Sabtu, 02 Mei 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Lelaki Bejat Pelaku Cabul Dengan Modus Memberi Tumpangan Itu, Ditangkap Opsnal Polsek Mandau

Lelaki Bejat Pelaku Cabul Dengan Modus Memberi Tumpangan Itu, Ditangkap Opsnal Polsek Mandau

admin : Erwin
Selasa, 25 Feb 2020 10:17
Tim
JS Tersangka Pelaku Cabul
Mandau - Senin 24 Februari sekira jam 14.00 Wib, Tim Unit Reskrim Polsek Mandau berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencabulan terhadap anak dibawah umur, yang sebagaimana sesuai dengan laporan saudara (AF) warga jalan Darulsalam Desa Batang Dui, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis.

Kapolres Bengkalis AKBP Sigit Adiwuryanto Sik MH, melalui Kapolsek Mandau Kompol Arvin Hariyadi Sik, (25/2), kepada Spiritriau.com menyampaikan bahwa dalam kasus ini, pihaknya telah berhasil mengamankan seorang tersangka, yakni JS(30) warga jalan Nila Gg. Sankis RT 04 RW 05 Desa Batang Dui, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis.

"Tersangka JS diamankan tim di kediamannya. Dan saat ini, tersangka beserta alat buktinya sudah diamankan di Mako Polsek Mandau untuk proses hukum lanjutannya," sebut Kompol Arvin.

Kompol Arvin juga menjelaskan bahwa kejadian tersebut berdasarkan keterangan pelapor terjadi pada hari Rabu 19 Februari 2020 lalu, sekira jam 13.10 Wib. Tepatnya di jalan Tegar atau Pasiran Desa Buluh Manis, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis.

"Awalnya Pelapor mendapat telpon dari warga di daerah kejadian dan memberitahukan bahwasanya ada menemukan Korban (sebut saja Bunga/10) sudah berada di tempat kejadian. Warga tersebut pun mengantarkan Korban ke Rumah Kantor Bhabinkamtibmas Polsek Mandau di jalan Rangau KM 10, Desa Buluh Manis, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis".

"Memperoleh informasi itu, Pelapor bersama Istri mendatangi Rumah Kantor Bhabinkamtibmas dan menjumpai Korban. Korban kemudian menyampaikan bahwa tersangka JS telah melakukan pencabulan terhadap dirinya. Dan korban kemudian menginformasikan bahwa tersangka JS saat itu mengeluarkan kemaluannya dan memaksa korban untuk memasukkan ke mulut korban. Selain itu, tersangka JS juga mengancam jikalau Korban tidak menuruti, maka Korban akan dibunuh. Dan setelah itu tersangka JS membuka celana Korban dan Korban pun berpura-pura pingsan".

"Namun pada saat bersamaan, ada seorang Ibu-ibu yang melihat kejadian tersebut. Tersangka JS langsung pergi meninggalkan Korban. Selanjutnya ibu itu menjumpai temannya serta langsung menghubungi orang tua korban dan membawa korban ke Rumah Kantor Bhabinkamtibmas," papar Kompol Arvin menerangkan kronologis kejadian.

Kompol Arvin kemudian menerangkan bahwa tersangka berhasil diamankan tim berdasarkan informasi yang berhasil didapat bahwa ciri-ciri Sepeda motor yang digunakan Pelaku (sesuai rekaman CCTV) ada digunakan seorang perempuan di Simpang Garoga.

"Selanjutnya Tim Opsnal Polsek Mandau mengikuti sepeda motor tersebut. Sekira pukul 14.00 Wib (24/2), di rumah pemilik Sepeda Motor tersebut, Tim Opsnal Polsek Mandau berhasil mengamankan Pelaku, JS, sesuai ciri-ciri yang terekam CCTV. Setelah diintrogasi tersangka JS mengakui perbuatan Cabul kepada Korban. Dan kemudian tersangka JS mengakui bahwa 1(satu) Unit Sepeda Motor Mio Warna merah dengan Nomor Plat palsu BM 1990 ST adalah benar kendaraan yang digunakannya untuk melakukan Cabul tersebut," jelas Kompol Arvin kemudian.

Atas kejadian tersebut, Kompol Arvin menyampaikan bahwa modus tersangka JS adalah mencari anak-anak yang pulang sekolah sendiri dan menawarkan diri untuk mengantarkan pulang, setelah korban naik ke atas motor, korban langsung dibawa ke tempat yang sepi dan langsung dicabuli. Namun pada kasus ini, korban berteriak dan pura-pura pingsan, hingga tersangka merasa ketakutan lalu tersangka lari meninggalkan korban sendirian di tanah lapang.

Dan atas peristiwa ini, Kompol Arvin juga mengimbau bahwa untuk kita bersama, baik para orang tua maupun pihak sekolah atau guru, agar kita sama-sama lebih peduli terhadap anak-anak kita.

"Pada saat jam pulang sekolah agar dipastikan benar, bahwa anak tersebut pulang dengan siapa, apa benar dengan orang tua murid atau orang suruhan orang tua murid tersebut. Khusus bagi orang tua agar lebih waspada lagi, kejadian sudah ada, jangan sampai anak kita menjadi korban. Awasi benar anak kita agar tidak terjadi hal yang sama. Semoga wilayah kita aman dari para pelaku Pedofil," himbau Kompol Arvin Hariyadi Sik.
-win-
komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.