Pukul Wartawan Bupati Inhu di Polisikan
Minggu, 02 Agu 2015 07:38
Zul, panggilan akrab Zulkifli, Sabtu malam sekitar pukul 08.00 Wib, datang ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) di Mapolda Riau Pekanbaru didampingi Pemimpin Redaksi Harian Detil, Gerry Nasri dan salah satu Pimpinan Yube Media Grup, Eka Putra.
"Kita menilai sikap yang bersangkutan (Yopi) sudah tidak pantas dilakukan terhadap profesi wartawan. Kita dampingi untuk membuat laporan ke Mapolda Riau," ujar Sekretaris PWI Riau, Eka Putra Nazir.
Dalam kesempatan, turut hadir juga Istri dan anak-anak Zulkifli. Selain itu, puluhan wartawan dan pimpinan organisasi wartawan seperti Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) tampak hadir memantau proses pelaporan.
"Saya melaporkan kasus ini setelah berkonsultasi dengan pimpinan media saya dan keluarga saya yang sempat merasa takut atas kejadian ini," kata Zulkifli sambil memasuki ruangan SPKT Polda Riau.
Dari laporan itu, Zul langsung dibawa ke ruang penyidik Subdit IV Direktorat Kriminal Umum (Dit Res Krimum) Polda Riau, guna menjalani proses pemberkasan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
Informasi yang dirangkum, Bupati Inhu Yopi Arianto disangkakan melanggar Pasal 335 Junto 310 KUHPidana, sesuai dengan nomor laporan polisi LP 321/VIII/2015/SPKT/Riau.
Sebelumnya, Bupati Indragiri Hulu (Inhu) Yopi Arianto yang mendatangi kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Inhu Jumat (31/7/15), Zulkifli Panjaitan, wartawan sebuah harian terbitan Pekanbaru, dengan disaksikan ketua PWI Inhu Kasmedi dan sejumlah wartawan serta Kapolsek Rengat Barat Kompol Frangky Tambunan menyatakan bahwa tidak ada penamparan yang dilakukan bupati Inhu Yopi Arianto terhadap dirinya.
"Tidak ada yang tampar saya. Begitulah kami bercanda, hanya saja mungkin orang menilainya berbeda, sehingga yang keluar berbeda," ujarnya.
Menurut Zulkifli, ia sudah lama mengenal dan dekat dengan Yopi dan keluargannya, bahkan jauh sebelum Yopi menjabat sebagai Bupati, sehingga tidak ada persoalan antara dirinya dengan Yopi seperti yang ramai diberitakan.
"Kedekatan saya dengan Yopi sudah seperti abang beradik. Semua orang tahu bagaimana si Zul dengan Yopi ini," ungkapnya.
Pernyataan Zulkifli Panjaitan ini juga diamini Bupati Inhu Yopi Arianto yang menegaskan tidak ada penamparan yang dilakukan terhadap Zulkifli Panjaitan. Ia dan Zulkifli sudah seperti keluarga, sehingga tidak mungkin terjadi hal seperti itu.
"Saya hadir ke sini agar semua persoalan ini jelas. Sehingga setelah ini tidak ada lagi konfirmasi terkait isu ini, sehingga semuanya fair," jelasnya.
Pernyataan Zulkifli Panjaitan ini bertolak belakang dengan apa yang disampaikan nya pada Kamis (30/7/15) dimana kepada sejumlah wartawan ia mengaku telah ditampar Bupati Yopi sebanyak tiga kali di depan kantor PWI Inhu.
"Wajah saya ditamparnya tiga kali, usai memukul dia suruh saya lapor Polisi. Dia marah sama saya karena berita yang terbit di media saya bekerja," jelasnya.
Selain membuat pengakuan jadi korban penamparan, Zulkifli juga sempat melaporkan tindakan Bupati Inhu tersebut ke aparat kepolisian, meskipun sekedar dengan cara menelpol Kapolres Inhu AKBP Ari Wibowo.
Laporan lisan Zulkifli tersebut dibenarkan Kapolres saat dikonfirmasi Kamis (30/7/15) mengakui bahwa telah menerima laporan dari Zulkifli Panjaitan secara lisan melalui seluler.
"Kami selaku penegak hukum siap menerima laporan dari Zulkifli, namun sejauh ini beliau baru memberitahukan kejadian itu kepada saya secara lisan melalui telepon," tegasnya. (merdeka.com/rtc)
Hukrim
Jelang Idul Adha, PTPN IV Latih 50 Petugas Profesional Bersyariah di Riau
PEKANBARU-PTPN IV PalmCo bekerja sama dengan Kementerian Agama Kota Pekanbaru menggelar pelatihan pelaksanaan kurban bersyariah guna mencetak petugas yang profesional, terampil, dan memahami kaidah sy
BUMN Perkebunan Dorong Perguruan Tinggi Perkuat Talenta Adaptif
PEKANBARU-PTPN IV PalmCo, bagian dari Holding Perkebunan Nusantara III (Persero) mendorong Universitas Riau untuk dapat menyiapkan sumber daya manusia unggul dan adaptif yang mampu menjawab tantangan
Desersi dan Terlibat Narkoba, Dua Oknum Anggota Polres Dumai Dipecat
DUMAI-Dua oknum anggota Polres Dumai resmi diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) dari dinas Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Upacara PTDH digelar di halaman Mapolres Dumai, Jalan Jenderal Sud
2 WN Austria Tewas Terjatuh dari Jembatan Gantung Air Terjun di NTT
Jakarta - Dua turis asal Austria meninggal dunia usai terjatuh dari jembatan gantung setinggi 20 meter di kawasan Air Terjun Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NT
Bukan Sabotase, Ini 3 Dugaan Penyebab Blackout di Sumatera.
Jakarta-Bareskrim Polri mengungkapkan hasil investigasi awal terkait pemadaman listrik total (blackout) yang melanda sebagian besar wilayah Sumatera. Polri menegaskan bahwa insiden tersebut bukan dise