dilakukan pelaku pada 19 Juni 2015 lalu, dan ia tidak tahu siapa nama pelaku yang sebenarnya, berikut dengan identitas aslinya. "Kita masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku terkait tindak pidana pemerkosaan tersebut. Dia mengenal pelaku melalui facebook," tutup Guntur di ruangannya. (grc)
Hukrim
Berita Terkait
  • Sabtu, 20 Jun 2026 11:44

    HMI Pekanbaru Desak Evaluasi Total MBG Hingga RUU TNI-Polri

    PEKANBARU (CAKAPLAH) - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) melakukan unjuk rasa di depan Kantor DPRD Riau, Jumat (19/06/2026).Dalam aksi tersebut, HMI Pekanbaru menya

  • Sabtu, 20 Jun 2026 11:20

    Bawaslu Riau Konsolidasikan Demokrasi dengan Parpol, PAN Jadi Kunjungan Perdana

    PEKANBARU (CAKAPLAH) â€" Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau memulai langkah konsolidasi demokrasi dengan partai politik. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas demokrasi

  • Sabtu, 20 Jun 2026 11:17

    Aksi Simbolis 'Uang Receh' Jurnalis Riau Disambut Sikap Terbuka Kabid Humas Polda dan Berkomitmen Tingkatkan Sinergi

    PEKANBARU - Dinamika hubungan kemitraan antara awak media dan kepolisian menemui titik temu melalui ruang dialog tatap muka. Puluhan jurnalis yang bertugas di lingkungan Kepolisian Daerah Riau menyamp

  • Sabtu, 20 Jun 2026 11:03

    Pendaftaran Siswa Baru SMA dan SMK Riau Ditutup, Puluhan Ribu Pelajar Tunggu Hasil

    PEKANBARU - Tahapan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA dan SMK Negeri di Provinsi Riau Tahun Ajaran 2026/2027 resmi ditutup Jumat (19/6/2026) pukul 13.00 WIB. Saat ini seluruh seko

  • Sabtu, 20 Jun 2026 11:00

    Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin Roy Suryo dan Dokter Tifa agar Tak Ditahan

    JAKARTA â€" Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Din Syamsuddin, menyatakan kesiapannya menjadi penjamin bagi Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa yang berstatus tersangka,

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.