Senin, 27 Apr 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Gara-gara Ditagih Utang Rp 30 Ribu, Residivis Habisi Temannya

Hukrim

Gara-gara Ditagih Utang Rp 30 Ribu, Residivis Habisi Temannya

Rabu, 21 Nov 2018 16:22
Detik.com
Purworejo - Identitas mayat korban pembunuhan yang ditemukan di Purworejo, Jawa Tengah pada Jumat (16/11) lalu terungkap. Dua orang tersangka pembunuhan yang telah diringkus petugas.

Mereka mengaku nekat melakukan pembunuhan sadis itu lantaran jengkel ditagih utang oleh korban. Pelaku jengkel, sering ditagih utangnya sebesar Rp 30 ribu.

Tersangka bernama Mansyur Rahman (39) warga Dusun Krajan, Desa Kebon Gunung, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo dan Sigit Rahayu (29) warga Dusun Puntuksari, Kelurahan Sapuran, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo. Keduanya tega menghabisi nyawa korban yang diketahui bernama Achmad Munasir (29) lantaran jengkel ditagih utang oleh korban.

"Tersangka merupakan residivis curanmor. Berdasarkan pengakuan tersangka, korban dibunuh karena sering menagih utang. Yang ditagih hutangnya adalah Sigit Rahayu," ungkap Wakapolres Purworejo, Kompol Andis Arfan Tofani SH MH di kantornya, Rabu (21/11/2018).

Andis menambahkan, korban dihabisi dengan sebilah pisau dapur. Sebelum dibunuh, korban dan kedua tersangka janjian untuk bertemu hingga akhirnya korban dibawa ke sebuah ladang dan ditusuk hingga tewas.

"Ada sekitar 8 tusukan pisau di tubuh korban. Kedua tersangka kerjasama, yang Sigit itu mencekik korban dari belakang dan Mansyur yang melakukan penusukan," tambahnya.

Setelah korban tewas bersimbah darah, kedua tersangka kemudian mengambil barang-barang berharga korban seperti uang tunai Rp 800 ribu, dua buah HP dan sepeda motor. Kedua tersangka akhirnya berhasil dibekuk dan dihadiahi timah panas pada kakinya oleh polisi pada Senin (19/11) dini hari di tempat persembunyiannya di Desa Lugosobo, Kecamatan Gebang.

Sementara itu, di depan petugas salah satu tersangka Sigit Rahayu mengaku jika tindakan sadisnya itu dilakukan lantaran jengkel sering ditagih hutang oleh korban. Tersangka hanya utang sebesar Rp. 30 ribu.

"Iya jengkel, sering ditagih padahal cuma Rp. 30 ribu, saya sudah bilang kalau sudah punya uang nanti saya kembalikan tapi tetep nagih terus. Akhirnya saya ngajak Mansyur untuk bunuh dia pakai pisau. Terus pisaunya saya buang di saluran irigasi di Cengkawakrejo, Banyuurip," tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, mayat laki-laki yang akhirnya diketahui bernama Achmad Munasir (29) ditemukan tak jauh dari talud irigasi Dusun Kedungdowo, Desa Trirejo, Kecamatan Loano pada Jumat (16/11) sore. Korban pertama kali ditemukan oleh Zarkasi (32) warga Dusun Kedungdowo, Desa Trirejo, Kecamatan Loano ketika sedang menembak burung di sekitar lokasi.

Dari kasus tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor milik korban, satu buah helm, uang tunai Rp 400 ribu, dua buah HP dan satu buah power bank.


(detik.com)
Hukrim
Berita Terkait
  • Minggu, 26 Apr 2026 21:37

    Viral! Pria Ini Naik Gunung Andong Bawa Sound System, Netizen: Emang Boleh?

    JAKARTA - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pendaki membawa sound system berukuran besar saat mendaki gunung. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:34

    Mitos atau Fakta: Pakai Tas Selempang Berat Bikin Tulang Belakang Melengkung ke Samping?

    BANYAK orang mengira memakai tas selempang berat hanyalah kebiasaan sepele. Padahal dalam jangka panjang, tas selempang berat bisa berdampak pada postur tubuh.Salah satu isu yang s

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:32

    Kenapa Vaksin Meningitis Wajib Sebelum Haji dan Umrah? Ini Penjelasannya

    JAKARTA â€" Calon jemaah haji dan umrah diwajibkan menjalani vaksinasi meningitis sebelum berangkat ke Arab Saudi. Kebijakan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai langkah pencegahan

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:30

    AS Akan Kembali Berlakukan Eksekusi Mati dengan Regu Tembak dan Kamar Gas

    JAKARTA â€" Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) pada Jumat (24/4/2026) menyatakan bahwa negara itu akan kembali menerapkan regu tembak, hukuman mati dengan sengatan listrik, dan asfiksia ga

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:27

    Tampang Pelaku Penembakan di Acara Gedung Putih hingga Sebabkan Trump Dievakuasi

    WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pelaku penembakan saat makan malam koresponden Gedung Putih, Sabtu (25/4/2026), sudah ditangkap. Saat kejadian, T

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.