Senin, 27 Apr 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Sadis, Tidak Hanya Mengambil Uang, Perampok di Rohul Tikam IRT Hingga Tewas

Hukrim

Sadis, Tidak Hanya Mengambil Uang, Perampok di Rohul Tikam IRT Hingga Tewas

Laporan: Fahrin Waruwu
Rabu, 06 Apr 2016 16:55
Fahrin Waruwu
Korban saat masih di tempat kejadian.

ROKANHULU - Sadis, selain sudah mengambil uang Rp. 8 juta perampok yang sangat kejam itu menikam Ibu Rumah Tangga (IRT) di desa Pauh, kecamatan Bonai Darussalam, Junjungan Boru Marpaung (44).

Korban ditemukan tewas bersimbah darah pertamakali oleh  anak kandungnya, pada Selasa (5/4/2016) pukul 14.10 Wib di kamar korban.

IRT yang tinggal di Kilometer 32 Desa Pauh kecamatan Bonai Darussalam,  diduga menjadi korban aksi pencurian dengan kekerasan (Curas) atau perampokan di rumahnya. Karena, Polisi temukan ada bekas tusukan senjata tajam di bagian leher korban, kemudian uang tunai Rp 8 juta milik korban juga dikabarkan raib di bawa kabur para perampok.

Sesuai kronologis yang didapat, pada Selasa (5/4/2016) sekitar pukul 14.10 Wib, saat itu anak korban , Putri Regina, pulang ke rumahnya. Awalnya Putri tidak merasa curiga saat melihat ibunya tidur dengan posisi telungkup di tempat tidur dalam kamarnya.

Namun saat Putri beberapa kali memanggil ibunya, tidak ada jawaban sama sekali. Karena curiga, lalu Putri masuk ke kamar ibunya untuk membangunkannya. Saat Putri menggoyangkan kaki ibunya, tidak ada gerakan dari sang ibu.

"Karena curiga, anak korban lalu membalikkan badan korban. Saat itu Putri  melihat ada darah di baju korban, tepatnya di bagian leher sebelah kanan," tegas Kapolres Rohul AKBP Pitoyo Agung Yuwono, melalui Paur Humas Polres Ipda Efendi Lupino, Rabu (6/4/2016) siang.

Karena mendapati ibunya bersimbah darah di kamarnya, ungkap Ipda Efendi, Putri sepontan berteriak minta tolong ke tetangga, dan memanggil ayahnya yang sedang bekerja.

Saat itu, keluarga sempat membawa korban ke Puskesmas di Kandis, namun korban sudah tidak bernyawa akibat luka parah di bagian lehernya. Kemudian, pihak Puskesmas di Kandis sempat melakukan visum et revertum untuk mengetahui penyebab kematian korban.

"Lalu, jenazah korban sudah dibawa keluarganya ke rumah duka di KM 32 Desa Pauh," sebut Ipda Efendi Lupino, dan diakuinya keluarga menyatakan kehilangan uang Rp 8 juta saat kejadian.(Fah )

Hukrim
Berita Terkait
  • Minggu, 26 Apr 2026 21:37

    Viral! Pria Ini Naik Gunung Andong Bawa Sound System, Netizen: Emang Boleh?

    JAKARTA - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pendaki membawa sound system berukuran besar saat mendaki gunung. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:34

    Mitos atau Fakta: Pakai Tas Selempang Berat Bikin Tulang Belakang Melengkung ke Samping?

    BANYAK orang mengira memakai tas selempang berat hanyalah kebiasaan sepele. Padahal dalam jangka panjang, tas selempang berat bisa berdampak pada postur tubuh.Salah satu isu yang s

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:32

    Kenapa Vaksin Meningitis Wajib Sebelum Haji dan Umrah? Ini Penjelasannya

    JAKARTA â€" Calon jemaah haji dan umrah diwajibkan menjalani vaksinasi meningitis sebelum berangkat ke Arab Saudi. Kebijakan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai langkah pencegahan

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:30

    AS Akan Kembali Berlakukan Eksekusi Mati dengan Regu Tembak dan Kamar Gas

    JAKARTA â€" Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) pada Jumat (24/4/2026) menyatakan bahwa negara itu akan kembali menerapkan regu tembak, hukuman mati dengan sengatan listrik, dan asfiksia ga

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:27

    Tampang Pelaku Penembakan di Acara Gedung Putih hingga Sebabkan Trump Dievakuasi

    WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pelaku penembakan saat makan malam koresponden Gedung Putih, Sabtu (25/4/2026), sudah ditangkap. Saat kejadian, T

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.