Selasa, 05 Mei 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Dihadiri 600 Orang,Satnarkoba Polres Rohil Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba

Dihadiri 600 Orang,Satnarkoba Polres Rohil Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba

Laporan: Jonathan Surbakti
Minggu, 31 Mar 2019 12:49
(Foto: Jonathan Surbakti)
Rangkaian Kegaiatan Penyuluhunan Bahaya Narkoba di Mapolres Rohil Minggu 931/03/2019)
UJUNGTANJUNG-Untuk mencegah bahaya narkoba kepada generasi muda Satuan Narkoba Polres Rokan Hilir menggekar penyuluhan tentang penyalahgunaan narkoba Minggu  (31/03/2019)  Aula Tunggal Panaluan Polres Rokan Hilir. 

Acara ini dihadiri Wakil Bupati Drs. H. Jamiludin, Kapolres Rokan Hilir, AKBP.Sigit Adiwuryanto, SIK, MH , Wakapolres Rokan Hilir, Kompol DR. Wawan, SH, SM, Kasat Narkoba  Polres Rohil, AKp. Herman Pelani, SH,  para pejabat utama Polres Rohil, Siswa/i Pelajar SMA dikabupaten Rokan Hilir , orang tua  murid serta masyarakat Rokan Hilir. Acara yang dihadiri 600 perserta  dengan Thema "Bahaya Narkjoba dilingkungan keluarga jauhkan keluarga kita dari Narkoba jadikan keluarga kita sadar akan bahaya narkoba" dengan menghadirkan Narasumber  dari BNP Riau  Eko Oktariadi, SH dan Facru Riza SE. 

Dalam sambutannya Wakil Bupati Rohil, Jamiludin mengapresiasi penyuluhan bahaya narkoba yang di gelar Sat Narkoba Polres Rohil sebagai langkah untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa dari bahaya narkoba yang sudah sangat menguatirkan sekali dan sudah banyak yang menjadi korbannya.
 
"Kita (Pemkab-red) mengapresiasi penyuluhan bahaya narkoba ini sebagai langkah menyelamatkan generasi penerus bangsa," harapnya.
Kasat Narkoba AKP Herman pelani SH kepada spiritriau.com menjelaskan,menjelaskan narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat-obatan berbahaya,narkoba secara etimologi berasal dari bahasa yunani yang memiliki arti "kelenger"yang bisa membuat seseorang tidak sadarkan diri (flay).

 "Sedangkan menurut UU Nomor 35 tahun 2009 dijelaskan narkoba adalah sejenis zat atau obat yang berasal dari tanamam atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintesis yang dapat menyebabkan penurunan kesadaran, menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan," paparnya.

 Narkoba sendiri katanya lagi memiliki berbagai jenis, diantarnya heroin, ganja dan sabu-sabu, heroin adalah sejenis opioid alkalaoid yang memiliki bentuk seperti kristal putih,sedangkan heroin memiliki efek samping bagi penggunanya yaitu dapat menimbulkan halusinasi yang berlebihan mempergunakannya.
Sementara ganja adalah tumbuhan budidaya penghasil serat, namun tanaman ini lebih dikenal karena kandungan zat narkotika pada biji buahnya, zat ini dinamakan dengan tetrahidrokanabinol yang dapat membuat pemakainya mengalami euforia yang berlebihan.

 "Sedangkan sabu-sabu adalah obat psikostimulansia dan simpatomimetik yang memliki efek samping bagi penggunanya seperti, hiperaktif, pupil melebar, kegelisahan, mulut kering, dan bahkan dapat mengakibatkan kematian," paparnya lebih dalam.

Herman menjelaskan bahwa,zat halusinogen, adalah zat yang dapat mengakibatkan penggunanya berhalusinasi dengan melihat hal atau benda yang tidak ada menjadi ada contohnya adalah kokain,Sementara zat depresan adalah zat yang dapat menekan sistem syaraf pusat dan mengurangi aktivitas fungsional tubuh.
Sehingga pemakai akan merasa tenang bahkan bisa membuat pemakai tak sadarkan diri. Sedangkan zat adiktif ialah zat yang dapat membuat penggunanya menjadi kencanduan alias ketagihan.

 "Kandungan yang terdapat di dalam narkoba iini sangat membahayakan apabila digunakan secara berlebihan,selain syaraf-syaraf di dalam otak rusak, hal itu dapat membuat dehidrasi, hipotensi, hipertensi, kejang-kejang, serangan jantung, stroke, dan bahkan dapat membuat penggunanya kehilangan nyawa,dan akibat buruk lainnya bagi pemakai Narkoba adalah kehidupan sosial rusak,pribadi sang pemakai juga menjadi malas, susah bergaul, hyperaktif, kegelisahan yang berlebih dan akan di jauhi oleh masyarakat," terangnya.

Sementara itu Kapolres Rokan Hilir, AKBP.Sigit Adiwuryanto, SIK, MH dalam sambutannya  menghimbau kepada peserta agar menjauh atau menghindari dari penyalahgunaan narkoba ini,dengan cara harus meningkatkan iman kepada Allah SWT, kemudian pelajari tentang bahaya Narkoba, kemudian lakukan kesibukan diri dengan hal-hal yang positif, pilih kegiatan yang bisa menguntungkan dan hindari yang merugikan diri sendiri,kemudian menempatkan diri kita kedalam lingkungan yang baik dan jauh dari ruang lingkup narkoba. 
 
"Harapan saya pemberantasa narkoba ini bukan semata mata ditangan Polri , tetapi ditangan kita semua,untuk itu masyarakat juga harus turut membantu mencegahnya,apalagi negara kita sudah dalam kondisi darurat narkoba,untuk itu mari kita selamatkan generasi bangsa ini bebas dari narkoba,dan saya berkomitment menyikat habis narkoba ini," pungkasnya. (jon)

Berita Terkait
  • Kamis, 05 Des 2019 01:04

    Modal Tarigan Diduga Sebar "Hoax" Soal Perceraian EP Dengan Suaminya

    MEDAN | Lagi Lagi , Modal (MT) menjadi Sorotan Sejumlah Media , Kemarean soal tudingan dugaan perselingkuhan nya dengan seorang wanita inisial EP . Namun kali ini , MT kembali di Flow Up ke

  • Rabu, 04 Des 2019 20:28

    Ustaz Abdul Somad Gugat Cerai Istrinya

    PEKANBARU-Ustaz Abdul Somad Batubara (UAS) menggugat cerai istrinya. Istri UAS, Mellya Juniarti, membenarkan gugatan cerai dari suaminya. Dilansir dari detik.com, Informasi ini dibenarkan istri UAS, M

  • Rabu, 04 Des 2019 18:58

    ITA Riau Akan Buka Wisata Alam Di Kampar

    PEKANBARU - Ikatan Trail Adventure (ITA) Riau, akan membuka Wisata Alam Riau Dua (WAR2) dengan seluruh Koordinator Wilayah (Korwil) se-Provinsi Riau. Acara akan digelar, Minggu (8/12) mendatang t

  • Rabu, 04 Des 2019 18:52

    Polsek Rokan IV Koto Lakukan Pencari Balita Yang Hanyut

    ROKAN HULU - Polisi Sektor (Polsek) Rokan IV Koto Resort Rokan Hulu turun langsung membantu mencari seorang anak laki-laki yang Hanyut saat mandi sambil mencari ikan dengan menggunakan Tangkuo (Alat p

  • Rabu, 04 Des 2019 17:40

    Wartawan Pelalawan Berduka, Supendi Wafat

    PELALAWAN-Kepergian Wartawan Haluan Riau, Supendi  memberikan duka yang mendalam bagi insan Pers kususnya  di Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau.Supendi  berpulang di usianya yang ke 39

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.