Edarkan Ekstasi Palsu, Oknum Polisi Meranti Akhirnya Tertangkap di Kawasan Pangeran Hidayat
Kamis, 24 Des 2015 14:46
RA diciduk Senin siang sekitar pukul 14.00 WIB, di kawasan Pangeran Hidayat, Pekanbaru. Saat itu RA sedang terlelap tidur. "Kita mengungkap peredaran ekstasi palsu ini bermula dari info adanya transaksi narkoba. Awalnya kita tangkap IR, lalu berikutnya RA," ujar Kasatnarkoba Polresta Pekanbaru, Kompol Iwan Lesmana Riza.
Kompol Iwan yang ditemui di ruangannya, Kamis (24/12/2015) mengatakan, RA dan rekannya IR, diduga sengaja mengedarkan narkoba jenis metamphetamine (ekstasi) palsu. "Karena setelah kita uji di BBPOM, ekstasi yang mereka transaksikan dinyatakan negatif MDMA. Mereka tahu kalau barang yang dijualnya palsu," ulasnya.
Meski ekstasi milik mereka ini palsu, polisi tetap akan memproses keduanya secara kode etik internal kepolisian. "RA ini sudah dua kali kita amankan, pertama saat penggrebekan home industri narkoba di Pangeran Hidayat tahun lalu dan sekarang. Jadi kita akan koordinasi dengan Polres Meranti agar mereka diproses kode etik," tegasnya.
Selain itu, Satnarkoba Polresta Pekanbaru juga akan berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi Riau, untuk menyerahkan IR dan RA. "Kita akan serahkan ke BNNP untuk dilakukan assesment dan menentukan apakah mereka pengguna (narkoba) aktif atau pasif," kata Kompol Iwan.
Menurut pengakuan IR dan RA, untuk satu butir narkoba palsu, mereka membelinya seharga Rp20 ribu kepada seorang pencetak ekstasi palsu yang juga warga daerah Pangeran Hidayat berinisial B. Setelah ekstasi mereka dapatkan, IR dan RA lalu menjual pil haram palsu ini seharga Rp200 ribu perbutirnya.
Sebelum RA tertangkap, Satnarkoba Polresta terlebihdahulu menciduk IR yang juga anggota polisi dari Polres Kepulauan Meranti. Anggota polisi aktif ini kedapatan membawa 100 butir pil ekstasi, yang setelah dicek ternyata palsu. "Sipencetak ekstasi palsu (B) ini yang sedang kita buru keberadaannya," singkat Iwan.(grc)
Senyum Itu Akhirnya Kembali, TMMD Hadirkan Air Bersih, Warga Tak Lagi Hidup Dalam Krisis Air
Halmahera Timur-Keberhasilan Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 1505/Tidore menemukan dan mengebor sumber mata air yang sangat tawar serta layak dikonsumsi menjadi kabar yang memb
Sejak Januari 2026, Pemko Pekanbaru Sudah Rampungkan Pengaspalan 23 Kilometer Jalan
PEKANBARU-Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru Edward Riansyah menyebut, hingga pertengahan 2026, telah menyelesaikan pengaspalan di 19 ruas jalan dengan total panjang
Tujuh Titik Panas Terdeteksi di Riau, Warga Diminta Waspada Karhutla
PEKANBARU - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terus membayangi kawasan regional Sumatera. Kendati potensi hujan membayangi sejumlah wilayah, satelit BMKG justru mendeteksi kemunculan
Di Era Richard Tampubolon, PBTI Jadikan Jakarta Panggung Laga Juara Taekwondo Dunia dan Kampiun Asia
JAKARTA - Masyarakat taekwondo Indonesia boleh bangga. Tujuh hari lagi, Jakarta akan menjadi panggung pertarungan para taekwondoin terbaik dunia. Para juara dunia, hingga peraih gelar turnamen interna
Buru-buru Sudah Malam', Alasan Febrie Tak Pakai Rompi Tahanan
JAKARTA - Kejaksaan Agung menahan mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Saat proses penahanan dan digiring keluar dari gedung Kejaksaan Agung menuju mobil