Sabtu, 20 Jun 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Sering Korban Laka, Polisi Diminta Tangkap Kontraktor Jalan Pawan

Sering Korban Laka, Polisi Diminta Tangkap Kontraktor Jalan Pawan

Laporan : Fahrin Waruwu
Sabtu, 02 Jan 2016 19:12
Fahrin Waruwu

ROKAN HULU - Masyarakat Dusun Pawan Hilir, Desa Rambah Tengah Hulu (RTH), Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Sahuri, (41), meminta dan memohon kepada Kapolres Rohul AKBP Pitoyo Agung Yuwono supaya memerintahkan anggotanya untuk menangkap kontraktor Jalan Pawan Tahun 2015.

"Kami minta polisi jangan takut kepada pemborong yang bernama Pincan itu, karena proyeknyalah warga mengalami kecelakaan, karena pembangunannya terkesan asal-asalan," tegas Sahuri, Jumat (1/1).

Lanjutnya, bayangkan saja, hampir tiap hari masyarakat di sana yang melintas mengalami kecelakaan kalau tidakk bocor ban, karena bangunan tajam sekali sehingga kalau mengenai ban sepeda motor itu bisa menyebabkan kempes.

"Jika kontrak nanti tidak memperbaiki jalan tersebut, kami masyarakat berencana akan demo ke Polres Rohul, supaya pihak bertindak kepada kontraktornya, soalnya masyarakat sudah banyak yang jadi korban," papar Sahuri.

Di tempat terpisah Koordinator Barisan Rakyat Anti Korupsi (BARA-API) Provinsi Riau, Miswan, dirinya sudah mendapat laporan terkait, informasinya kalau Jalan Pawan tersebut dibangun dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2015.

"Kalau tidak salah kita itu anggaran sekitar Rp 3,6 Miliar, jika melihat pekerjaannya itu dinilai mark-up, apalagi ini sudah tahun 2016, bisa Polres Rohul menanyakan dan memeriksa pemborongnya, masa sudah habis tahun 2015. Tapi pekerjaannya belum selesai," tegasnya.

Tambah, Miswan, jika pihak polisi tidak memeriksa proyek ini. Nanti dalam waktu dekat ini beberapa aktifis Rohul akan melakukan koordinasi dengan Kapolres Rohul, bila perlu akan mengadakan unjuk rasa aktifis dan masyarakat.

"Kita kecewa dengan anggaran yang sangat besar tapi pekerjaan seperti asal jadi saja, mentang-mentang Ketua Tim Sukses Nomor 1 jadi menganggap masyarakat remeh saja, berapa lagi yang akan jadi korban di sana," pungkasnya. (Fah)

Berita Terkait
  • Sabtu, 20 Jun 2026 09:33

    Pasangan Kekasih Diduga Curi Motor di Parkiran RSUD Bengkalis Diringkus Polis

    BENGKALIS (CAKAPLAH) �" Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bengkalis berhasil mengungkap kasus dugaan pencurian sepeda motor yang terjadi di area parkir RSUD Bengkalis. Menariknya, dua terd

  • Sabtu, 20 Jun 2026 09:16

    Ditemukan Penyakit Bawaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

    JAKARTA â€" Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa menjalani rawat inap di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (19/6/2026). Keduanya merupakan tersangka dalam kasus dugaan pe

  • Sabtu, 20 Jun 2026 09:11

    Penyidik KPK Geledah Kantor Imigrasi Denpasar, Bawa Barang Bukti Tiga Koper

    Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah di Kantor Imigrasi Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Denpasar, Bali, pada Jumat (19/6). Penggeledahan tersebut dilakukan untuk pengemban

  • Sabtu, 20 Jun 2026 08:54

    3 TKW Dianiaya Majikan di Malaysia, 4 Orang Ditangkap

    Jakarta - Tiga Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Aceh diduga menjadi korban kekerasan oleh majikan di Johor Bahru, Malaysia. Kasus tersebut kini ditangani kepolisian M

  • Sabtu, 20 Jun 2026 08:51

    Kurir Ketakutan Usai Konsumsi Sabu, Tinggalkan Paket Narkoba 36 Kg di Bus

    Lampung - Aksi nekat dua kurir narkoba berujung petaka. Setelah diduga mengonsumsi sabu, keduanya justru dilanda ketakutan hingga meninggalkan paket sabu seberat 36 kilogram di dalam bus Antar Lintas

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.