Didatangi Bupati Inhu, Zulkifli Bantah Dirinya Ditampar Tiga Kali
Sabtu, 01 Agu 2015 08:22
"Tidak ada yang tampar saya. Begitulah kami bercanda, hanya saja mungkin orang menilainya berbeda, sehingga yang keluar berbeda," ujarnya.
Menurut Zulkifli, ia sudah lama mengenal dan dekat dengan Yopi dan keluargannya, bahkan jauh sebelum Yopi menjabat sebagai Bupati, sehingga tidak ada persoalan antara dirinya dengan Yopi seperti yang ramai diberitakan.
"Kedekatan saya dengan Yopi sudah seperti abang beradik. Semua orang tahu bagaimana si Zul dengan Yopi ini," ungkapnya.
Pernyataan Zulkifli Panjaitan ini juga diamini Bupati Inhu Yopi Arianto yang menegaskan tidak ada penamparan yang dilakukan terhadap Zulkifli Panjaitan. Ia dan Zulkifli sudah seperti keluarga, sehingga tidak mungkin terjadi hal seperti itu.

"Saya hadir ke sini agar semua persoalan ini jelas. Sehingga setelah ini tidak ada lagi konfirmasi terkait isu ini, sehingga semuanya fair," jelasnya.
Pernyataan Zulkifli Panjaitan ini bertolak belakang dengan apa yang disampaikan nya pada Kamis (30/7/15) dimana kepada sejumlah wartawan ia mengaku telah ditampar Bupati Yopi sebanyak tiga kali di depan kantor PWI Inhu.
"Wajah saya ditamparnya tiga kali, usai memukul dia suruh saya lapor Polisi. Dia marah sama saya karena berita yang terbit di media saya bekerja," jelasnya.
Selain membuat pengakuan jadi korban penamparan, Zulkifli juga sempat melaporkan tindakan Bupati Inhu tersebut ke aparat kepolisian, meskipun sekedar dengan cara menelpol Kapolres Inhu AKBP Ari Wibowo.
Laporan lisan Zulkifli tersebut dibenarkan Kapolres saat dikonfirmasi Kamis (30/7/15) mengakui bahwa telah menerima laporan dari Zulkifli Panjaitan secara lisan melalui seluler.
"Kami selaku penegak hukum siap menerima laporan dari Zulkifli, namun sejauh ini beliau baru memberitahukan kejadian itu kepada saya secara lisan melalui telepon," tegasnya.(rtc) Hukrim
Megawati Sindir Aksi TNI-Polri saat Amankan Demo Mahasiswa
JAKARTA - Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri menyinggung ihwal demokrasi yang terjadi di Indonesia belakangan ini. Dia menyoroti aksi aparat saat mengamankan penyampaian pendapat
Baru Gelar Aksi di DPR, Puluhan Mahasiswa Terlibat Dorong-dorongan dengan Polisi
JAKARTA - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Cipayung Menggugat menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (15/6/2026). Namun, belum genap 10 menit sejak tiba di lok
Tragis! Pelajar SMP Tikam Guru Wanita hingga Tewas di Rumah Korban
OKU SELATAN - Seorang guru PPPK SD Danau Jaya, Kecamatan Buay Pemaca, OKU Selatan, Sumatera Selatan, bernama Sri Khodijah (47), tewas ditikam. Pelaku adalah seorang pelajar SMP yang sempat dipergoki m
Bupati Bengkalis Resmi Buka CFN Temasya Riang Sekampong, Dorong UMKM dan Pererat Silaturahmi Warga
BENGKALIS-Bupati Bengkalis, Kasmarni, secara resmi membuka kegiatan Car Free Night (CFN) Temasya Riang Sekampong yang digelar di kawasan Komplek Jalan Pembangunan, Bengkalis, Jumat malam, 12 Juni 2026
Dua Orang Perempuan di Inhu Ditangkap, Terlibat Peredaran Gelap Barang Haram
Aparat Kepolisian Polsek Rengat Barat mengamankan dua orang perempuan muda masing-masing berinisial DL alias Desi (35), warga Kelurahan Pangkalan Kasai, Kecamatan Seberida dan M alias Yana (34) ibu ru