Hukrim
Jambret Dokter, Setelah Bonyok Dua ABG ini baru Diserahkan ke Polsek Bagan Sinembah
Laporan : Hendra Dedi Syahbudi
Rabu, 21 Nov 2018 10:03
Keduanya dihajar setelah tertangkap pasca menjambret dr Hati Lestari (28) warga Paket B RT 04 RW 02 Kepenghuluan Gelora yang merupakan seorang dokter yang baru pulang dari dinas di Puskesmas Bagan Batu.
Berdasarkan data yang berhasil dirangkum, Senin (19/11) menyebutkan, bahwa akibat amukan massa mengakibatkan kedua tersangka harus mendapatkan perawatan dari tim medis dan menjadi tontonan ratusan warga.
Aksi jambret yang dilakukan oleh kedua tersangka itu bermula pada Senin (19/11) sekitar pukul 15.15 wib ketika korban dalam perjalanan pulang kerumah dari tempat dinasnya di Puskesmas Bagan Batu dengan mengendarai sepeda motor.
Dan setibanya dilokasi kejadian, yakni jalan lintas Riau-Sumut KM 5 tepatnya didepan Tommy Service atau tidak jauh dari Simpang Gang Imam Kepenghuluan Bahtera Makmur Kecamatan Bagan Sinembah korban dikejutkan dengan kedatangan dua orang pemuda yang mengendarai satu unit sepeda motor Scoopy warna putih dengan nopol BM 4515 WU.
Di mana saat itu kedua tersangka berada disamping kiri korban. Belum hilang rasa kagetnya, tiba-tiba salah seorang tersangka dengan satu gerakan langsung mengambil satu unit HP merk Vivo milik korban yang sebelumnya diletakkan didalam lubang kap sepeda motornya.
Menyadari perbuatan tersangka, kemudian korban berteriak 'Maling'. Warga yang mendengar suara teriakan itu sontak langsung mengejar tersangka. Dan saat bersamaan juga melintas pengendara motor lainnya.
Dan karena takut tertangkap, akhirnya tersangka memutar haluan sepeda motornya dengan tujuan kembali kearah Bagan Batu. Akan tetapi usaha pelarian kedua tersangka ini sia-sia.
Di mana, dalam pelariannya itu tersangka tidak dapat mengendalikan sepeda motor sehingga akhirnya keduanya terjatuh.
Warga yang sudah geram akibat maraknya aksi jambret itu pun langsung menangkap dan kemudian melampiaskan kemarahannya terhadap kedua tersangka dengan pukulan dan tendangan.
Untungnya, tidak lama berselang petugas TNI dan Polsek Bagan Sinembah tiba dilokasi. Guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, kemudian kedua tersangka berikut barang bukti berupa satu unit sepeda motor tersangka langsung diamankan ke Mapolsek Bagan Sinembah.
Dan akibat telah menjadi bulan-bulanan warga masyarakat, kedua tersangka mengalami luka-luka yang kemudian dibawa ke Puskesmas Bagan Batu untuk mendapatkan perawatan intensif dari tim medis.
Kapolres Rokan Hilir, AKBP Sigit Adiwuryanto Sik yang dikonfirmasi spiritriau.com melalui Kapolsek Bagan Sinembah Kompol Vera Taurensa SS MH membenarkan.
" Saat ini kedua pelaku masih menjalani perawatan si Puskesmas karena luka yang dialaminya setelah ditangkap dan dihakimi massa. Sedangkan barang bukti sepeda motor yang digunakan pelaku sudah diamankan di Mapolsek," ujar Kompol Vera. (ded) Hukrim
Viral! Pria Ini Naik Gunung Andong Bawa Sound System, Netizen: Emang Boleh?
JAKARTA - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pendaki membawa sound system berukuran besar saat mendaki gunung. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok
Mitos atau Fakta: Pakai Tas Selempang Berat Bikin Tulang Belakang Melengkung ke Samping?
BANYAK orang mengira memakai tas selempang berat hanyalah kebiasaan sepele. Padahal dalam jangka panjang, tas selempang berat bisa berdampak pada postur tubuh.Salah satu isu yang s
Kenapa Vaksin Meningitis Wajib Sebelum Haji dan Umrah? Ini Penjelasannya
JAKARTA â€" Calon jemaah haji dan umrah diwajibkan menjalani vaksinasi meningitis sebelum berangkat ke Arab Saudi. Kebijakan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai langkah pencegahan
AS Akan Kembali Berlakukan Eksekusi Mati dengan Regu Tembak dan Kamar Gas
JAKARTA â€" Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) pada Jumat (24/4/2026) menyatakan bahwa negara itu akan kembali menerapkan regu tembak, hukuman mati dengan sengatan listrik, dan asfiksia ga
Tampang Pelaku Penembakan di Acara Gedung Putih hingga Sebabkan Trump Dievakuasi
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pelaku penembakan saat makan malam koresponden Gedung Putih, Sabtu (25/4/2026), sudah ditangkap. Saat kejadian, T