Selasa, 05 Mei 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Linmas Cabuli 2 Bocah Saat Mandi di Sungai Karawang

Hukrim

Linmas Cabuli 2 Bocah Saat Mandi di Sungai Karawang

Senin, 15 Apr 2019 11:08
Detik.com
Ilustrasi
KARAWANG - Seorang petugas linmas di Kabupaten Karawang ditangkap lantaran diduga mencabuli dua gadis cilik berumur 7 tahun. Aksi bejat itu dilakukan saat kedua korban sedang mandi di saluran irigasi.

Kapolsek Batujaya AKP Edi Karyadi mengatakan pemerkosaan itu dilakukan oleh Arta (50) di tepi saluran irigasi di wilayah Mekarjaya, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang pada Kamis (11/4/2019) sore.

"Pelaku mulanya sedang mencari keong tutut. Saat melihat korban yang sedang mandi di tepi saluran irigasi, pelaku lalu menghampiri mereka," kata Edi saat dikonfirmasi via telepon, Senin (15/4/2019).

Perangkat desa itu gelap mata saat melihat kedua korban dalam keadaan tanpa busana di tempat terbuka. Ia lalu memerkosa kedua korban bergiliran.

"Kedua korban masih sepupuan. Usai kejadian itu, korban menceritakan yang mereka alami ke neneknya. Keluarga baru lapor polisi keesokan harinya," kata Edi.

Tak butuh waktu lama, polisi lalu menangkap Arta dan membawanya ke Mapolsek Batujaya. Saat diperiksa, kata Edi, Arta mengakui segala perbuatannya. "Pelaku mengakui semua perbuatannya," ujarnya.

Untuk menangani korban, keluarga kemudian melapor ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Karawang. Sementara pelaku langsung diproses secara hukum.

Terpisah, Wakil Ketua Komnas Perlindungan Anak Jabar Wawan Wartawan menilai secara tidak langsung kejadian tersebut adalah gambaran masyarakat yang melakukan mandi di sungai penuh resiko.

"Ini adalah kebiasaan masyarakat sejak dulu. Di Karawang memang masih banyak masyarakat yang mandi di tepi saluran irigasi," kata Wawan.

Menurut Wawan, hal itu terlihat dari banyaknya bilik yang bertengger di tepi sungai atau saluran irigasi di Karawang yang digunakan sebagai toilet. Selain mandi, banyak masyarakat Karawang yang kerap mencuci pakaian, perabot dan buang air.

"Mengubah mindset masyarakat memang tidak mudah. Kader-kader lingkungan dan desa harus memberi perlindungan kepada masyarakat," kata dia.



Sumber: detik.com
Hukrim
Berita Terkait
  • Senin, 04 Mei 2026 23:34

    BREAKING NEWS: Serangan Rudal Iran Hantam Kapal AL AS di Selat Hormuz

    JAKARTA - Sebuah kapal patroli Angkatan Laut (AL) AS dilaporkan telah dihantam oleh dua rudal Iran di dekat Selat Hormuz, menurut laporan kantor berita Fars. Laporan tersebut mengklaim bahwa

  • Senin, 04 Mei 2026 23:32

    Prabowo Terbitkan Perpres Anak Tidak Sekolah, Ini 9 Kategori yang Jadi Sasaran!

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto resmi menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pencegahan dan Penanganan Anak Tidak Sekolah. Perpres tersebut ditetapkan pada 26

  • Senin, 04 Mei 2026 23:30

    Prabowo Minta Kampus Bentuk Tim Bantu Pemda Selesaikan Masalah di Daerah

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta kampus membentuk tim guna membantu pemerintah daerah (Pemda) dalam menyelesaikan permasalahan di daerah. Permasalahan tersebut, antara lain penanganan

  • Senin, 04 Mei 2026 23:27

    Restitusi PPN Dipangkas Jadi Rp1 Miliar, Ini Alasan Purbaya

    JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperketat kebijakan pengembalian kelebihan pembayaran pajak atau restitusi Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Langkah ini diambil guna mema

  • Senin, 04 Mei 2026 23:24

    Rupiah Makin Melemah Dekati Rp17.400 per Dolar AS

    JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah 57 poin atau sekitar 0,33 persen ke level Rp17.394 per dolar AS pada akhir perdagangan Senin (4/5/2026). Rupiah melemah me

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.